Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita DJKN
Dirjen KN : Buat Roadmap Balai Lelang

Dirjen KN : Buat Roadmap Balai Lelang

N/A
Senin, 19 Januari 2015 pukul 10:33:45 |   1300 kali

Jakarta - Direktorat Lelang – Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) mengadakan Audiensi dengan balai lelang di Wilayah Jakarta dan sekitarnya Jumat (16/1/2015). Acara bertajuk Urgensi Asosiasi Balai Lelang dan Hal-Hal Penting Lainnya dalam Rangka Meningkatkan Peran Aktif Balai Lelang untuk Memajukan Lelang di Indonesia digelar di Gedung Syafrudin Prawiranegara Lantai 5, Jakarta. Audensi menghadirkan Direktur Jenderal (Dirjen) KN Hadiyanto, Direktur Lelang Purnama Sianturi, Kepala Kanwil DJKN Jakarta Try Intiaswati, Ketua Himpunan Balai Lelang Indonesia (Himbali), Ketua Asosiasi Balai Lelang Indonesia (Asbali) dan perwakilan dari balai-balai lelang di Jakarta.

Purnama Sianturi membuka acara audiensi yang dilanjutkan oleh sambutan oleh Dirjen KN Hadiyanto. Dalam sambutannya Hadiyanto menyatakan bahwa peran pelaku lelang dalam perekonomian di Indonesia meningkat secara signifikan. Kenaikan  ini menggambarkan bahwa lelang  semakin dikenal dan digunakan masyarakat secara luas.  

“Peran dari profesi lelang termasuk di dalamnya, pejabat lelang kelas II, balai lelang, pejabat lelang kelas II dari waktu ke waktu statistiknya menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan,” papar Hadiyanto. “Hal itu berarti dua hal, pertama masyarakat semakin banyak menggunakan jasa jual belinya melalui lelang ini terutama lelang sukarela, yang kedua peningkatan itu didorong oleh fakta kenaikan ekonomi kita,” tambahnya. Dengan demikian “Sales Means Auction” semakin terlihat wujudnya.

Hal tersebut merupakan kesempatan baik bagi balai-balai lelang untuk mengambil peran dan keuntungan dalam perekonomian di masa depan. Dari catatan  Direktorat Lelang diperoleh data bahwa dari 97 balai lelang, 60 balai lelang aktif dan 37 tidak aktif. Dirjen KN mengomentari keadaan ini karena balai lelang kurang go public selain kurangnya sosialisasi dan awareness masyarakat tentang jasa yang diberikan oleh balai lelang. “Dalam setahun ini kita belum pernah melihat iklan balai lelang di koran,” ujarnya. Hadiyanto mengharapkan para balai lelang semakin go public dan menjadi bagian potensial bagi motor perekonomian Indonesia.

Saat ini terdapat dua organisasi yang menjadi wadah bagi balai-balai lelang, Himbali dan Asbali. Dirjen KN mengatakan dalam sebuah pasar ada dua organisasi seperti ini cenderung untuk saling kompetitif. Hadiyanto memberi arahan agar melalui forum ini kedua organisasi dilebur menjadi satu wadah. “Mari kita duduk bersama dan rekonsiliasi apa tujuan mendirikan balai lelang, buat road map balai lelang ke depan, siapkan untuk menghadapi tantangan apa saja yang akan dihadapi,” pungkas Dirjen KN.

“Indonesia is very dynamic, karena itu balai lelang jangan terpecah-pecah,” kata Hadiyanto. Balai lelang agar memliki kesatuan untuk meningkatkan kinerja dan mengambil peran penting dalam perekonomian Indonesia. Masyarakat ekonomi ASEAN sudah diterapkan, untuk bisa bersaing balai lelang harus bersatu dan mengedepankan layanan bukan semata-mata menekan biaya jasa. “Dengan satu wadah balai lelang nantinya diharapkan persaingan secara sehat  melalui kualitas yang diberikan,” demikian pesan Dirjen KN saat menutup acara. (Humas-Danny)

Foto Terkait Berita

Berita Terbaru

Floating Icon