Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita DJKN
Bentuk Karakter dan Jiwa Korsa, Kopassus Gembleng 93 CPNS DJKN

Bentuk Karakter dan Jiwa Korsa, Kopassus Gembleng 93 CPNS DJKN

N/A
Jum'at, 16 Januari 2015 pukul 09:00:51 |   5950 kali

Batu Jajar – Satria….Satria….Satria…..! Terdengar teriakan keras para calon pegawai Direktorat Jenderal kekayaan Negara (DJKN) bersahut-sahutan di Lapangan Hitam Pusat Pendidikan Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Batujajar, Jawa Barat (14/01).

Calon pegawai DJKN yang berjumlah 93 orang saling bergantian dalam menaklukkan rintangan mulai dari rapling, running, bergelantungan di tali, memanjat, berjalan diatas satu tali, merangkak. Hal ini merupakan salah satu aktivitas para calon pegawai DJKN di bawah bimbingan para prajurit Kopassus. 93 CPNS ini diterima secara resmi oleh Komandan Pusdikpassus Kolonel Infanteri Iwan Setiawan melalui upacara militer (13/01). Hadir dalam serah terima terima tersebut para prajurit Kopasus dan segenap pejabat DJKN antara lain, Direktur Hukum dan Humas Tavianto Noegroho, Kepala Bagian Kepegawaian Tatang Maulana, dan Kepala Subbagian Pengembangan Pegawai dan Kepemimpinan Sunu Subroto serta perwakilan dari Sekretariat DJKN.

Dalam upacara militer tersebut, Inspektur Upacara Kolonel Infanteri Iwan Setiawan menegaskan bahwa selama lima hari ini 93 CPNS DJKN akan mendapatkan gemblengan, pendidikan dan pelatihan baik secara fisik maupun mental dari sang pelatih. Pendidikan ini, menurutnya akan berguna untuk membentuk karakter, menumbuhkan jiwa korsa, membangun team work dan melatih kepemimpinan.

Jiwa korsa digunakan dalam pertempuran untuk menyatukan pasukan sehingga terorganisir dan tidak bergerak sendiri-sendiri. Ini merupakan teori peperangan yang dibuat oleh Napoleon Bonaparte, yaitu Esprit de corps. Pasukan satu sama lain harus membantu, melindungi, berbagi, mengingatkan, menjaga, dengan kata lain senasib sepenanggungan untuk bersama dalam satu unit memenangkan pertempuran.

Terakhir, Inspektur upacara berharap agar para peserta diklat dapat mengikuti acara pelatihan ini dengan baik serta mendapatkan ilmu, baik ilmu secara fisik maupun mental. Usai upacara militer, Komandan Pusdikpassus Kolonel Inf Iwan Setiawan melakukan penandatanganan berita acara serah terima peserta diklat dengan Direktur Hukum dan Humas Tavianto Noegroho.

Dalam perbincangan dengan Komandan Pusdikpassus, Direktur Hukum dan Humas DJKN mengenalkan DJKN sebagai institusi di bawah Kementerian Keuangan yang salah satu tugasnya adalah sebagai pengelola aset. Pusdikpassus merupakan satuan kerja (satker) yang selama ini telah membina hubungan baik dengan DJKN dalam hal ini Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bandung terkait pengelolaan Barang Milik Negara (BMN). Ia berharap kerja sama di bidang pelatihan ini dapat berlanjut di masa mendatang dengan pelatihan yang sejenis namun dengan peserta yang berbeda baik pejabat eselon II mauapun III.

Malam sebelum serah terima (12/01), para peserta diklat melakukan pemeriksaan kesehatan secara marathon dan peserta diberikan “pesta sambutan” yang tidak terlupakan dari para prajurit kopassus. Peserta harus menyerahkan seluruh peralatan gadget baik berupa handphone, tablet, smartphone, maupun ipod.

Sampai berita ini ditulis acara masih berlangsung dan rencananya akan ditutup pada Sabtu (17/01) di Pusdikpassus Batu Jajar, Bandung. Para Peserta diklat selain mendapatkan pelatihan baik fisik, mental maupun pengetahuan tentang kedisiplinan dengan materi antara lain, Mountering dan HR Ketinggian, Long Malap, Halang Rintang Komando, Mock Tower, dan  Survival. Selain itu, juga diajarkan mengenai Tata Cara Upacara Militer (TUM), Kepemimpinan dalam organisasi, Pembinaan DisiplinPembinaan Motivasi, Psykologi Terapan, Serta Komunikasi Efektif dan Sosial. (Bend-Humas)

Foto Terkait Berita

Berita Terbaru

Floating Icon