DTU, Bentuk Calon Pegawai DJKN Lebih Siap dan Proaktif
N/A
Kamis, 15 Januari 2015 pukul 09:30:59 |
1901 kali
Jakarta – Diklat Teknis Umum (DTU) dilaksanakan untuk membentuk Calon Pegawai Negeri Sipil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (CPNS DJKN) untuk lebih siap dan pro aktif ketika nanti bekerja di kantornya masing-masing sesuai penempatan. Hal ini ditegaskan Direktur Hukum dan Humas DJKN Tavianto Noegroho saat membuka secara resmi DTU yang diikuti oleh 94 CPNS DJKN pada 12 Januari 2015 di Pendopo Kanwil DJKN Jakarta.
Direktur Hukum dan Humas yang didampingi Kepala Bagian Kepegawaian Sekretariat DJKN Tatang Maulana mengatakan DTU ini merupakan proses adaptasi untuk membentuk pribadi yang berdisiplin dan berkarakter. Momentum ini sangat tepat untuk memulai berkarya bagi calon pegawai baru. “DJKN tidak butuh orang yang gamang ataupun ragu-ragu. DJKN butuh pegawai yang displin dan berkarakter,” tegasnya di hadapan peserta DTU.
Ia juga menyampaikan bahwa pekerjaan DJKN itu multitalent sehingga pegawai dituntut untuk menguasai semuanya. Pimpinan DJKN merupakan suatu kesatuan yang selalu siap melakukan tugas sehari-hari yang dibantu oleh pegawai yang berkualitas.
Pria asli Semarang ini juga mengingatkan dirinya tidak ada masalah dengan gender karena secara tugas sama sebagai pegawai DJKN. “Saya tidak ada masalah dengan gender. Semua diperlakukan sama,” tuturnya.
Usai pembukaan di Jakarta, lanjutnya, para CPNS DJKN akan dibawa ke Pusat Pendidikan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Batu Jajar, Bandung Barat untuk dididik mengenai kedisiplinan dan pembentukan kharakter. Ia mengingatkan agar seluruh peserta menjaga kesehatan dan stamina. “Jaga kesehatan, stamina dan jangan sakit,” pesannya.
Usai pembukaan, para peserta mendapatkan materi mengenai tugas dan fungsi DJKN dari masing-masing direktorat antara lain pengetahuan tentang peraturan perundangan, bantuan hukum serta hubungan masyarakat yang disampaikan langsung oleh Direktur Hukum dan Humas Tavianto Noegroho, seputar pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) disampaikan oleh Direktur BMN Chalimah Pujiastuti, dan materi mengenai piutang negara dan kekayaan negara lain-lain disampaikan pleh Direktur Piutang Negara dan Kekayaan Negara Lain-lain (PNKNL) Soepomo.
Selain itu, ada juga materi penilaian disampaikan oleh Kepala Subdireltorat Peningkatan Kualitas Penilai Pemerintah Direktorat Penilaian Satriotomo, materi lelang disampaikan oleh Kepala Subdirektorat Bina Lelang I Isti Indrilistiani dan materi Kekayaan Negara Dipisahkan (KND) yang disampaikan oleh Kepala Seksi KND III Indriasari Sundoro.
Usai paparan materi, peserta DTU menuju tempat Pusdiklat Kopassus di Batu Jajar, Bandung Barat. (bend-humas)
Foto Terkait Berita
Berita Terbaru