Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita DJKN
Lelang Sukarela Perdana di Palangkaraya

Lelang Sukarela Perdana di Palangkaraya

N/A
Selasa, 05 Juni 2012 pukul 15:42:03 |   4175 kali

Palangkaraya – Di tengah derasnya pemberitaan tentang kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di kota Palangkaraya dan sekitarnya, Balai Lelang Megatama bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Palangkaraya berhasil melaksanakan lelang non eksekusi sukarela terhadap 159 unit kendaraan bermotor roda dua berbagai jenis dan merk keluaran tahun 2009-2012. Lelang dilaksanakan pada tanggal 28 Mei 2012 bertempat di area parkir Plaza Telkom, Jalan A. Yani No.45 Palangkaraya.

Sebelum pelaksanaan lelang diadakan acara open house dari tanggal 25 s.d 27 Mei 2012 di tempat yang sama untuk memberi kesempatan kepada para peminat lelang untuk melihat dan memperoleh informasi seluas-luasnya terhadap ratusan barang yang akan dilelang tersebut. Dari pantauan kami selama acara open house berlangsung, animo masyarakat Palangkaraya terhadap pelaksanaan lelang cukup besar.

Harga limit lelang yang dipatok bervariasi, mulai dari Rp1.000.000,00 hingga di bawah Rp10.000.000,00. Hal tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Sejumlah warga Palangkaraya mengaku meminati pelelangan sepeda motor bekas tersebut karena nilai  limitnya jauh lebih murah dari harga pasaran.

Pelaksanaan lelang itu sendiri dipimpin oleh Khemistry, Pejabat Lelang Kelas I dari KPKNL Palangkaraya. Acara dimulai pukul 14.00 WIB dengan didahului pembacaan risalah lelang dan dilanjutkan dengan proses penawaran yang dipandu oleh Ilman dari Balai Lelang Megatama. Ilman terlihat begitu lugas dan bersemangat dalam memimpin proses penawaran. Dari 159 unit yang ditawarkan, jumlah sepeda motor yang laku terjual sebanyak 129 unit dengan pokok lelang sebesar Rp585.900.000,00 atau 111% dari harga limit yang ditetapkan yaitu Rp480.450.000,00.

Ilman, menyatakan bahwa jumah unit terjual dan harga yang terbentuk dalam pelaksanaan lelang tersebut belum maksimal jika dibandingkan hasil yang diperoleh di daerah lain. Hal tersebut disebabkan kurangnya pemahaman peserta lelang terhadap cara penawaran meskipun sebelum lelang telah diberikan contoh dan simulasi aturan mainnya. Maklum saja ini merupakan lelang sukarela perdana yang berlangsung di kota Palangkaraya. Faktor lain yang berpengaruh terhadap hasil yang dicapai pada pelaksanaan lelang ini adalah adanya kelangkaan BBM yang terjadi dalam kurun tiga bulan terakhir sehingga sedikit meruntuhkan semangat calon pembeli dalam hal ini end user untuk mengajukan penawaran.

Namun, seiring dengan rencana pemerintah pusat menambah kuota BBM bersubsidi dan mewajibkan mobil pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan perusahaan perkebunan/kehutanan/pertambangan menggunakan BBM non subsidi di Propinsi Kalimantan Tengah, diperkirakan dapat menjadi pengungkit meningkatnya minat beli dan daya saing masyarakat pada lelang berikutnya. Panitia lelang juga berharap lelang berikutnya tidak hanya dilaksanakan di Kota Palangkaraya tetapi juga di kota-kota lain di wilayah kerja KPKNL Palangkaraya. (Agus Widayat - KPKNL Palangkaraya)

 

Foto Terkait Berita

Berita Terbaru

Floating Icon