Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita DJKN
Sipakatau, Semangat Terbarukan KPKNL Makassar

Sipakatau, Semangat Terbarukan KPKNL Makassar

N/A
Jum'at, 12 September 2014 pukul 09:14:25 |   4550 kali

Makassar - Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Makassar sebagai instansi vertikal Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) dalam melaksanakan tugasnya juga menjunjung nilai-nilai adat budaya setempat, sebagaimana peribahasa “Di mana tanah dipijak, di situ langit di junjung”. Nilai-nilai kearifan lokal turut diaplikasikan sebagai upaya membangun keharmonisan, saling menghargai, saling terbuka, tolong menolong, dan bekerja sama serta saling menghidupi atau dalam bahasa Makassar disebut “sikatalassi”. Sebagai salah satu bentuk perwujudannya, dalam kesempatan Morning Call yang digelar Selasa (9/9) di Ruang Lelang KPKNL Makassar, telah ditetapkan motto KPKNL Makassar, yaitu “Sipakatau”. 

Chairiah, Kepala KPKNL Makassar yang memimpin Morning Call tersebut, berpesan agar sebagai aparatur Negara, setiap pegawai senantiasa bisa menjadi teladan bagi masyarakat dan saling menghargai sebagaimana makna umum dari motto tersebut. “Dengan motto Sipakatau, diharapkan semangat kerja bertambah dan terbarukan untuk kinerja yang lebih maksimal”, tambahnya sesaat setelah penetapan moto yang dilakukan secara voting.

Sebelumnya, seluruh pegawai telah diminta untuk mempersiapkan moto berikut makna yang terkandung didalamnya dengan mempertimbangkan nilai-nilai kearifan lokal. Beberapa usulan motto dipaparkan oleh masing-masing pengusul, baik makna maupun akronimnya. Moto Sipakatau dipilih setelah mendapat suara terbanyak (70%) dari pegawai KPKNL Makassar yang hadir dalam Morning Call tersebut.

Kata Sipakatau sendiri berasal dari bahasa Bugis, yang dapat diartikan “saling menghargai”. Secara filosofi, Sipakatau  yang memiliki unsur kata tau atau orang, dapat dimaknai bagaimana sikap dalam memandang manusia atau memanusiakan orang/manusia, menghargai dan memahami secara manusiawi. Sebagai motto, Sipakatau dapat diakronimkan sebagai “Sinergi dalam Pelayanan, Kreatif dan Bertanggung Jawab dalam Pelaksanaan Tugas”. Dalam kesempatan itu juga, disepakati yel-yel KPKNL Makassar, yakni Ewako, terjemahan kata “berani” dalam Bahasa Indonesia. Kata ini umumnya digunakan sebagai penyemangat masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya Bugis-Makassar.

Selain penetapan moto, agenda Morning Call juga diisi dengan evaluasi capaian kinerja KPKNL Makassar per 31 Agustus 2014. Beberapa langkah strategis dibahas dalam rangka mencapai target yang telah diamanatkan kepada KPKNL Makassar. (Teks & Foto : Nanang Ansari, Editor : Hadi Priyanto)

Foto Terkait Berita

Berita Terbaru

Floating Icon