Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
 150-991    ID | EN      Login Pegawai
Berita DJKN

Mari Bersinergi Demi Memajukan Bangsa Indonesia

Selasa, 26 Februari 2013 pukul 14:56:42   |   714 kali

Jakarta – Kondisi ekonomi dunia yang belum membaik dan diperkirakan akan berlangsung beberapa tahun ke depan, telah berdampak pada perekenomian Indonesia. Hal ini ditandai oleh neraca perdagangan defisit, realisasi penerimaan negara lebih rendah daripada yang direncanakan dan keseimbangan primer (primary balance) defisit. Kondisi perekonomian yang demikian, perlu di waspadai dan tentu saja menjadi tantangan bagi Kementerian Keuangan untuk menjaga penerimaan negara, kualitas perencanaan dan realisasi anggaran yang baik dan pengelolaan kekayaan negara yang baik juga. “Tantangan kita banyak, tapi kita Kementerian Keuangan semakin solid, kita bersatu, menjunjung tinggi Nilai-Nilai Kementerian Keuangan, sangka baik di antara kita dan teamwork yang kuat, Insya Allah kita bisa mencapai visi kita memajukan Bangsa Indonesia” ujar Menteri Keuangan Agus Martowardjojo pada acara Pengarahan Menteri Keuangan kepada Para Pejabat Kementerian Keuangan di lingkungan wilayah Jakarta I dan Kalimantan, 22 Februari 2013 bertempat di Kantor Pusat Bea dan Cukai, Rawamangun.

Sebelumnya, Kamis 21 Februari 2013, Direktur Jenderal Kekayaan Negara Hadiyanto memberikan pengarahan Internalisasi Nilai-Nilai Kementerian Keuangan kepada jajaran pejabat dan pegawai Kantor Wilayah (Kanwil) VII DJKN Jakarta, Kanwil XI DJKN Pontianak, Kanwil XII DJKN Banjarmasin, dan Kanwil XIII DJKN Samarinda bertempat di Aula Kanwil VII DJKN Jakarta. Dalam sambutannya, Hadiyanto memberikan selamat dan appresiasi setinggi-tingginya terhadap kinerja untuk tahun 2012, secara over all semuanya Nilai Kinerja Organisasi (NKO) rata-rata mencapai di atas 100%. “Kita harus berubah menjadi pribadi yang mempunyai karakter yang lebih baik”, pesan Hadiyanto. Dalam kesempatan ini, Kepala Kanwil VII DJKN Jakarta, Aminah menyampaikan Capaian Nilai Kinerja Organisasi (NKO) untuk 5 (lima) Kantor Pelayananan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di lingkungan Kanwil VII DJKN Jakarta rata-rata lebih dari 105 dan Sekretaris DJKN Agus Rijanto Sedjati memaparkan capaian NKO dan IKU Kanwil VII, XI, XII dan XIII DJKN dengan capaian prestasi baik.

Pada kesempatan itu pula, Dirjen Kekayaan Negara memberikan plakat 10 perilaku Kementerian Keuangan kepada Kepala Kanwil VII DJKN Jakarta Aminah, Kepala Kanwil XI DJKN Pontianak Anugerah, Kepala Kanwil XII DJKN Banjarmasin Hady Poernomo, dan Kepala Kanwil XIII Samarinda Mantayborbir.

    

Dalam Pengarahan Menteri Keuangan kepada Para Pejabat Kementerian Keuangan di lingkungan wilayah Jakarta I dan Kalimantan, Agus DW Martowardjojo menjelaskan bahwa acara ini diselenggarakan dalam rangka konsolidasi institusi dengan tujuan untuk berkomitmen bahwa kita adalah Kementerian Keuangan dan bersinergi. “Secara umum kita dalam keadaan baik, tetapi kita perlu terus meningkatkan konsolidasi organisasi kita, mempersiapkan organisasi kita agar dapat ber-tranformasi menjadi lebih baik lagi. Kita bangga menjadi bagian Kementerian Keuangan yang mendapatkan tugas mulia untuk memajukan bangsa kita” .

Menteri Keuangan secara khusus menyampaikan apresiasi atas semua sumbangsih baik pada 2012 sehingga penerimaan negara sampai 96 %, dapat mencairkan anggaran, kekayaan negara terjaga, kepada peserta acara pengarahan, seluruh pegawai kementerian keuangan dan keluarga yang selama ini mendukung kita, membesarkan hati kita dan memberikan komitmen yang kuat sehingga kita dapat bekerja dengan baik. “ Terima kasih” tegasnya.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan perkembangan terkini dari perwakilan Direktorat Bea dan Cukai, Direktorat Pajak, Direktorat Perbendahaan Negara dan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. Sebagai perwakilan DJKN, Kepala Kanwil VII DJKN Jakarta Aminah dalam paparannya menerangkan perkembangan rekonsiliasi dan utilisasi Barang Milik Negara (BMN), penilaian, pengurusan piutang negara dan pelayanan lelang. Di akhir pemaparan, Aminah melaporkan hasil capaian Nilai Keorganisasian (NKO) Kanwil VII DJKN Jakarta. “Pada 2011, Kanwil DJKN Jakarta mencapai NKO 106,55% dengan kriteria baik, pada 2012 mencapai NKO 112,91% dengan kriteria amat baik” lapor Kepala Kanwil VII DJKN Jakarta yang diikuti oleh tepuk tangan seluruh peserta.

Dalam arahan khusus kepada DJKN, Menteri Keuangan berpesan agar DJKN dapat melaksanakan pengurusan piutang negara, penilaian, pengelolaan kekayaan negara dan lelang dengan baik, merapikan pengeloaan Barang Milik Negara, membuat kinerja BUMN lebih baik dan menindaklanjuti temuan-temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Menteri Keuangan juga menjelaskan bahwa kita bangga sejak tahun 2005 Indonesia memiliki laporan keuangan yang diaudit dan diberi opini oleh lembaga independen. Sebelumnya, kekayaan negara kita tidak jelas, namun setelah dilakukan inventarisasi dan penilaian oleh DJKN semua menjadi jelas. Nilai kekayaan negara terus berkembang dari 2005 sampai dengan 2011, sehingga mengakibatkan ekuitas yang defisit pada 2005 menjadi positif kurang lebih 1.000 Triliun pada 2011. Dengan ekuitas yang positif dan laporan keuangan pemerintah pusat yang akuntabel,  diaudit  dan diberi opini oleh BPK tentu saja akan membuat kepercayaan dunia terhadap Indonesia menjadi lebih baik.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam sepuluh tahun terakhir selalu diatas enam persen, dan merupakan peringkat terbaik nomor dua di antara dua puluh negara dengan perekonomian terbesar di dunia. “Itu peran yang terbesar, peran dari Kementerian Keuangan”, ujar Menteri Keuangan disambut tepuk tangan riuh dari seluruh hadirin.

    

Senam pagi dan sarapan bersama mengawali acara value gathering pada sabtu 24 Februari 2013. Yang unik dalam acara kali ini, Menteri Keuangan beserta Pejabat Eselon I dan II menjadi pelayan, melayani para pegawai Kementerian Keuangan yang antri mendapatkan hidangan sarapan.

“Kementerian Keuangan: Stop Malas, Start Sinergi, Continue Prestasi”, teriak seluruh peserta value gathering Kementerian Keuangan mengawali acara inti dari kegiatan value gathering yang diadakan di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Untuk menghangatkan dan membakar semangat peserta, panitia memutar video pendek mengenai perubahan yang telah dilakukan oleh change agent masing-masing unit eselon I yang diwakili oleh change agent dari DJP, DJKN, Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) di kantor masing-masing. DJKN diwakili oleh Sigit Prasetyo Nugroho, change agent di Kantor Wilayah (Kanwil) VII DJKN Jakarta memaparkan perubahan yang telah dilakukan di kantornya.

 “Saya ucapkan terima kasih atas semua dedikasinya. Pesan-pesan yang disampaikan dalam 2 menit (video) tadi itu sudah benar” ujar Agus Martowardjojo. Menteri Keuangan juga memperkenalkan satu per satu seluruh eselon I beserta eselon II dengan mengundang naik ke atas panggung dan menyampaikan bahwa menjadi pemimpin harus rendah hati dan memberi contoh bagi institusi yang dipimpinnya.

Value gathering semakin meriah dengan adanya pertunjukan lenong yang diperankan oleh gabungan pegawai kementerian keuangan bertema stop kebiasan buruk dan start kebiasaan baik. Kisah inspiratif dari pegawai DJPb dalam menghadapi banjir, pegawai DJP dalam menghadapi tekanan dari oknum dan kisah heroik dari pegawai DJBC dalam melakukan patroli untuk menangkap penyelundup BBM membuat suasana pagi itu penuh dengan semangat Nilai-Nilai Kementerian Keuangan. Semangat dan keceriaan semakin tergambar di wajah ketika Menteri Keuangan, eselon I dan II serta peserta value gathering mengikuti flash mob dan larut dengan alunan musik dan gerakan-gerakan yang dibawakan oleh panita.

    

Acara diakhiri dengan penandatanganan pakta integritas oleh menteri keuangan sembari memberikan pesan semoga jajaran Kementerian Keuangan dapat mewujudkan visi Kementerian Keuangan menjadi Pengelola Keuangan dan Kekayaan Negara yang Dipercaya dan Akuntabel dan terbaik di tingkat regional untuk Mewujudkan Indonesia yang Sejahtera, Demokratis dan Berkeadilan, kita berkeyakinan kita harus memiliki nilai-nilai yang harus dimiliki dalam bekerja. Nilai – Nilai itu adalah integritas, profesionalisme, sinergi, pelayanan dan kesempurnaan. “Stop yang tidak baik, start yang kita yakini baik, baik untuk negara, baik untuk institsi, dan teruskan apa yang sudah baik, apa yang selama ini kita miliki”.

(Tim Humas DJKN)

Foto Terkait Berita
Peta Situs | Email Kemenkeu | FAQ | Prasyarat | Wise | LPSE | Hubungi Kami |