Komunikasi Efektif untuk Mencapai Kesuksesan Organisasi
N/A
Senin, 01 September 2014 pukul 10:37:50 |
5047 kali
Bukittinggi - Bertempat di Ruang Serba Guna Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bukittinggi, Bagian Kepegawaian Kantor Pusat DJKN bekerjasama dengan Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) Kementerian Keuangan mengadakan program In House Training sebagai upaya membentuk komunikasi efektif antara Bagian Kepegawaian Pusat dengan para pegawai di kantor vertikal DJKN khususnya di KPKNL.
“Dengan personel sebanyak 24 pegawai, KPKNL Bukittinggi merupakan frontliner (garda terdepan) DJKN yang senantiasa meningkatkan kualitas dalam melayani stakeholder di wilayah kerja Bukittinggi,” tukas Irwan Mardianto selaku Kepala KPKNL Bukittinggi dalam sambutannya sekaligus membuka In House Training pada Kamis, 28 Agustus 2014.
Setelah sambutan Kepala KPKNL Bukittinggi, acara dilanjutkan dengan penjelasan oleh Kepala Bagian Kepegawaian Sekretariat DJKN Tatang Maulana. Dalam penjelasannya, Tatang Maulana menjelaskan mengenai box pemetaan pegawai DJKN sebagai bentuk analisis/info kesesuaian diri pegawai apakah sudah sesuai dengan beban kerja yang diberikan. Selain itu, dengan adanya pemetaan pegawai tersebut memberikan gambaran bagaimana ciri-ciri future leader yang kelak mejadi pimpinan DJKN di masa depan. Di akhir sambutan, Tatang Maulana memberikan informasi bahwasanya dalam rangka menyemarakan Sewindu DJKN, DJKN akan mengadakan pemilihan pegawai teladan guna memberikan apresiasi kepada pegawai dan juga meningkatkan kompetisi yang sehat di lingkungan organisasi DJKN.
Acara dilanjutkan dengan materi motivasi berorganisasi dan komunikasi efektif yang dibuka oleh Budi Susilo dengan games senam otak guna me-recharge semangat peserta In House Training. Setelah membakar semangat para peserta di ruang serbaguna KPKNL Bukittinggi, Budi Susilo memberikan kata-kata inspirasi dari Henry Ford, yaitu: “Kebersaman adalah permulaan, Menjaga kebersamaan adalah kemajuan, Bekerja sama adalah keberhasilan”.
Kebersamaan dalam bekerja sama adalah kunci kesuksesan suatu organisasi dalam mengarungi perjalanan organisasi. Kekuatan tim yang dibangun haruslah memiliki semangat, kemampuan memahami tujuan bersama, pendekatan yang baik, komunikasi efektif, dan produktivitas. Memasuki materi inti, Budi menjelaskan hakikat dari kerja itu, seperti: Kerja adalah Aktualisasi, Kerja adalah Ibadah, Kerja adalah Seni, Kerja adalah Kehormatan, dan juga Kerja adalah Pelayanan.
Keberhasilan pemahaman peran organisasi berkaitan erat dengan kesuksesan komunikasi dari tiap-tiap organ. Kemampuan komunikasi efektif yang baik ialah ciri-ciri dari kesuksesan suatu organisasi. Guna mencapai komunikasi efektif tersebut didasari oleh hukum REACH, yaitu:
1) Respect, ialah sikap menghargai setiap individu yang menjadi sasaran pesan yang kita sampaikan;
2) Empathy, ialah kemampuan menempatkan diri pada suatu situasi atau kondisi yang dihadapi oleh orang lain;
3) Audible, ialah dapat didengarkan atau dimengerti dengan baik;
4) Clarity, ialah kejelasan dari pesan itu sendiri, sehingga tidak menimbulkan multitafsir;
5) Humble, ialah sikap rendah hati.
Tercapainya hukum komunikasi efektif ini juga ditopang oleh pondasi SOFTEN dan LOQVE, yaitu: SOFTEN; 1) Smile (Senyum); 2) Open Arms (Tangan Terbuka); 3) Forward Lean (Berpikiran ke Depan); 4) Touch (Sentuhan); 5) Eye Contact (Kontak Mata); 6) Nod (Mengangguk); dan LOQVE; 1) Listen (Mendengarkan); 2) Observe (Kemampuan Mengobservasi); 3) Question (Pertanyaan); 4) Verify (Verifikasi); 5) Explain (Menjelaskan).
Guna menginternalisasi nilai-nilai pada Hukum REACH, SOFTEN, dan LOQVE, Budi Susilo memberikan game flying pipe dengan harapan para peserta mampu memahami pentingnya komunikasi efektif untuk mencapai kesuksesan. Di akhir sesi materi motivasi, Budi Susilo mengatakan, “Dengan bergabung bersama Kementerian Keuangan kita harus mensyukuri segala nikmat, amanah, dan tanggung jawab yang diemban”.
Mengakhiri kegiatan In House Training, Tatang Maulana menyampaikan, “DJKN memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi seluruh pegawai untuk terus mengembangkan kemampuan baik softskill maupun hardskill”. Sebagai penutup, Irwan Mardianto mengucapkan terima kasih atas inspirasi yang diberikan dan semoga pasca In House Training tersebut mampu menambah motivasi seluruh elemen KPKNL Bukittinggi dalam bertugas. (Penulis: Latho Muhammad; Foto: Muhammad Japar Sidiq)
Foto Terkait Berita
Berita Terbaru