Lelang Lukisan di Bali Raih hingga Rp1,9 Miliar
N/A
Selasa, 22 Juli 2014 pukul 14:55:51 |
3580 kali
Ubud, Bali - Sebuah lukisan acrylic diatas kanvas berukuran 98 x 187 cm berjudul “ Pan Brayut di Pantai Tanah Lot” yang dibuat oleh pelukis Ketut Budiana berhasil terjual lelang senilai Rp135 juta. Hal ini sekaligus menjadi karya seni termahal yang terjual dalam lelang. Lelang karya seni yang dihelat di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud Minggu (20/7) tersebut diselenggarakan oleh LARASATI auctioneers dengan menggandeng surat kabar harian The Jakarta Post sebagai media partner publikasi. Kurang lebih 50 orang pecinta dan kolektor benda seni khususnya lukisan, hadir dalam lelang tersebut.
Lelang karya seni kali ini merupakan lelang kedua yang diselenggarakan pada tahun 2014 oleh LARASATI auctioneers, setelah pada bulan Maret 2014 kegiatan serupa pernah digelar. Berbeda dengan lelang sebelumnya, kali ini sedikit lebih spesial karena terdapat sebuah lukisan yang hasil penjualannya ditujukan untuk kepentingan amal. Lukisan berjudul Sanur and Beyond : Fullmoon Ceremony at Semawang Temple karya Paul Husner yang dibuat pada tahun 2009 berhasil terjual senilai Rp75 juta. Hasil penjualan lukisan tersebut khusus dipersembahkan untuk Yayasan Hati Suci (panti asuhan), Jakarta yang pada tahun ini genap berusia satu abad.
Selain itu, terdapat lukisan berjudul Studies of Gerda yang dibuat pada tahun 1965 dengan menggunakan media kapur dan kertas oleh Rudolf Bonnet. Lukisan tersebut dilelang sebagai bentuk penghargaan kepada Rudolf Bonnet seniman Belanda yang telah berkontribusi besar terhadap dunia karya seni Bali. Karena kontribusinya, pada tahun 1980 pemerintah Republik Indonesia memberikan penghargaan Dharma Kusuma Award, dan Rudolf Bonnet merupakan seniman berkewarganegaraan asing pertama yang memperoleh penghargaaan di bidang seni itu.
Proses penawaran lelang dengan menggunakan bahasa inggris tersebut berjalan tertib dan lancar bahkan sedikit “panas” karena persaingan penawaran yang ketat. Peserta yang menawar tidak hanya peserta yang hadir langsung pada saat lelang, namun juga peserta yang menawar dengan menggunakan telepon. Penawaran melalui telepon ini dikhususkan kepada peserta yang pada saat lelang tidak bisa hadir. Selama melakukan penawaran peserta difasilitasi dan dibantu oleh staf khusus dari pihak penyelenggara. Namun, ada sejumlah persyaratan khusus yang harus dipenuhi sebelumnya oleh peserta lelang untuk dapat menawar melalui telepon. Lelang karya seni hari itu yang disaksikan oleh pejabat lelang kelas II Ni Luh Pujiantini. Total karya seni yang dijual berdasarkan katalog yang diterbitkan oleh LARASATI auctioneers adalah sebanyak 83 item dengan nilai total hasil penjualan lelang mencapai Rp1,9 miliar. Nilai penjualan tersebut nantinya akan menambah realisasi pokok lelang pada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Denpasar. (penulis: Andri /Foto: Andri, Chairul/edited/bas)
Foto Terkait Berita
Berita Terbaru