Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita DJKN
Dirjen Kekayaan Negara Resmikan Gedung KPKNL Purwokerto

Dirjen Kekayaan Negara Resmikan Gedung KPKNL Purwokerto

N/A
Jum'at, 07 September 2012 pukul 14:01:08 |   647 kali

Purwokerto – Kunjungan kerja  Dirjen  Kekayaan Negara Hadiyanto dalam rangka pengarahan dan peresmian gedung KPKNL Purwokerto, disambut hangat oleh jajaran Kanwil IX DJKN Semarang. Dalam kunjungan tersebut, Hadiyanto didampingi oleh Sekretaris Ditjen Agus Riyanto Sedjati dan Direktur PKNSI Suryanto. Acara yang diadakan di KPKNL Yogyakarta, didahului dengan laporan pencapaian kinerja oleh Kepala Kanwil Semarang Suhadi.

Pada laporan capaian kinerja tersebut, disampaikan progres capaian kinerja dan kegiatan di lingkungan Kanwil IX DJKN Semarang. Pada semester I sudah mencapai hasil yang optimal dengan Nilai Kinerja Organisasi (NKO) 113,12%. Namun demikian dengan hasil tersebut masih mempunyai beberapa kendala dan hambatan baik di bidang piutang negara, penilaian, lelang maupun kekayaan negara. Termasuk pada sisi sumber daya manusia (SDM) khususnya untuk jabatan strategis di lingkungan Kanwil IX yang banyak kosong. 

Suhadi juga menjelaskan, bahwa di bidang piutang negara telah dilakukan pembinaan dan bimbingan teknis pada KPKNL terkait. Dengan program percepatan pengurusan piutang, antara lain dengan cara melakukan optimalisasi tahapan pengurusan piutang negara, intensifikasi pengurusan Berkas Kasus Piutang Negara (BKPN) di atas Rp 1 Milyar, intentifikasi BKPN dengan nilai Rp 500 juta sampai dengan Rp 1 Milyar, serta bedah kasus Piutang negara. Sedangkan untuk bidang penilaian, saat ini sedang melaksanakan tindak lanjut temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada penilaian 2010-2011 atas 8 Kementerian/Lembaga dan rencana pelaksanaan penilaian aset eks Pertamina pada tanggal 3 September 2012

Acara dilanjutkan dengan pengarahan dari Dirjen KN. Pada pengarahannya, ia menyoroti laporan capaian kinerja yang disampaikan oleh Kepala Kanwil. Dimana dikatakan bahwa saat ini ukuran kita bekerja dengan baik adalah diukur dari Indikator Kinerja Utama (IKU) dan capaian kinerja yang telah ditetapkan targetnya. “Kita selaku pegawai Kementerian Keuangan tidak boleh cepat berpuas diri terhadap hasil yang sudah dicapai. Sesuai arahan Menteri Keuangan, kita harus terus tetap meningkatkan kinerja secara berkesinambungan yang tercermin pada Nilai-Nilai Kementerian Keuangan dari mulai Integritas sampai dengan Kesempurnaan di semua lini dan bidang kerja dan di implementasikan pada tugas sehari hari,” Ujar Hadiyanto.

 

Atas kerja yang sudah dicapai, Hadiyanto menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kanwil IX DJKN Semarang. Sekaligus mengingatkan bahwa jajaran Kanwil IX DJKN Semarang harus tetap waspada dan tetap menjaga prestasi yang telah dicapai sejauh ini dengan meningkatkan kuantitas dan kualitas kinerja organisasi.

          

Dalam pengarahannya Hadiyanto juga menyampaikan bahwa saat ini posisi capaian kinerja di kantor pusat dari 26 IKU masih ada 1 IKU yang merah, yaitu Piutang Negara Dapat Diselesaikan (PNDS) ini berarti secara nasional PNDS masih merah, beliau juga berharap dapat  tertolong  oleh capaian PNDS Kanwil IX DJKN Semarang yang sudah hijau di semester I, dengan maksud agar Kanwil IX DJKN Semarang dapat merevisi target PNDS menjadi lebih naik. Karena hal ini memungkinkan dan sejalan dengan PMK 454/KMK.01/2011 tentang Pengelolaan Kinerja di lingkungan Kementerian Keuangan.

Terhadap perkembangan ini menandakan ke depan organisasi kita perlu mengubah mindset dari pengelola piutang negara ke pengelola aset negara. Hal ini akan menuntut kita untuk dapat segera beradaptasi selaku manajer pengelola aset. Terkait temuan LKPP BPK atas hasil inventarisasi dan penilaian di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pekerjaan Umum dan lain-lain, Hadiyanto berpesan kepada jajaran Kanwil agar lebih cermat dalam melakukan kegiatan inventarisasi dan penilaian karena BPK saat ini lebih cermat dan detil dalam menentukan kriteria-kriteria temuan. Bagaimana pun juga target Kemenkeu pada tahun 2013 ini harus WTP (Wajar Tanpa Pengecualian).

Hadiyanto pun meminta kepada jajaran Kanwil IX DJKN Semarang untuk dapat menyelesaikan pengelolaan piutang eks BDL, eks BPPN dan eks PPA dan memastikan kinerja yang dilakukan harus berbasis Teknologi Informasi (TI).

Setelah pengarahan dan tanya jawab dilakukan pada forum tersebut, dengan disaksikan seluruh peserta, Hadiyanto yang didampingi Agus Rijanto, Suhadi , Suryanto dan Plt. Kepala Kantor Purwokerto menandatangani prasasti peresmian gedung KPKNL Purwokerto.

 (Widiyantoro, Kepala Seksi PDLI Kanwil IX DJKN Semarang) 

Foto Terkait Berita

Berita Terbaru

Floating Icon