Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita DJKN
Peresmian Gedung KPKNL Padang: KPKNL Duduki Peringkat Ketiga Survey Integritas Sektor Publik KPK

Peresmian Gedung KPKNL Padang: KPKNL Duduki Peringkat Ketiga Survey Integritas Sektor Publik KPK

N/A
Jum'at, 28 September 2012 pukul 08:27:59 |   816 kali

Padang – Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) harus bangga dan harus selalu meningkatkan pelayanannya untuk menjadi yang terbaik guna memenuhi ekspektasi stakeholder karena Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) berhasil menduduki peringkat ketiga dari hasil survei Integritas Sektor Publik di Indonesia yang dilakukan secara rutin setiap tahun oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tahun 2011. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Kekayaan Negara Hadiyanto pada saat meresmikan gedung KPKNL Padang pada 25 September 2012 di Padang, Sumatra Barat.

Sesuai hasil survei dimaksud,  KPKNL menduduki urutan ketiga dengan skor 7,51 dari 15 jenis layanan yang selenggarakan oleh kementerian, lembaga pemerintah non kementerian instansi vertikal, dan pemerintah daerah. “Hasil ini tentunya sangat menggembirakan bagi kita semua dan saya meminta agar jajaran KPKNL terus meningkatkan pelayanannya dan bersaing untuk menjadi yang terbaik,” ungkapnya.

       

Peresmian gedung ini dihadiri oleh Sekretaris DJKN Agus Rijanto Sedjati, Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara dan Sistem Informasi Suryanto, Direktur Barang Milik Negara (BMN) Dedy Syarif Usman, Kepala Kanwil III DJKN Pekanbaru Tri Intiaswati, Walikota Padang Fauzi Bahar, para Kepala KPKNL di lingkungan Kanwil III Pekanbaru serta para pemangku kepentingan di wilayah Padang. Ini merupakan peremian gedung KPKNL yang kesekian kalinya dimana sebelumnya Dirjen Kekayaan Negara juga telah meresmikan gedung KPKNL Pekalongan, KPKNL Tegal serta KPKNL Purwokerto. Hal ini dilakukan untuk mempermudah dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat serta stakeholder. KPKNL Padang sebagai unit vertikal DJKN, keberadaannya  merupakan bagian yang tak terpisahkan dari proses reformasi birokrasi Kementerian Keuangan. Tuntutan masyarakat yang begitu tinggi terhadap pelayanan publik adalah salah satu alasan penting pembangunan gedung kantor pelayanan yang diresmikan ini.

Upaya mewujudkan pelayanan publik yang prima merupakan komitmen pemerintah yang harus segera diwujudkan. Pria yang tahun ini berhasil meraih gelar doktornya di Universitas Padjajaran Bandung ini merinci setidaknya ada tujuh indikator yang harus dipenuhi dalam mewujudkan pelayanan prima antara lain, kesederhanaan, kejelasan, waktu penyelesaian, akurasi, keamanan, tanggung jawab serta kelengkapan sarana dan prasarana. Pendirian gedung kantor ini merupakan salah satu indikator pelayanan prima, yaitu kelengkapan sarana dan prasarana. Oleh karena itu, Hadiyanto meminta kepada seluruh jajaran KPKNL Padang agar mensyukuri keberadaan gedung ini dengan cara  memanfaatkan dan menjaga salah satu aset negara ini dengan sebaik-baiknya. “Jadilah contoh  teladan sebagai pengelola BMN yang baik,” ungkapnya.

       

Terkait kinerja, ia mengingatkan bahwa publik saat ini gencar menyoroti kinerja dan perilaku jajaran Kementerian Keuangan. Sebagai pelopor dan lokomotif reformasi birokrasi, tentunya ini menjadi cambuk bagi seluruh pegawai untuk intropeksi, berbenah diri,  dan selalu meningkatkan kinerja dan perilaku. Dari sisi capaian, pria yang mempunyai hobi bermain bulu tangkis ini menilai KPKNL Padang telah memberikan hasil yang cukup menggembirakan, dengan capaian Nilai Kinerja Organisasi (NKO) sebesar 101,40. Namun demikian, masih terdapat hal-hal yang perlu ditingkatkan, yang merupakan area improvement bagi jajaran KPKNL, yaitu  masalah Piutang Negara yang Dapat diSelesaikan (PNDS), penyelesaian Berkas Kasus Piutang Negara (BKPN), dan penyerapan DIPA. “Saya minta Saudara petakan kembali BKPN yang memiliki potensi ketertagihan yang tinggi, optimalkan tahapan pengurusan Piutang Negara, koordinasi dengan penyerah piutang, dan susun rencana penyerapan yang baik,” tuturnya.

Selain kinerja,  orang nomor satu di DJKN ini berpesan agar jajaran KPKNL dapat menunjukkan  perilaku yang terpuji, baik di dalam kedinasan maupun di luar kedinasan, yang mencerminkan Nilai-Nilai Kementerian Keuangan yakni Integritas, Profesionalisme, Sinergi, Pelayanan, dan Kesempurnaan serta harus meluangkan waktu untuk melakukan internalisasi secara berkesinambungan, saling mengingatkan, dan menciptakan situasi yang kondusif  yang memungkinkan Nilai-Nilai ini wujud dalam perilaku. “ Kita harus menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai kebaikan bagi kita semua,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Kanwil III DJKN Pekanbaru Tri Intiaswati menyampaikan bahwa pembangunan gedung KPKNL Padang ini dilakukan karena kondisi gedung yang lama telah rusak karena adanya bencana gempa yang terjadi beberapa waktu yang lalu. Ia menegaskan dengan adanya gedung baru ini, KPKNL Padang yang diperkuat dengan 27 sumber daya manusia akan memberikan pelayanan “RANCAK” yang merupakan kepanjangan dari Ramah, Amanah, Cerdas dan Kesempurnaan.

       

Di tempat yang sama, Walikota Padang Fauzi Bahar atas nama pemerintah kota memberikan apresiasi atas persemian gedung KPKNL Padang karena bencana yang terjadi beberapa waktu yang lalu telah menghancurkan 70% bangunan yang ada di Kota Padang dan saat ini KPKNL Padang telah mampu membangun gedung yang lebih baik dari sebelumnya. “semua harus kita ambil hikmahnya karena segala sesuatu yang terjadi tidak ada yang tahu dan hanya Tuhan yang Maha tahu,” ujarnya.

Pada peresmian ini, juga dilakukan testimoni oleh Pimpinan Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kota Padang Anjar Gladianto dan Syamsuardi dari Pengadilan Negeri Padang yang mengatakan bahwa pelayanan KPKNL Padang sangat memuaskan baik ketika rekonsiliasi BMN yang dilayani sampai malam serta kemudahan dalam bidang lelang dari pihak perbankan. “Semua pelayanan itu dilakukan gratis tanpa ada biaya apapun,” pungkas Syamsuardi mengakhiri testimonri. Seusai peresmian, Dirjen Kekayaan Negara hadiyanto didampingi Walikota Padang mencoba pelayanan yang diberikan serta mengunjungi setiap ruangan baik itu ruangan kepala kantor, ruangan seksi, bahkan ruang berkas piutang negara. (Bend-Humas)

Foto Terkait Berita

Berita Terbaru

Floating Icon