Kick Off KOIN MAS 20262027, DJKN Tekankan Inovasi Berkelanjutan dalam Pengelolaan Aset
Mutiara Maulidya Putri Djamali
Senin, 20 April 2026 pukul 15:41:57 |
95 kali
Jakarta – Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) resmi memulai Kompetisi Inovasi Manajer Aset (KOIN MAS) DJKN Tahun 2026/2027 bertempat di Gedung AA Maramis (20/4). Hal ini merupakan komitmen berkelanjutan dalam menghadirkan pengelolaan aset negara yang tidak hanya tertib secara administratif, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat. Kick off KOIN MAS menandai dimulainya rangkaian inovasi optimalisasi Barang Milik Negara (BMN) yang akan berlangsung hingga tahun 2027.
Kompetisi KOIN MAS telah diselenggarakan secara periodik sejak tahun 2020 dan berkembang menjadi salah satu ruang strategis bagi insan DJKN untuk menjawab berbagai tantangan pengelolaan aset negara. Pada penyelenggaraan tahun ini, KOIN MAS DJKN mengangkat tema "Transformasi Aset Negara Menjadi Dampak Nyata Melalui Inovasi Berkelanjutan" dengan tagline “Sustainable Innovation, From Assets to Impact.” Tema tersebut menegaskan bahwa aset negara merupakan modal yang harus dikelola tidak hanya untuk memenuhi aspek kepatuhan administrasi, tetapi juga untuk menghasilkan manfaat sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.
Direktur Jenderal Kekayaan Negara Rionald Silaban dalam sambutannya menyampaikan bahwa KOIN MAS telah menjadi bagian dari DNA organisasi DJKN. Menurutnya, kompetisi ini menjadi bukti bahwa DJKN adalah institusi yang terus belajar dan berani keluar dari zona nyaman dalam mengelola aset negara. “KOIN MAS hadir sebagai ruang belajar kita bersama untuk mengubah potensi aset yang belum optimal menjadi nilai nyata bagi negara dan rakyat,” ujar Rionald. Ia juga menekankan bahwa keberhasilan optimalisasi aset tidak hanya diukur dari peningkatan penerimaan negara, tetapi juga dari dampak nyata yang dirasakan oleh masyarakat. Aset negara yang sebelumnya idle atau belum dimanfaatkan, ketika dioptimalkan, dapat menjadi ruang usaha, pusat kegiatan ekonomi, maupun fasilitas publik yang menggerakkan ekonomi lokal dan membuka lapangan kerja.
Senada dengan hal tersebut, Nella Sri Hendriyetty, Tenaga Pengkaji Optimalisasi Kekayaan Negara menegaskan bahwa KOIN MAS bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan cerminan komitmen bersama seluruh insan DJKN sebagai agen perubahan. Melalui kolaborasi, kreativitas, dan inovasi, setiap pegawai DJKN didorong untuk menghadirkan gagasan terbaik dalam pengelolaan aset negara. “Tidak ada aset yang benar-benar idle. Yang ada hanyalah aset yang belum menemukan manajer terbaiknya,” ujarnya.
Pelaksanaan KOIN MAS DJKN Tahun 2026/2027 akan berlangsung sepanjang tahun 2026 hingga 2027. Tahapan kompetisi dimulai dari pengumpulan proposal optimalisasi aset dengan batas akhir pada 12 Juni 2026, dilanjutkan dengan penyampaian laporan bulanan dan laporan progres akhir tahun 2026, hingga puncaknya pada Babak Grand Final yang direncanakan berlangsung pada Oktober 2027. Seluruh Kantor Wilayah DJKN diinstruksikan untuk mendorong setiap KPKNL di wilayah kerjanya mengajukan minimal satu proyek optimalisasi aset.
Dalam proses penilaian, dewan juri akan memberikan perhatian lebih pada proyek optimalisasi BMN di lingkungan Pengelola Barang atau satuan kerja Kementerian Keuangan, serta inovasi pemanfaatan aset melalui mekanisme sewa, termasuk melalui Lelang Hak Menikmati sebagai pendekatan yang kreatif dan adaptif.
Melalui KOIN MAS DJKN 2026/2027, DJKN meneguhkan perannya sebagai asset manager yang adaptif, inklusif, dan berorientasi pada dampak. Kompetisi ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh pegawai DJKN untuk membuktikan bahwa aset negara dapat dikelola secara inovatif dan berkelanjutan demi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. (kk/das/ac)
Foto Terkait Berita
Berita Terbaru