Mengawal Asta Cita, Menggerakkan Aset Negara: Rakernas DJKN 2025 Resmi Dibuka
Yuditha Franciska Ullyana
Selasa, 25 November 2025 pukul 17:12:29 |
2766 kali
Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya
Yudhi Sadewa, membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Direktorat Jenderal
Kekayaan Negara (DJKN) Tahun 2025 pada Selasa (25/11) bertempat di Gedung
Djuanda I Kompleks Kementerian Keuangan, Jakarta. Dalam arahannya, Menkeu menantang
seluruh jajaran DJKN untuk memastikan aset negara tidak dibiarkan “tidur” dan
hanya menjadi catatan di neraca, tetapi benar-benar berfungsi sebagai mesin
yang bekerja untuk rakyat.
“Aset itu seperti mesin. Kalau
dipakai, bisa menghasilkan. Ubah aset tidur jadi aset kerja untuk rakyat—ini
panggilan bagi DJKN,” tegas Menkeu.
Menurutnya, kekayaan negara tidak
boleh hanya dipahami sebagai catatan akuntansi, tetapi harus dilihat sebagai pondasi
ekonomi. Karena itu, ia meminta DJKN memastikan aset negara memberikan manfaat
terbesar bagi masyarakat, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, pangan, dan
perumahan rakyat.
“Kita bukan profit maximizer,
kita ini social optimizer. Aset negara harus menghasilkan manfaat
sebesar-besarnya bagi rakyat. Gerakkan, hidupkan, dan buat aset bekerja untuk
kesejahteraan,” pesan Menkeu.
Rakernas yang berlangsung pada 25 s.d.
28 November 2025 ini merupakan wadah bagi para pimpinan unit untuk merumuskan
terobosan kreatif dalam mencari solusi terbaik DJKN menghadapi berbagai
tantangan. Pelibatan 99 pejabat menjadi wujud semangat transformasi dan
kontribusi berkelanjutan bagi bangsa, sekaligus mendorong terbentuknya insan
DJKN yang berkarakter dalam mengelola aset negara dan mengawal Asta Cita.
Dalam laporannya, Direktur Jenderal
Kekayaan Negara Rionald Silaban menyampaikan bahwa DJKN sebagai unit eselon I
Kementerian Keuangan memegang peran dalam merumuskan kebijakan serta memastikan
pengelolaan aset negara agar mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian
nasional. Keberhasilan tugas tersebut hanya dapat dicapai melalui kolaborasi
yang kuat di seluruh jajaran. “Kolaborasi yang solid, komunikasi yang efektif,
serta semangat untuk terus berinovasi menjadi kunci utama dalam mewujudkan
pengelolaan kekayaan negara yang profesional dan berintegritas,” tegas Rionald.
Pembukaan Rakernas turut menghadirkan Budayawan Sujiwo Tejo yang semakin
menguatkan karakter para peserta.
Foto Terkait Berita
Berita Terbaru