Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita DJKN
Grand Final KIKN 2025 Tampilkan Empat Inovasi Pengelolaan Kekayaan Negara

Grand Final KIKN 2025 Tampilkan Empat Inovasi Pengelolaan Kekayaan Negara

Tawassalna Arin Salsabillah
Rabu, 19 November 2025 pukul 23:48:22 |   208 kali

Jakarta – Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) menyelenggarakan Grand Final Kompetisi Inovasi Kekayaan Negara (KIKN) 2025 di Kantor Pusat DJKN pada Rabu (19/11). Dalam sambutannya, Sekretaris DJKN Kusumawardhani menegaskan pentingnya budaya inovasi dalam mendukung transformasi organisas. KIKN merupakan momentum untuk merayakan kreativitas dan karakter ASN DJKN.

“Momentum ini adalah perayaan semangat inovasi, kolaborasi, dan karakter ASN DJKN,” tegas Kusumawardhani.

Lebih lanjut, Sekretaris DJKN menjelaskan bahwa inovasi lahir dari keberanian untuk meninjau ulang cara kerja yang telah lama berjalan. KIKN telah menjadi wadah internal DJKN untuk mendorong para pegawai menghasilkan solusi baru, baik yang belum pernah diimplementasikan maupun yang masih terbatas penerapannya.

“Inovasi tidak lahir di ruang yang hening. Ia tumbuh ketika kita berani mempertanyakan cara lama,” tambahnya.

Empat inovasi unggulan yang dipresentasikan para finalis mencerminkan dorongan kuat untuk menghadirkan layanan publik yang lebih adaptif, inklusif, dan berdampak. Inovasi tersebut meliputi “Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Special Mission Vehicle Kementerian Keuangan (TJSL SMV Kemenkeu)” oleh Direktorat Kekayaan Negara Dipisahkan, “Sign Language Translator (SILAT) untuk Layanan Kemenkeu yang Inklusif” oleh Direktorat Transformasi dan Sistem Informasi bersama KPKNL Surabaya, Aplikasi Socio-Economic Impact Calculator (SEICA)” oleh Lembaga Manajemen Aset Negara serta “Wahana Optimalisasi Aset Negara (WASENG)” oleh Kanwil DJKN Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo, dan Maluku.

Proses penilaian KIKN 2025 dilakukan oleh panelis yang terdiri dari Djanurindro Wibowo selaku Kepala Kanwil DJKN Banten, Abdul Wahid Fajar Amin selaku Kepala Bagian Tata Kelola dan Pelayanan Publik Biro Organisasi dan Ketatalaksanaan, serta Mila Mumpuni selaku Widyaiswara Ahli Madya Balai Diklat Keuangan Yogyakarta. Menutup rangkaian kegiatan, Sekretaris DJKN kembali mengingatkan bahwa setiap inovasi harus berlanjut pada aksi nyata.

Kita tidak cukup hanya menggagas. Kita harus mengaksikan dan menskalakan inovasi agar memberi dampak berkelanjutan,” pungkasnya.

Foto Terkait Berita

Berita Terbaru

Floating Icon