Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita DJKN
KPKNL Medan Raih Gelar Juara KOIN MAS DJKN 2024/2025

KPKNL Medan Raih Gelar Juara KOIN MAS DJKN 2024/2025

Esti Retnowati
Selasa, 18 November 2025 pukul 17:11:23 |   237 kali

Jakarta — Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) menggelar Grand Final Kompetisi dan Inovasi Manajer Aset (KOIN MAS) 2024/2025 pada Selasa (18/11). Ajang tahunan yang memasuki tahun kelima penyelenggaraan ini menobatkan Tim KPKNL Medan sebagai pemenang melalui projectThe Heritage Camping Ground and Outbound Bukit Lawang”.

Kompetisi tahun ini diikuti 35 tim dari seluruh Kantor Wilayah dan KPKNL di Indonesia. Setelah melalui proses penjurian awal yang ketat oleh dewan juri, dua finalis terpilih untuk maju ke babak puncak: KPKNL Medan dan KPKNL Purwakarta. Selain itu, penghargaan Project dengan Inovasi Berpotensi diberikan kepada Kanwil DJKN Kalimantan Timur dan Utara – KPKNL Samarinda melalui project pemanfaatan infrastruktur kawasan Pelabuhan Kuala Samboja.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Rionald Silaban, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh finalis dan peserta. “Saya berterima kasih kepada para tim yang telah menunjukkan kreativitas dan kerja keras. Inisiatif yang lahir dari satuan kerja maupun unit vertikal ini mengingatkan kembali pentingnya optimalisasi aset negara. Kita akan terus mendorong upaya ini karena inilah bentuk kontribusi nyata rekan-rekan DJKN,” ujarnya.

Dalam final, Tim KPKNL Medan mempresentasikan gagasan pengembangan kawasan ekowisata berkonsep camping ground dan outbound di Bukit Lawang, sekitar 10 km dari Kota Medan. Proyek ini memanfaatkan aset yang sebelumnya tidak optimal, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar. Pemanfaatan dilakukan bertahap sejak 2023 hingga 2025 melalui skema kerja sama pemanfaatan jangka panjang selama 30 tahun. Sepanjang waktu itu, potensi manfaatnya mencapai Rp53,8 miliar bagi negara, serta estimasi pendapatan mitra hingga Rp99 miliar.

Sementara itu, Tim KPKNL Purwakarta membawakan project “Optimalisasi BMN sebagai Kawasan Budidaya Perikanan Terpadu”. Inisiatif ini mengubah lahan idle seluas 13,7 hektare menjadi kawasan budidaya perikanan berbasis blue economy. Dengan komoditas utama ikan nila dan udang vaname melalui sistem polikultur, project ini diproyeksikan menghasilkan pendapatan Rp15,1 miliar dalam tiga tahun, serta menciptakan lapangan kerja dan mendukung penyediaan protein hewani untuk masyarakat.

Koordinator KOIN MAS DJKN, Nella Sri Hendriyetty, menegaskan bahwa kompetisi ini bukan hanya ajang ide, tetapi ruang untuk menanamkan budaya inovasi di lingkungan DJKN. “Saya berharap lahir semakin banyak inovasi baru yang memperkuat peran DJKN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Setiap gagasan memiliki arti, dan nilai sesungguhnya ada pada implementasinya,” ujarnya. Ia juga mendorong para peserta dan pimpinan kantor agar terus memfasilitasi pengembangan project di lapangan.

Selain dua finalis, DJKN juga memberikan apresiasi khusus kepada project “Optimalisasi BMN melalui Sewa Infrastruktur Kawasan Pelabuhan Kuala Samboja” yang digagas Kanwil DJKN Kalimantan Timur dan Utara – KPKNL Samarinda. Dengan nilai investasi mencapai Rp1,3 triliun dan rencana jangka panjang sebagai pelabuhan internasional, proyek ini dinilai memiliki potensi strategis dan dampak ekonomi yang besar.

KOIN MAS yang telah berlangsung selama lima tahun kini menjadi salah satu pilar internal DJKN untuk menumbuhkan budaya inovasi dan kemampuan analitis pegawai, sekaligus memperkuat optimalisasi Barang Milik Negara (BMN). Kompetisi ini diharapkan menjadi katalisator percepatan pemanfaatan aset negara yang lebih produktif dan berdampak luas bagi masyarakat. (es/dit)

Foto Terkait Berita

Berita Terbaru

Floating Icon