Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita DJKN
Sehat Jiwa, Kuat Kinerja: DJKN Ajak Pegawai Kelola Stres dengan Bijak

Sehat Jiwa, Kuat Kinerja: DJKN Ajak Pegawai Kelola Stres dengan Bijak

Yuditha Franciska Ullyana
Rabu, 29 Oktober 2025 pukul 11:41:58 |   216 kali

Jakarta – Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) menggelar seminar kesehatan bertajuk “Berpikir Boleh, Berlebihan Jangan: Menyikapi Stres dan Overthinking dengan Bijak” pada Rabu (29/10) di Aula DJKN. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-19 DJKN, sebagai wujud kepedulian DJKN terhadap pentingnya menjaga kesehatan mental dan fisik pegawai agar tetap produktif, profesional, dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Sekretaris DJKN Kusumawardhani menegaskan bahwa jiwa dan raga yang sehat merupakan pondasi esensial bagi pegawai untuk menjalani hidup berkualitas serta bekerja dengan fokus dan berintegritas. Stres dan overthinking dapat dialami siapa saja tanpa memandang usia, gender, atau latar belakang sosial.

“Yang perlu kita sadari bersama, kita semua punya kebutuhan emosional—dan hal itu bukan kelemahan. Tantangannya adalah bagaimana kita memenuhi kebutuhan emosional itu secara bijak,” pesan Sesditjen.

Seminar yang digelar secara hybrid ini dihadiri oleh para pegawai DJKN, dengan narasumber utama Rena Masri, seorang adult clinical psychologist. Dalam pemaparannya, Rena membagikan sumber tekanan yang sering dialami, serta mengajak peserta seminar untuk belajar mengenali, menerima dan mengelola stress secara bijak.

“Fokus pada hal-hal yang bisa kita kendalikan–apa yang bisa dilakukan, siapkan, atau ubah saat menghadapi sesuatu. Pahami konsekuensi dari suatu masalah, lalu ajak diri kita untuk memikirkan hal-hal positif untuk mengurangi tingkat stres,” ujar Rena.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Mereka aktif bertanya dan berbagi pengalaman mengelola stres di tengah tuntutan pekerjaan yang padat.

Melalui kegiatan ini, DJKN menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang kuat melalui individu yang sehat secara fisik, mental, sosial, dan spiritual, sekaligus sebagai langkah implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG) di lingkungan kerja. (yf/ry)

Foto Terkait Berita

Berita Terbaru

Floating Icon