DJKN Soroti Keadilan Sosial sebagai Arah Transformasi Sistem Lelang Indonesia
Yuditha Franciska Ullyana
Rabu, 22 Oktober 2025 pukul 15:15:21 |
211 kali
Jakarta – Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN)
menggelar talkshow bertajuk “Menakar Keadilan Sosial dalam Lelang:
Kajian Strategis untuk Transformasi Kebijakan dan Sistem yang Lebih Adil dan
Inklusif” pada Rabu (22/10) secara hybrid di Aula Lantai 5 Kantor Pusat DJKN.
Kegiatan ini dihadiri oleh para pimpinan tinggi pratama,
para pejabat pengawas, para pejabat administrator, dan pelaksana di lingkungan
DJKN. Talkshow tersebut membahas kajian yang disusun oleh Tenaga
Pengkaji Restrukturisasi, Privatisasi, dan Efektivitas Kekayaan Negara
Dipisahkan (TPREKND), Windraty Ariane Siallagan. Kajian ini berangkat dari
hasil literature review mengenai sistem lelang yang memerlukan kajian
lebih mendalam, diperkuat melalui survei terhadap sejumlah responden yang
terdiri dari pegawai DJKN, peserta lelang, dan masyarakat umum. Fokus utama
kajian adalah mengidentifikasi celah kebijakan untuk memperkuat aspek keadilan dan
inklusivitas dalam pelaksanaan lelang.
Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan
kritis dari peserta, baik yang hadir secara fisik maupun daring. Beberapa isu strategis
mengemuka, di antaranya pentingnya perancangan sistem lelang yang secara
konseptual mampu menegakkan prinsip keadilan sosial dan mendorong partisipasi
masyarakat secara lebih luas. Selain itu, turut dibahas pula tantangan dalam menyeimbangkan
fungsi ganda lelang sebagai instrumen fiskal sekaligus alat untuk mewujudkan keadilan
sosial.
Optimisme juga muncul terhadap prospek sistem lelang sepuluh
tahun ke depan, dengan catatan bahwa arah dan visi pengembangannya perlu
semakin diperjelas. “Perubahan besar lahir dari langkah kecil yang
disertai dengan keberanian dan ketulusan. Keadilan sosial dalam lelang bukan
soal besarannya, tetapi bagaimana kita memperlakukan setiap warga negara secara
adil,” tegas Ade.
Melalui kegiatan ini, DJKN menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem lelang yang semakin terbuka, adil, dan inklusif bagi seluruh masyarakat Indonesia. (yf/taw)
Foto Terkait Berita
Berita Terbaru