Kesepakatan Strategis Tegaskan Arah Transformasi DJKN
Yuditha Franciska Ullyana
Sabtu, 04 Oktober 2025 pukul 06:48:25 |
303 kali
Bandung – Rapat
Pimpinan Terbatas (Rapimtas) Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Tahun
2025 menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis untuk memperkuat arah
transformasi berkelanjutan organisasi. Rangkaian kegiatan ini menegaskan komitmen DJKN untuk terus meningkatkan
kualitas pengelolaan kekayaan negara serta memperkuat pelayanan kepada para
pemangku kepentingan.
Rapimtas membahas berbagai
isu strategis, antara lain pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), tata kelola
piutang negara, pengembangan layanan lelang, penguatan sistem informasi, serta peningkatan
kualitas layanan publik di seluruh kantor wilayah dan KPKNL. Selain itu, para
peserta juga memaparkan perkembangan terkini serta tantangan yang dihadapi di masing-masing
unit, khususnya dalam optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi dan
pengelolaan sumber daya manusia.
Direktur Perumusan
Kebijakan Kekayaan Negara, Encep Sudarwan, menegaskan pentingnya konsistensi dalam
penguatan tata kelola, pembaruan data, serta keberanian melakukan transformasi
organisasi. “Good is not good enough when better is expected,” ujarnya. Ia
menekankan bahwa setiap insan DJKN perlu terus meningkatkan standar kerja dan
memberikan hasil yang berdampak nyata bagi pemangku kepentingan.
Senada dengan hal
tersebut, Tenaga Pengkaji Restrukturisasi Privatisasi dan Efektivitas KND yang
juga menjabat sebaga Plt. Direktur Lelang, Windraty Ariane Siallagan, menyoroti
pentingnya sinergi antarpihak. “Koordinasi adalah hal yang paling berharga dalam
organisasi ini. Sinergi menjadi kunci untuk mewujudkan layanan yang lebih
baik,” tuturnya. Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah DJKN Kalimantan Barat,
Bernadette Yuliasari Mulyatno, menekankan bahwa masukan dari pemangku
kepentingan merupakan sumber informasi berharga
untuk meningkatkan layanan. “Keluhan bukan semata kritik melainkan data riil untuk
kita belajar menjadi lebih baik,” ujarnya. Pandangan keduanya sejalan dengan
semangat yang disampaikan oleh para peserta lainnya, yang menekankan pentingnya
kolaborasi, keterbukaan terhadap masukan, serta kesediaan untuk terus
beradaptasi demi terwujudnya pelayanan publik yang unggul dan terpercaya.
Melalui forum ini, DJKN berkomitmen untuk terus memperkuat konsolidasi data, proses bisnis, dan cara kerja agar seluruh pegawai dapat berperan sebagai pemilik proses bisnis dalam pengelolaan kekayaan negara. Dengan langkah tersebut, kontribusi DJKN diharapkan semakin nyata dalam mendukung pengelolaan kekayaan negara yang optimal, peningkatan kualitas layanan publik, serta pencapaian target kinerja yang lebih terarah pada tahun 2026.
(yf/myp/rik/taw)
Foto Terkait Berita
Berita Terbaru