Apresiasi Pengelolaan BMN Hulu Migas dan PKP2B 2024: Sinergi untuk Optimalisasi Aset Negara
Esti Retnowati
Jum'at, 21 Maret 2025 pukul 15:42:12 |
741 kali
Jakarta - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) melalui Direktorat Pengelolaan Kekayaan Negara memberikan Apresiasi atas capaian pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) Hulu Minyak dan Gas (Migas) dan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) pada Jumat (21/03) di Kantor Pusat DJKN Jakarta Pusat. Apresiasi tersebut diberikan atas sinergi dan kontribusi para kontraktor dalam pengelolaan aset negara yang bernilai strategis bagi pembangunan nasional. “Industri hulu migas dan pertambangan batubara memiliki peran vital dalam perekonomian Indonesia, baik melalui penerimaan negara, alokasi gas domestik, maupun investasi di sektor eksplorasi dan eksploitasi,” jelas Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara Purnama T. Sianturi.
Purnama menyampaikan bahwa sektor ini berkontribusi pada pendapatan negara, baik melalui pajak maupun penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2023, BMN Hulu Migas dan BMN eks PKP2B tercatat sebagai Aset Lainnya dengan nilai mencapai Rp630,4 triliun dan Rp2,94 triliun. Kontribusi besar ini mencerminkan potensi penerimaan negara yang terus dioptimalkan.
Namun, ia juga menyoroti adanya berbagai tantangan dalam pengelolaan aset hulu migas, termasuk permasalahan pencatatan aset dan pemanfaatannya oleh pihak ketiga tanpa izin. "Pengelolaan aset migas bukan hanya soal produksi, tetapi juga transparansi dan akuntabilitas. Kami terus berupaya memastikan bahwa semua aset tercatat dengan baik dan digunakan sesuai ketentuan," ujar Purnama. Sebagai langkah konkret, pemerintah berencana mempercepat sertifikasi aset hulu migas untuk memastikan legalitas dan optimalisasi penggunaannya. Sinergi dengan berbagai pihak, termasuk KPKNL, diharapkan dapat memperlancar proses ini.
Sebagai bentuk apresiasi, DJKN memberikan penghargaan kepada para kontraktor dan instansi yang berkontribusi dalam pengelolaan BMN Hulu Migas dan BMN eks PKP2B. Berikut adalah daftar penerima apresiasi:
Melalui acara apresiasi ini, DJKN berharap seluruh pemangku kepentingan dapat terus meningkatkan tata kelola BMN Hulu Migas dan BMN eks PKP2B demi optimalisasi aset negara dan peningkatan kontribusi bagi perekonomian nasional. "Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersinergi dalam optimalisasi pengelolaan aset migas. Mari bersama kita tingkatkan tata kelola BMN untuk kemajuan bangsa dan negara," tutup Purnama. (ff/das)
Foto Terkait Berita
Berita Terbaru