Dengan Slogan SIMPATI, KPKNL Palangka Raya Siap Menjadi KPPc Terbaik di Kementerian Keuangan
N/A
Jum'at, 27 September 2013 pukul 17:33:09 |
1258 kali
Palangka Raya – Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Palangka Raya sudah saya anggap sebagai rumah kedua. Pegawai KPKNL Palangkaraya selalu melayani kami dengan senyum, ramah, dan berintegritas. Saya selalu mendapatkan pelayanan dari KPKNL Palangka Raya tanpa ada pungutan-pungutan liar. Kami selalu dilayani selama 24 jam bahkan di hari libur baik hari Sabtu maupun Minggu. Demikian sebagian testimoni yang disampaikan para pengguna jasa serta stakeholders saat Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Kalteng Ludiro menayakan pelayanan yang diberikan oleh KPKNL Palangka Raya apakah sudah memuaskan ataukah masih kurang. Hal ini ditanyakan saat memberikan penilaian atas kinerja KPKNL Palangka Raya selama ini saat acara Penilaian Kantor Pelayanan Percontohan (KPPc) Tingkat Kementerian Keuangan pada 25 September 2013 di Aula KPKNL Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Ungkapan-ungkapan tersebut muncul dari para stakeholders saat memberikan jawaban atas pertanyaaan para tim penilai Kementerian Keuangan antara lain, Kepala Pusat Analisis dan Harmonisasi Kebijakan Kementerian Keuangan Arif Baharudin, Kepala Biro Perlengkapan Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan Ilhamsyah, dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kalimantan Tengah Ludiro. KPKNL Palangkaraya merupakan salah satu kontestan dalam perlombaan KPPc tingkat Kementerian Keuangan.
Sebelumnya, Kepala KPKNL Palangka Raya Purwono memaparkan kinerja KPKNL Palangka Raya hingga Agustus tahun 2013. Dengan mengusung slogan SIMPATI yang merupakan kepanjangan dari Senyum, Ikhlas, Maksimal, Pasti, Amanah, Tuntas, dan Inisiatif, KPKNL palangkaraya siap memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan siap menjadi KPPc terbaik di Kementerian Keuangan.
Purwono juga menyampaikan bahwa KPKNL Palangka Raya selalu berbenah dan melakukan evaluasi diri agar selalu mampu meningkatkan performa kinerja baik dari sisi fisik bangunan gedung, pencapaian target, peningkatan kinerja serta capacity building bagi pegawai KPKNL Palangka Raya. Ia juga menawarkan empat pilar KPKNL Palangka Raya yakni kualitas layanan, sarana dan prasarana, Sumber Daya Manusia (SDM) serta sistem informasi.
Lebih lanjut, ia menyampaikan dengan keterbatasan pegawai, KPKNL Palangka Raya mempunyai wilayah kerja yang begitu luas yang terdiri dari satu kota dan delapan kabupaten. Namun luasnya wilayah, tidak menyurutkan KPKNL Palangka Raya untuk berkinerja baik, hal ini terbukti dengan perolehan Nilai Kinerja Organisasi (NKO) tahun 2012 dapat tercapai 111,98%. “Saya optimis di tahun 2013 ini, NKO KPKNL Palangka Raya akan lebih baik lagi,” ungkapnya.
Kepala Pushaka Arif Baharudin mengapreisasi karena hampir semua kinerja KPKNL Palangkaraya sudah “hijau”. Ia berharap agar semua Indikator Kinerja Utama (IKU) dapat berwarna hijau karena masih ada waktu untuk mencapai target. Tim penilai yang lain, Kepala Biro Perlengkapan Ilhamsyah menanyakan bagaimana manajemen KPKNL Palangka Raya dalam mencapai target dengan keterbatasan SDM.
Semua pertanyaan yang diajukan tim penilai, dapat dijawab oleh tim KPKNL Palangka Raya, baik melalui kepala kantor, kepala seksi bahkan pelaksana. Hal ini dapat terjadi karena adanya sinergi dari berbagai elemen sehingga semua dapat berjalan sesuai dengan yang diiharapkan. Purwono mengakui pegawai KPKNL Palangka Raya yang hanya berjumlah 24 orang dirasakan masih kurang sebagai kantor teladan bila dibandingkan dengan beban kerja. “Walaupun pegawai kami terbatas, para pegawai selalu bekerja maksimal dan seringkali melebihi jam kerja. Namun, hal ini tidak menyurutkan kami dalam memberikan pelayanan,” ujarnya di hadapan tim penilai.
Di tempat yang sama, Tenaga Pengkaji Restrukturisasi, Privatisasi, dan Evektifitas Kekayaan Negara Dipisahkan DJKN Teguh Wiyono mengatakan bahwa kegiatan penilaian KPPc tingkat Kementerian Keuangan tahun 2013 ini dilaksanakan tidak lain adalah untuk meningkatkan kinerja kantor vertikal terutama KPKNL Palangka Raya dalam memberikan pelayanan. Melalui acara ini, diharapkan pengguna jasa KPKNL Palangka Raya yang hadir dapat lebih mengenal KPKNL Palangka Raya dan dapat memberikan masukan mengenai pelayanan yang diterima selama menjadi stakeholdersnya.
Senada dengan Kepala KPKNL Palangka Raya, Kakanwil DJKN Kalimantan Selatan dan Tengah Marhokkom Sitompul mengatakan bahwa KPKNL Palangkaraya yang merupakan kantor di bawah Kanwil DJKN Kalimantan Selatan dan Tengah akan selalu terus meningkatkan kinerja demi kepuasan stakeholdersnya dan siap menjadi yang terbaik dan terdepan sebagai KPPc di Kementerian Keuangan.
Usai sesi tanya jawab, acara ditutup dengan sepenggal kutipan Pepatah Dayak Ngaju “Manakau atei oloh. mangat oloh manyinta dengae benye-benyem tuntang halus” yang berarti mencuri hati orang agar orang mencintainya diam-diam dan halus. (humas)
Foto Terkait Berita
Berita Terbaru