Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita DJKN
Lantik Erwandi Hendarta Selaku Dewan Pengawas, Menkeu Harapkan Dapat Tingkatkan Prestasi INA

Lantik Erwandi Hendarta Selaku Dewan Pengawas, Menkeu Harapkan Dapat Tingkatkan Prestasi INA

Monika Yulando Putri
Kamis, 23 Januari 2025 pukul 11:53:56 |   1277 kali

Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati melantik dan mengambil sumpah Erwandi Hendarta sebagai Dewan Pengawas Lembaga Pengelola Investasi/Indonesia Investment Authority (INA) dari unsur profesional untuk masa jabatan 2025-2030 pada Rabu (22/01) di Kantor INA. Erwandi merupakan Senior Partner dan Head of Finance and Projects di Hadiputranto, Hadinoto & Partners (HHP) serta dikenal memiliki keahlian di bidang hukum, manajemen risiko, dan investasi strategis.

 

“Kita telah melakukan perekrutan dewan pengawas profesional ini melalui proses panitia seleksi (pansel) yang berjalan dengan baik dan transparan,” ungkap Menkeu.

 

Pelantikan Erwandi Hendarta didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia No.163/P Tahun 2024. Pengangkatan Erwandi Hendarta dilakukan melalui proses seleksi oleh Panitia Seleksi yang terdiri dari 5 (lima) unsur, yaitu Menteri Keuangan dan Menteri BUMN yang juga sebagai ex-officio Dewan Pengawas INA, serta Suahasil Nazara, Kartiko Wirjoatmodjo, dan Agus DW Martowardojo selaku unsur pemerintah dan profesional.

 

Proses seleksi dimulai sejak Agustus 2024 setelah diterbitkannya Keppres 75/P 2024 tentang Pembentukan Panitia Seleksi. Panitia Seleksi dibantu oleh Sekretariat Panitia Seleksi yang dipimpin oleh Direktur Jenderal Kekayaan Negara.  Tahapan seleksi meliputi pengumuman pendaftaran melalui media cetak dan media elektronik nasional, penelusuran rekam jejak dan integritas oleh instansi: Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Badan Intelijen Negara (BIN), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), hingga Otoritas Jasa Keuangan (OJK),  tes kesehatan yang dilakukan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatoet Subroto dan konsultasi dengan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

 

Menkeu menyebutkan bahwa INA sebagai Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia telah mencatat prestasi dan reputasi yang membuatnya diakui di dunia internasional. Saat ini, INA berhasil melipatgandakan Asset Under Management (AUM) hingga mencapai Rp144 triliun dari modal awal Rp75 triliun dalam kurun waktu empat tahun. INA juga memperoleh komitmen dari investor yang berasal dari 14 negara berbeda dengan total komitmen lebih dari USD 25 miliar (setara Rp400 triliun).

 

“Ini adalah sebuah prestasi yang harus terus dipertahankan dan bahkan ditingkatkan karena Bapak Presiden Prabowo terus menyampaikan pentingnya investasi di Indonesia untuk bisa mencapai berbagai tujuan dan target-target pembangunan,” papar Menkeu

 

Pengangkatan Erwandi Hendarta merupakan penegasan komitmen Pemerintah RI untuk mengelola INA menjadi SWF yang profesional, berintegritas dan bereputasi yang baik sehingga dapat bergerak di kancah global untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan investasi.

 

“Saya berharap Pak Erwandi Hendarta dengan latar belakang cukup beragam yang dimiliki mampu mengembangkan dengan optimal seluruh skill dan pengalamannya untuk bisa meningkatkan prestasi INA.” tegas Menkeu

 

Menkeu juga menyampaikan apresiasi terhadap seluruh jajaran Dewan Pengawas dan profesional yang telah bersama-sama dengan Menkeu dan Menteri BUMN untuk membangun tata kelola melalui berbagai peraturan Dewan Pengawas serta jajaran Dewan Direksi INA yang terus mewujudkan cita-cita INA sebagai SWF Indonesia yang memiliki prestasi yang baik.

 

Pelantikan dan pengambilan sumpah Erwandi Hendarta dihadiri pula oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Direktur Jenderal Kekayaan Negara Rionald Silaban,  Sekretaris Jenderal Heru Pambudi, Dewan Direktur dan Dewan Pengawas INA, serta Agus DW Martowardojo.

 

(mon/bhc)

Foto Terkait Berita

Berita Terbaru

Floating Icon