Talk Show Hari Ibu ke-96: DJKN Dorong Pemberdayaan Perempuan di Kementerian Keuangan
Tawassalna Arin Salsabillah
Kamis, 19 Desember 2024 pukul 16:28:45 |
382 kali
Jakarta –
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) menggelar talk show bertema
“Perempuan Kemenkeu Berdaya, Menuju Indonesia Emas 2045” dalam rangka
memperingati Hari Ibu ke-96 pada Kamis (19/12). Sekretaris DJKN Dedi Syarif
Usman membuka acara dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh ibu di
lingkungan DJKN. "Hari Ibu adalah momen untuk menghormati peran besar
perempuan dalam keluarga, masyarakat, dan pembangunan bangsa," ujarnya.
Acara ini bertujuan untuk memotivasi perempuan DJKN agar terus berkontribusi
menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam
sambutannya, Dedi menyoroti pentingnya menghormati perjuangan para ibu,
terutama dalam menghadapi tantangan ganda antara karier dan keluarga. Ia
mengutip pernyataan Eleanor Roosevelt, “A woman is like a tea bag, you never
know how strong it is until it’s in hot water,” untuk menggambarkan
kekuatan perempuan. Menurutnya, Kementerian Keuangan telah berada di garis
depan dalam penerapan kebijakan Pengarusutamaan Gender (PUG). "Kita
memiliki kebijakan seperti cuti melahirkan, flexible working arrangement,
dan peluang yang setara bagi pegawai perempuan untuk berkembang,"
jelasnya. Hal ini menunjukkan komitmen Kementerian Keuangan dalam mendukung
kesetaraan gender.
Acara yang
berlangsung secara hybrid ini menghadirkan dua narasumber inspiratif. Narasumber
pertama merupakan seorang praktisi Sumber Daya Manusia (SDM), Dr. Oloan
Situmorang. Dalam talk show-nya, Oloan memberikan wawasan mengenai tantangan
yang dihadapi ibu pekerja sekaligus cara membuat mereka lebih berdaya di dunia
kerja. Selain itu, hadir pula Dewi Wikaningsih, Pj Ketua Tim Penggerak PKK
Kabupaten Banyumas yang sekaligus seorang cancer survivor. Dewi berbagi
pengalaman inspiratif dalam menjalankan peran sebagai ibu, istri, dan wanita
karier. "Beliau adalah contoh nyata ketangguhan perempuan dalam menghadapi
berbagai tantangan," kata Dedi.
Dedi juga
mengingatkan peserta akan pentingnya menjaga kesehatan perempuan. Mengacu pada
data Kementerian Kesehatan, Dedi mengungkapkan bahwa setiap harinya ada 20
perempuan meninggal karena kanker serviks. Oleh karena itu, ia menegaskan
pentingnya kesadaran kesehatan di kalangan perempuan. Melalui talk show ini,
DJKN berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh terhadap kesehatan dan
pemberdayaan perempuan sebagai bagian dari visi menuju Indonesia Emas 2045.
Di akhir
sambutannya, Dedi mengajak seluruh peserta untuk menjadikan peringatan Hari Ibu
sebagai momentum refleksi dan apresiasi terhadap peran ibu. "Semoga
semangat Hari Ibu ini terus menginspirasi kita semua dalam membangun keluarga
dan bangsa yang lebih baik," tuturnya. Dengan semangat dan dedikasi
bersama, ia yakin bahwa langkah kecil hari ini akan membawa perubahan besar di
masa depan. "Selamat Hari Ibu! Mari kita jadikan momen ini sebagai wujud
cinta dan penghormatan bagi para ibu," pungkasnya. (taw/bk)
Foto Terkait Berita
Berita Terbaru