Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita DJKN
Dirjen KN Dorong PT PII  Prioritaskan Proyek Energi Terbarukan dan Infrastruktur Ramah Lingkungan

Dirjen KN Dorong PT PII Prioritaskan Proyek Energi Terbarukan dan Infrastruktur Ramah Lingkungan

Monika Yulando Putri
Selasa, 17 Desember 2024 pukul 18:21:40 |   432 kali

Jakarta – Direktur Jenderal Kekayaan Negara (Dirjen KN), Rionald Silaban menginstruksikan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero)/PT PII untuk memfokuskan upayanya pada proyek energi terbarukan dan infrastruktur ramah lingkungan. Arahan ini disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) PT PII Tahun 2025 pada Senin (16/12) di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN).

Arahan Dirjen KN selaras dengan tema strategi PT PII tahun 2025 “Perluasan Layanan Penjaminan untuk Mendukung Infrastruktur Berkelanjutan yang Berdampak Positif bagi Lingkungan dan Sosial”. Untuk mencapai tujuan tersebut, PT PII telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, termasuk skema penjaminan proyek energi terbarukan, transisi energi, sustainable finance, pelaksanaan Project Development Facility (PDF) di sektor sosial, serta peningkatan kapasitas perusahaan melalui implementasi tata kelola lingkungan, sosial, dan pemerintahan berkelanjutan (Environmental, Social, and Governance atau ESG).

“Untuk target di tahun 2025 secara operasional diharapkan ada penambahan  untuk small scale project, ada tiga proyek small scale baru,” ungkap Direktur Utama PT PII Muhammad Wahid Sutopo pada kesempatan yang sama. “Ada dua sektor baru yang akan ditambahkan yaitu sektor perumahan dan kesehatan,”

Arahan lain yang disampaikan Dirjen KN antara lain agar PT PII melaksanakan RKAP 2025 dengan sebaik-baiknya dan mendukung pencapaian target pembangunan infrastruktur yang selaras. “Agar PT PII menerapkan pengelolaan risiko yang proaktif dan integratif.” imbuh Rionald.

Rionald juga menginstruksikan PT PII untuk melaksanakan RKAP 2025 secara optimal guna mendukung target pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. “PT PII harus menerapkan pengelolaan risiko yang proaktif dan integratif,” tegas Rionald.

Dalam RUPS RKAP yang juga dihadiri oleh Dewan Komisaris PT PII, Dirut PT PII juga memaparkan prognosa kinerja PT PII tahun 2024. Pendapatan PT PII tahun 2024 diproyeksikan mencapai Rp1,41 triliun atau 102 persen dari RKAP dan laba bersih diproyeksikan mencapai Rp884,4 miliar atau 103 persen dari RKAP. (mon/ang)

 

Foto Terkait Berita

Berita Terbaru

Floating Icon