“Warna dalam Hening”: Aksi Nyata DJKN untuk Kesetaraan dan Inklusi
Monika Yulando Putri
Kamis, 12 Desember 2024 pukul 17:55:24 |
282 kali
Jakarta –
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara DKI
Jakarta (Kanwil DJKN DKI Jakarta) menyelenggarakan pameran dan lelang
lukisan bertajuk “Warna dalam Hening”
di Gedung A. A. Maramis, Kamis (12/12). Acara
yang dibuka oleh Direktur Lelang DJKN Tavianto Nugroho ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan
Hari Disabilitas Internasional, Hari Ibu, dan Pengarusutamaan Gender pada tahun
2024.
Dalam kesempatan
yang sama, Kepala
Kanwil DJKN DKI Jakarta Arif Bintarto Yuwono menegaskan
pentingnya mendukung kesetaraan pemberdayaan bagi teman-teman difabel melalui kegiatan
kreatif. “Melalui acara ini, kami berharap masyarakat semakin
menyadari pentingnya mendukung kesetaraan hak dan peluang bagi semua kelompok,
termasuk teman-teman difabel. Acara ini juga menjadi wujud nyata DJKN dalam
mengapresiasi bakat luar biasa yang dimiliki oleh seniman difabel,” ujar Arif.
Tema acara “Warna
Dalam Hening”, lanjutnya, menjadi
simbol kolaborasi, inklusi, dan solidaritas untuk mendukung pemberdayaan dan
kesetaraan bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama teman-teman difabel.
Selain itu, tema
acara juga mengandung nilai yang sejalan
dengan nilai-nilai Hari Ibu 2024 yang menekankan kasih sayang dan peran
perempuan dalam keluarga serta masyarakat. Hal
ini tergambar dalam pelaksanaan beberapa lelang dalam acara tersebut yang
dipimpin oleh perempuan-perempuan yang berprofesi sebagai Pejabat Lelang Kelas
II.
Arif juga mengapresiasi kolaborasi pihak-pihak yang
telah mendukung acara ini, yaitu Baznas Bazis
DKI Jakarta, Komunitas Peduli Inklusi
Kemenkeu (Komplemen), Perhimpunan Balai
Lelang Indonesia (Perbali), dan Perhimpunan Pejabat Lelang Kelas II Indonesia. “Semoga hasil lelang yang terkumpul dapat memberikan
semangat baru bagi teman-teman difabel untuk terus berkarya dan menjadi
inspirasi bagi kita semua untuk menciptakan masyarakat yang lebih inklusif,”
tuturnya.
Acara yang digelar
sehari penuh ini, tidak hanya memamerkan dan melelang lukisan anak-anak difabel
tuli, tetapi juga diramaikan dengan pameran produk UMKM difabel dan Pojok
Edukasi Budaya Tuli. Selain itu, juga dilakukan penyerahan donasi kepada
Pesantren Tahfiz Difabel K.H. Ahmad Lutfi Fathullah dan difabel dari Difabel
Baznas Bazis (Difabis) DKI Jakarta.
Foto Terkait Berita
Berita Terbaru