Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita DJKN
Serah Terima Barang Milik Negara 2024: Transparansi dan Akuntabilitas dalam Pengelolaan Aset Negara

Serah Terima Barang Milik Negara 2024: Transparansi dan Akuntabilitas dalam Pengelolaan Aset Negara

Mutiara Maulidya Putri Djamali
Kamis, 10 Oktober 2024 pukul 12:54:18 |   1537 kali

Jakarta - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan kembali menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan aset negara yang transparan dan akuntabel melalui acara serah terima barang milik negara yang diselenggarakan di Gedung Auditorium Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) (10/10). Acara ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan bahwa aset negara yang dihasilkan dari anggaran APBN dapat memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat.

Dalam pidatonya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset negara. "Ini adalah seremoni yang saya minta kepada Pak Bas agar barang yang dihasilkan dari anggaran APBN dapat dihibahkan dengan baik. Ini sangat penting untuk transparansi dan akuntabilitas, serta untuk menjelaskan kepada masyarakat hasil dari #UangKita," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Selama 10 tahun terakhir, DJKN bersama Kementerian PUPR telah menyerahterimakan barang milik negara senilai Rp374,66 triliun yang dibangun menggunakan anggaran APBN. BMN tersebut dihibahkan kepada Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah/Desa, dan Yayasan/Perguruan Tinggi. "Ini adalah cara kita untuk menjelaskan kepada publik bahwa uang yang kita kumpulkan dalam APBN digunakan dan manfaatnya disampaikan kepada masyarakat," jelas Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Pada kegiatan tersebut, barang milik negara senilai Rp19,26 triliun diserahterimakan, dengan Rp13,36 triliun dihibahkan dan Rp5,89 triliun dialihstatuskan kepada Kementerian/Lembaga antara lain berupa jembatan dan jalan, infrastruktur air bersih, asrama dan sekolah, perumahan serta embung. Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan bahwa ini adalah contoh pengelolaan aset negara yang transparan dan akuntabel, serta menjadi fondasi tata kelola yang baik bagi Indonesia.

Menteri Keuangan juga menyampaikan terima kasih kepada Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, atas kepemimpinannya dan kerjasama yang baik dengan DJKN dan Kementerian Keuangan. "Terima kasih kepada Pak Bas atas leadership dan pertemanan yang sangat baik dengan kami di Kementerian Keuangan," tutup Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat tinggi negara, termasuk para gubernur, bupati, walikota, dan perwakilan dari berbagai kementerian dan lembaga.

Foto Terkait Berita

Berita Terbaru

Floating Icon