TINGKATKAN CAPAIAN LELANG, DJKN DAN BRI TANDATANGANI PERJANJIAN KERJA SAMA
Hanna Afina Azmi
Rabu, 14 Agustus 2024 pukul 13:59:04 |
837 kali
Dalam rangka
sinergi BRI Group dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) telah
dilaksanakan kegiatan Focus Group Discussion Credit Restructuring &
Recovery (CRR) National Recovery Forum Tahun 2024 PT. Bank Rakyat
Indonesia (Persero) yang diselenggarakan di Yogyakarta pada tanggal 8-9 Agustus
2024 dengan dihadiri oleh Tavianto Noegroho selaku
Direktur Lelang DJKN, Agus Sudiarto selaku Direktur Manajemen Resiko BRI, serta
Mujahidin Maruf selaku Direktur Pengaturan Pendaftaran Tanah dan Ruang Kementerian
ATR/BPN. Selain itu juga dihadiri oleh
anak perusahaan BRI (PT Bank Raya, PT Pegadaian, dan PT PNM), jajaran Kanwil
DJKN se Indonesia dan KPKNL se Pulau Jawa serta Pelelang wilayah Kanwil
DJKN Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.
Dalam kegiatan ini juga
dilaksanakan Talkshow tentang Peran
Lelang dalam Penyelesaian NPL/NPF yang disampaikan oleh Mohamad Akyas (Kepala
Seksi Kebijakan Lelang Eksekusi Direktorat Lelang DJKN), yang dilanjutkan
dengan materi Arah Kebijakan Pertanahan dan Transformasi Layanan Pertanahan
serta Informasi Pertanahan secara Elektronik oleh Suratmin (Kepala
Subdirektorat Pemeliharaan Hak Atas Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN), serta
materi Aplikasi Portal Lelang Indonesia (Lelang.go.id) versi 2 oleh Wisnu Ary
Pratama (Kepala Seksi Perencanaan dan Pengembangan Lelang Direktorat Lelang
DJKN).
Kegiatan ini sebagai upaya
akselerasi pelaksanaan lelang BRI Group dan optimalisasi penggalian potensi
lelang asset, yang membutuhkan peningkatan kapasitas dan kapabilitas SDM
langsung dalam memberikan pelayanan lelang, dan forum ini akan menghasilkan feedback
serta masukan yang dapat meningkatkan
kinerja lelang, sehingga layanan lelang makin
efektif dan efisien dalam membantu
penyelesaian non-performing loan PT Bank BRI dan anak-anak perusahaanya.
Direktorat Pengaturan
Pendaftaran Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN berperan mendukung kelancaran
layanan lelang, terutama untuk obyek lelang berupa bidang tanah atau satuan
rumah susun. Dukungan teknologi informasi yang optimal diyakini akan
dapat mempermudah delivery layanan lelang bagi semua pemangku
kepentingan, baik penjual, pejabat, lelang, maupun peserta lelang/
pembeli.
Penyelesaian Aplikasi Lelang
versi 2 menjadi hal yang sangat penting untuk diwujudkan karena diyakini
akan memudahkan layanan
lelang bagi semua pihak yang terkait
lelang, baik penjual, pejabat, lelang, maupun peserta lelang/ pembeli. Beberapa
fitur tambahan pada Aplikasi Lelang versi 2 yang akan makin memudahkan
layanan lelang antara lain adalah fitur penayangan data obyek lelang sekaligus sebagai
pengumuman lelang, layanan pencetakan salinan risalah lelang dan
kuitansi lelang secara mandiri oleh
pihak yang berhak, fleksibilitas pencetakan kutipan risalah lelang dengan memilih KPKNL yang dikehendaki oleh Pembeli.
Kegiatan ditutup dengan Penandatanganan Komitmen Bersama dan Perjanjian Kerjasama antara BRI dengan DJKN, dan penyerahan plakat dari BRI kepada DJKN dan BPN.
Foto dan Artikel : Tim Humas
Direktorat Lelang
Foto Terkait Berita
Berita Terbaru