e-Auction DJKN Raih Top 5 Inovasi Pelayanan Publik Berkelanjutan
Alief Ibnu Nuzul
Jum'at, 09 Agustus 2024 pukul 16:21:20 |
613 kali
Jakarta
- Program lelang elektronik DJKN (e-Auction) berhasil masuk
dalam daftar 5 inovasi terbaik dalam kegiatan Pemantauan Keberlanjutan dan
Replikasi Inovasi Pelayanan Publik (PKRI) tahun 2024 yang diselenggarakan oleh
Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB). Pengumuman
penilaian yang ditetapkan oleh Deputi Bidang Pelayanan Publik KemenPANRB pada
29 Juli 2024 menempatkan e-Auction sebagai salah satu inovasi terbaik dalam
kelompok keberlanjutan inovasi pada kluster kementerian.
Program
e-Auction DJKN dinilai mampu menunjukkan konsistensi inovasinya melalui
berbagai penyempurnaan layanan sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2014.
Dalam proses penilaian dan wawancara sebelumnya, Direktur Lelang Tavianto Noegroho
didampingi oleh tim Direktorat Transformasi dan Sistem Informasi selaku
pengembang aplikasi, yang diwakili Kepala Subdirektorat Perancangan dan
Integrasi Sistem Aplikasi Hermanu Joko Nugroho dan Kepala Seksi Perancangan dan
Pengembangan Sistem Aplikasi II Edy Rusbyantoro. Tavianto menyampaikan bahwa e-Auction
awalnya dilakukan melalui aplikasi lelang email dan terus dikembangkan serta
disempurnakan hingga menjadi portal lelang.go.id yang digunakan saat ini. Keberhasilan ini menunjukkan upaya
DJKN untuk terus beradaptasi dan mengoptimalkan teknologi demi meningkatkan
transparansi dan efisiensi dalam proses lelangnya.
Atas capaian program e-Auction
ini, Tavianto mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada insan lelang di seluruh
Indonesia. “Keberhasilan ini tentunya atas dukungan para stakeholder
baik internal maupun eksternal DJKN,” ujarnya.
PKRI
2024 merupakan kelanjutan dari Kompetisi inovasi pelayanan publik yang
diselenggarakan oleh KemenPANRB pada tahun-tahun sebelumnya. Kegiatan ini
merupakan bagian dari pemantauan dan evaluasi pembinaan inovasi secara berkala
yang diamanatkan oleh PermenPANRB 91/2021. Penilaian atas inovasi pelayanan
publik tahun 2024 dilakukan oleh tim penilai independen terhadap 58 inovasi
kelompok keberlanjutan dan 36 inovasi kelompok replikasi pada kluster
kementerian, lembaga, provinsi, kabupaten, kota, dan BUMN.
Selain
e-Auction, Kementerian Keuangan juga meloloskan dua program lainnya dalam 5
inovasi terbaik PKRI, yaitu program CEISA yang dimiliki oleh Direktorat
Jenderal Bea dan Cukai, serta program Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) yang
dimiliki oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko.
Foto Terkait Berita
Berita Terbaru