Edward pada TOT SIMAN Versi 2: Kita Harus Berkolaborasi
Erik Susanto
Rabu, 05 Juni 2024 pukul 11:53:56 |
1174 kali
Jakarta, 5 Juni 2024 - Direktorat Transformasi dan Sistem Informasi
(TSI) bekerja sama dengan Direktorat Perumusan Kebijakan Kekayaan Negara
(PKKN), Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) mengadakan acara Training of
Trainer (TOT) Sistem Informasi Manajemen Aset Negara (SIMAN) versi 2 (V2). Acara ini
merupakan salah satu tahapan penting dalam rangkaian implementasi SIMAN V2 ke satuan kerja kementerian/lembaga yang belum melaksanakan sistem ini.
Acara yang berlangsung di Aula lantai 5 DJKN ini
dibuka oleh Edward U.P. Nainggolan, Direktur TSI. Dalam sambutannya, Edward
menyampaikan bahwa tujuan utama dari TOT ini adalah untuk memberikan pembekalan
mendalam terkait penggunaan dan manfaat SIMAN V2 kepada para Pengguna Barang.
Diharapkan, setelah mengikuti TOT ini, para peserta dapat memberikan bimbingan
teknis dan pendampingan kepada rekan di unit kerjanya sehingga implementasi
SIMAN V2 dapat berjalan dengan lancar dan efektif di seluruh kementerian/lembaga.
"SIMAN adalah salah satu aplikasi yang termasuk ke dalam
Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang memanfaatkan teknologi
informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada pengguna”, ujar
Edward lebih lanjut.
Edward mengatakan SIMAN V2 hadir setelah sebelumnya dilaksanakan secara piloting pada 9 kementerian/lembaga untuk meningkatkan
efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan aset negara. Melalui TOT ini, sekaligus
kita bisa mendapatkan kesempatan menguji sistem informasi yg kami bangun,
apakah sudah layak untuk diimplementasikan. Kerjasama kita ini merupakan salah
satu core values Aparatur Sipil Negara (ASN) yaitu, kolaboratif.
Selama TOT berlangsung, para peserta mendapatkan
materi komprehensif yang mencakup pengenalan fitur-fitur terbaru SIMAN V2,
praktik terbaik dalam pengelolaan aset, serta studi kasus yang membantu peserta
memahami aplikasi sistem dalam situasi sehari-hari. Selain itu, sesi tanya
jawab interaktif juga diadakan untuk memastikan semua peserta dapat
menyelesaikan segala pertanyaan dan kebingungan yang mungkin mereka miliki
terkait sistem baru ini.
Peserta yang hadir pada acara ini adalah perwakilan
dari berbagai kementerian/lembaga yang ditunjuk sebagai Pengguna Barang, yang
nantinya bertugas memberikan bimbingan teknis (trainer) kepada satuan kerjanya.
Diharapkan, dengan adanya TOT ini, implementasi SIMAN V2 dapat dilakukan dengan
seragam dan konsisten di seluruh instansi pemerintah.
Di tempat yang sama, Dwi Kurniawan Saputro, Kepala
Seksi Perumusan Kebijakan Barang Milik Negara 1D, Direktorat PKKN menjelaskan,
“2023 kami mengusulkan kepada Menteri Keuangan untuk membentuk suatu Peraturan
Menteri Keuangan baru yang mengatur tentang pengelolaan BMN dengan basis sistem
informasi, dan inilah yang menjadi payung hukum bagi SIMAN V2, bahwa
pengelolaan BMN bisa menggunakan sistem informasi”.
TOT SIMAN V2 ini
bukan hanya sekedar pelatihan teknis, tetapi juga merupakan langkah strategis
dalam memastikan seluruh satuan kerja kementerian/lembaga dapat
mengimplementasikan sistem ini dengan baik dan tepat sasaran. Acara ini
diharapkan dapat menjadi awal dari suksesnya penerapan SIMAN V2 secara
menyeluruh dan berkesinambungan.
(rik/rik)
Foto Terkait Berita
Berita Terbaru