Tavianto Soal Website Lelang Bank BJB: Welcome, Pengembangan Pemasaran Digital Lelang
Erik Susanto
Rabu, 15 Mei 2024 pukul 18:58:12 |
767 kali
Jakarta, 15 Mei 2024 – Direktur
Lelang Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Tavianto menyampaikan bahwa
penting bagi PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk (Bank BJB) untuk mempertimbangkan peluang dan risiko yang
mungkin timbul dalam pelaksanaan lelang. Beliau juga menekankan pentingnya
peningkatan komunikasi antara DJKN dan Bank BJB guna memastikan pelaksanaan
lelang berjalan dengan lancar dan saling menguntungkan.
Hal tersebut disampaikan Tavianto
dalam pertemuan antara DJKN dan Bank BJB yang berlangsung hari ini di Gedung T
Tower BJB. Hadir pula, Direktur Hukum dan Hubungan Masyarakat DJKN Tedy Syandriadi,
sementara dari pihak Bank BJB hadir Kepala Divisi Penyelamatan dan Penyelesaian
Kredit, Budiatmo Sudrajat.
Fokus utama dari pertemuan ini
adalah membahas tindak lanjut kerjasama antara website lelang DJKN (portal.lelang.go.id)
dengan website lelang milik Bank BJB. Tujuan website lelang Bank
BJB ini adalah menjadi saluran informasi penjualan agunan yang dapat diakses
oleh Masyarakat luas, tersedianya dashboard monitoring, dan menjadi
mitra tautan aplikasi lelang DJKN.
Atas hal tersebut Tavianto
menegaskan, "Agar kerjasama symbiosis mutualisme ini dapat
memberikan manfaat maksimal, dibarengi adanya mitigasi risiko serta tentunya
mendukung peningkatan PNBP, hasil lelang, dan frekuensi pelaksanaan lelang,"
ujarnya.
Direktur Hukum dan Hubungan
Masyarakat DJKN, Tedy Syandriadi, menambahkan bahwa antara pengumuman lelang
dan keadaan riil barang yang dilelang harus benar-benar sesuai. Hal ini penting
untuk memastikan prinsip kehati-hatian (prudent) dalam setiap proses
lelang. "Keakuratan informasi sangat penting agar tidak menimbulkan
masalah di kemudian hari," tegas Tedy.
Sementara itu, Kepala Divisi
Penyelamatan dan Penyelesaian Kredit Bank BJB, Budiatmo Sudrajat, menyampaikan
bahwa inovasi dalam pengelolaan informasi lelang melalui web lelang BJB
diharapkan dapat mendukung Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). "Kami
berharap dengan adanya inovasi ini, proses lelang bisa lebih transparan dan
efisien, serta memberikan kontribusi positif terhadap PNBP," kata
Budiatmo.
Pertemuan ini menunjukkan
komitmen kedua belah pihak dalam memperkuat kerjasama demi tercapainya tujuan
bersama dalam bidang lelang. Penyediaan tautan mitra pada aplikasi yang
dikelola oleh masing-masing pihak sebagai sarana pemasaran diharapkan dapat
menjadi awal yang baik untuk implementasi kerjasama yang lebih solid dan saling
menguntungkan di masa mendatang.
(rik/rik)
Foto Terkait Berita
Berita Terbaru