Dirjen KN: Tahun 2024, Target DJKN Lebih Kompleks
Nanang Ansari
Selasa, 30 Januari 2024 pukul 19:30:31 |
1115 kali
Direktur
Jenderal Kekayaan Negara, Rionald Silaban mengatakan bahwa target kinerja
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) tahun 2024 lebih kompleks dengan
permasalahan yang lebih tinggi. Di sisi lain, DJKN juga dihadapkan pada
perspektif positif mengenai pengguna layanan dan stakeholders yang harus terus
dijaga.
“Oleh
karena itu, kita bersama-sama terus berinovasi dan juga berusaha dalam
melaksanakan tugas. Setiap insan DJKN meningkatkan perilakunya sehingga kita
dapat mencapai sasaran 2024,” kata Rionald dalam acara Penandatanganan
Perjanjian Kinerja DJKN 2024 di Aula Kantor Pusat DJKN, Jakarta, Senin (29/1).
Optimalisasi
aset, lanjut Rionald, perlu terus ditingkatkan tidak hanya sebagai aset yang
aktif, namun juga produktif dan kontributif. Selain itu, dua aspek yang
krusial, yaitu penanganan piutang negara dan penilaian aset”, tambahnya.
Dari sisi
lelang, terlihat ada kemajuan dalam pelayanan lelang. Hal ini kemudian, menurut
Rionald menjadikan lelang sebagai salah satu unggulan Kementerian Keuangan
terkait dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Terakhir,
Rionald berpesan agar penandatanganan perjanjian kinerja ini bukan hanya
sekadar seremonial saja, tetapi harus disertai tekad, semangat, dan komitmen
yang kuat untuk melaksanakan tugas dengan penuh kesungguhan. “Dengan sinergi
dan kolaborasi yang kuat, saya yakin DJKN dapat menghadapi setiap kompleksitas
tugas sehingga dapat mencapai target yang optimal,” tutupnya.
Rangkaian
acara penandatangan kinerja ini berlangsung dua hari, mulai tanggal 29 hingga
30 Januari 2024. Beberapa rangkaian acara di dalamnya, antara lain pemaparan
evaluasi dan rencana kerja dari unit eselon II di Kantor Pusat DJKN, dan
diakhiri dengan penetapan dan penandatanganan Perjanjian Kinerja, Sasaran Kerja Pegawai (SKP), dan Piagam Manajemen
Risiko (PMR) Eselon II DJKN dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang. (aa/bhk)
Foto Terkait Berita
Berita Terbaru