Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
 1 50-991    ID | EN      Login Pegawai
 
Berita DJKN
Kurangi Dampak Risiko dengan Mitigasi Risiko
N/a
Rabu, 15 Mei 2013 pukul 15:07:08   |   15344 kali

Makassar - Bertempat di ruang rapat Kantor Wilayah Sulawesi Selatan Tenggara dan Barat (Kanwil Sulseltrabar), pada hari Jum’at tanggal 19 April 2013 telah dilaksanakan rapat mitigasi risiko semester I tahun 2013. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mengoptimalkan capaian kinerja dengan meminimalisir risiko. Rapat yang dibuka dan dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Sulseltrabar, Thaufik, diikuti oleh para pejabat eselon III dan eselon IV beserta staf dari masing-masing bidang/bagian yang merupakan tim pengelola risiko pada Kanwil Sulseltrabar.

Dalam  sambutannya, Thaufik mengatakan bahwa sekecil apapun pelaksanaan tugas dan fungsi pasti memiliki risiko. Risiko tersebut harus diketahui sejak awal, diidentifikasi kemudian dicari solusi untuk mengurangi dampak risiko. Manajemen risiko merupakan monitor dari pimpinan dalam pergerakan tugas dan fungsi masing-masing bawahannya dalam pencapaian kinerja organisasi atau kantor, terang Thaufik. Manajemen risiko adalah suatu pendekatan terstruktur/metodologi dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman (sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/ Manajemen_risiko).  Sedangkan, Mitigasi Risiko merupakan tindakan terencana dan berkelanjutan yang dilakukan oleh pemilik risiko agar bisa mengurangi dampak dari suatu kejadian yang berpotensi atau telah merugikan atau membahayakan pemilik risiko tersebut.

Rapat dijadual satu kali dalam setiap semester, dimana setiap bidang/bagian mengidentifikasi setiap masalah dan melihat risiko yang dapat timbul. Risiko yang apabila tidak dapat ditangani dengan baik, dapat menghambat capaian kinerja organisasi. Kesimpulan diperoleh pada rapat tersebut adalah diharapkan agar setiap risiko yang telah diidentifikasi untuk selalu dipantau perkembangannya, yang menjadi tugas utama pimpinan baik itu kepala kantor maupun kepala bidang/bagian sehingga apabila capaian kinerja belum mencapai target pada suatu periode tertentu maka dapat dengan segera dilakukan antisipasi untuk mengatasi permasalahan yang mungkin terjadi. Karena bagaimanapun juga, risiko tidak bisa dihindari dan tidak bisa dihilangkan sama sekali (yuli_kwlmk, editor: fit).

Foto Terkait Berita
Peta Situs | Email Kemenkeu | FAQ | Prasyarat | Wise | LPSE | Hubungi Kami | Oppini