Road to MoF Festival 2022 Kembali Sapa Mahasiswa di Universitas Brawijaya Malang
Satria Islam Putra Sarabis
Selasa, 05 Juli 2022 pukul 16:11:20 |
589 kali
Jakarta - Kementerian Keuangan kembali
menyelenggarakan acara Road to Ministry of Finance Festival (Mofest)
2022 kembali hadir dengan menyapa mahasiswa Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang
pada Jumat, (1/7) di Gedung Widyaloka, Universitas Brawijaya Malang.
Ministry of Finance Festival (Mofest) 2022 merupakan
Festival kolaboratif Kementerian Keuangan bagi generasi muda dalam
mengembangkan karakter dan potensi diri, berinovasi, berdaya saing, berjejaring
dan memahami potensi ekonomi Indonesia untuk bergerak bersama menuju Indonesia
Maju 2045.
Mofest adalah platform eksplorasi bagi publik untuk
menyampaikan aspirasi dan berkolaborasi dalam pengelolaan APBN atau #UangKita.
Road to Mofest merupakan bagian dari rangkaian event pre-heating dalam rangka
menuju acara puncak Ministry of Finance Festival (Mofest) 2022. Road to Mofest
diadakan khusus bagi para generasi muda dengan tema, "Road to Ministry of
Finance Festival 2022: Master Your Future".
Kegiatan diawali dengan Keynote Speech Rektor Universitas
Brawijaya (UB) Prof. Widodo. Dirinya menyambut baik kegiatan Mofest yang
diselenggarakan di Universitas Brawijaya. Saat ini, mahasiswa UB yang mencapai
70 ribu akan menjadi generasi masa datang dan menurutnya, mahasiswa UB perlu
mengetahui manajemen keuangan agar ke depan generasi muda dapat memahami,
bagaimana caranya untuk berwirausaha.
"UB berkomitmen meningkatkan proses pembelajaran
terutama tentang kewirausahaan. Lebih dari 70 ribu orang akan keluar mencari
pekerjaan. Saya kira itu tidak mudah. Universitas mewajibkan seluruh prodi dan
fakultas memiliki mata kuliah kewirausahaan. Harapannya sebagai besar mahasiswa
kita lulus menjadi pengusaha yang tangguh," tambahnya.
Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Heru Pambudi menyampaikan
materi mengenai konsep SDG’s “Indonesia Emas dengan Generasi Emas 2045”. Ia menyebut
bahwa mewujudkan Indonesia maju, adil, makmur, yang manusianya sejajar dengan
bangsa-bangsa lain di dunia merupakan cita-cita dari para pendiri bangsa yang
harus diwujudkan dengan karya nyata termasuk oleh para generasi muda.
“Ini menjadi PR kita semua, anak muda yang mau ikut
terlibat di dalam perekonomian akan sangat menentukan kemajuan Indonesia ke
depan,” tegasnya.
Heru juga meminta kepada generasi muda agar terus
menyiapkan diri, baik dari sisi kemampuan intelektual, berorganisasi, maupun
kepemimpinan. “Anak muda yang memahami bagaimana perekonomian bergerak, pasti
mampu melahirkan segudang ide cemerlang guna membantu mengelola keuangan negara
menjadi lebih baik,” ujarnya.
Pada akhir sambutannya, ia berpesan kepada seluruh peserta
untuk terus menggunakan produk-produk lokal, menjaga fasilitas umum, membayar
pajak, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengolah sumber daya di sekitar
sehingga bernilai ekonomi.
Apa yang spesial di Road to Mofest 2022 Malang yakni kegiatan
terbagi menjadi tiga kegiatan, yakni Mofest Conference, Mofest Talk dan Mofest
Expo. Pada sesi Mofest Conference, Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang
Perumusan Kebijakan Fiskal Regional Candra Fajri Ananda yang hadir sebagai
pembicara mewanti-wanti generasi masa kini untuk mewaspadai disrupsi lapangan
kerja dalam menyongsong Indonesia 2045.
Pada 2045 Indonesia ditargetkan menjadi negara dengan
ekonomi terbesar kelima di dunia. tantangan bagi mahasiwa dan perguruan tinggi
menyongsong 2045 adalah disrupsi lapangan kerja baru. “Ini tantangan perguruan
tinggi. Dengan disrupsi membuat terjadinya persilangan antara kurikulum dengan
lapangan kerja di mana kurikulum bergerak ke kanan, sedangkan perkembangan
industri ke kiri. Karena itu ada Merdeka Belajar,” ujarnya.
Selanjutnya sesi Mofest Talk terbagi menjadi dua tema yaitu
Pursuing Career Through Passion and Education yang dibawakan oleh Co-Founder
& CMO Lokapoin dan M Keke Genio, Ali
Machrus, Awardee LPDP serta Equipping The Next Youngpreneur yang dibawakan oleh
Aghnia Punjabi, Beautypreneur dan Nilla Meiditha, Kepala Departemen Jasa
Konsultasi, LPEI. Kehadiran para pembicara dari berbagai latar belakang yang
berbeda-beda tentunya diharapkan dapat membagikan pengalaman dan wawasannya
kepada peserta Mofest.
Pada sesi Mofest Expo, peserta berkunjung ke Booth yang
diisi oleh beberapa perwakilan Eselon I Kementerian Keuangan seperti Direktorat
Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Direktorat Jenderal
Perbendaharaan Negara, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara dan Direktorat Jenderal
Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko. Selain itu Booth juga diisi oleh perwakilan
dari Balai Diklat Keuangan Malang, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan, Lembaga
National Single Window, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia dan Komunitas Uang
Kita (Komunita) Kementerian Keuangan.
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara melalui unit
vertikalnya Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Malang antusias
dalam menyambut para peserta yang hadir pada Road to Mofest kali ini. Para
petugas Booth secara interaktif menjelaskan tugas dan fungsi DJKN baik itu
tentang aset negara, lelang, piutang negara, dan tugas lainnya. Petugas booth
juga menggaungkan kampanye #UangKita, #IniPunyaKita, dan #JagaAsetNegara
sebagai perwujudan rasa memiliki dan komitmen bersama menjaga Aset Negara
sebagai bagian dari partisipasi warga negara yang baik.
Untuk semakin memeriahkan suasana, para peserta mengikuti
sesi bermain games dengan berbagai hadiah menarik. Tak berhenti di situ, pada
booth DJKN juga diadakan simulasi lelang, yang tentunya akan memberikan
pengalaman baru bagi para peserta dalam melakukan transaksi jual beli melalui
skema lelang. Booth DJKN juga dimeriahkan oleh kedatangan Asguard atau Aset
Guardian yang merupakan maskot DJKN dalam upaya untuk meningkatkan kesadaran
untuk menjaga aset negara. Para peserta tentu saja tidak melewatkan kesempatan
ini untuk berswafoto bersama Asguard.
Dalam kegiatan ini, para peserta juga diberikan kesempatan
untuk bergabung dalam Komunitas #UangKita (Komunita). Komunita adalah program
Komunitas dari Kemenkeu yang bertujuan untuk mengakselerasi terbentuknya
ekosistem generasi muda melalui pengembangan karakter dan potensi diri dengan
memahami kebijakan pengelolaan keuangan negara atau #UangKita dan berperan
sebagai penggerak perubahan menuju masa depan Indonesia Maju 2045.
Para anggota yang bergabung dalam Komunita akan difasilitasi dengan berbagai program dan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan skill dan knowledge.
Selain itu, anggota juga akan mendapatkan kesempatan untuk berorganisasi, berjejaring, dan terlibat dalam program, serta kegiatan Kementerian Keuangan, dan masih banyak lagi manfaat lainnya. Anggota Komunita yang sudah terdaftar saat ini berjumlah sekitar 1.300 orang yang didominasi oleh mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia.
Untuk mendaftar sebagai anggota Komunita sangat mudah.
Calon anggota Komunita diutamakan berusia 18-25 tahun, merupakan non-ASN
Kemenkeu, berkomitmen, memiliki loyalitas dan passionate terhadap komunitas,
dan melengkapi formulir pendaftaran yang telah disediakan pada situsweb
komunita.kemenkeu.go.id. Di tangan para pemudalah masa depan Indonesia berada.
Maka berjejaring, mengaktualisasi diri, menghasilkan generasi yang partisipatif
dan produktif adalah salah satu kunci sukses mencapai Indonesia Emas 2045
sesuai dengan cita-cita bersama sesuai dengan tagline “Mari Taklukan Masa Depan
Kita Bersama, Master Your Future!!”.
Foto Terkait Berita
Berita Terbaru