Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita DJKN
Road to MoF Festival 2022 Kembali Sapa Mahasiswa di Universitas Brawijaya Malang

Road to MoF Festival 2022 Kembali Sapa Mahasiswa di Universitas Brawijaya Malang

Satria Islam Putra Sarabis
Selasa, 05 Juli 2022 pukul 16:11:20 |   589 kali

Jakarta - Kementerian Keuangan kembali menyelenggarakan acara Road to Ministry of Finance Festival (Mofest) 2022 kembali hadir dengan menyapa mahasiswa Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang pada Jumat, (1/7) di Gedung Widyaloka, Universitas Brawijaya Malang.


Ministry of Finance Festival (Mofest) 2022 merupakan Festival kolaboratif Kementerian Keuangan bagi generasi muda dalam mengembangkan karakter dan potensi diri, berinovasi, berdaya saing, berjejaring dan memahami potensi ekonomi Indonesia untuk bergerak bersama menuju Indonesia Maju 2045.

Mofest adalah platform eksplorasi bagi publik untuk menyampaikan aspirasi dan berkolaborasi dalam pengelolaan APBN atau #UangKita. Road to Mofest merupakan bagian dari rangkaian event pre-heating dalam rangka menuju acara puncak Ministry of Finance Festival (Mofest) 2022. Road to Mofest diadakan khusus bagi para generasi muda dengan tema, "Road to Ministry of Finance Festival 2022: Master Your Future".


Kegiatan diawali dengan Keynote Speech Rektor Universitas Brawijaya (UB) Prof. Widodo. Dirinya menyambut baik kegiatan Mofest yang diselenggarakan di Universitas Brawijaya. Saat ini, mahasiswa UB yang mencapai 70 ribu akan menjadi generasi masa datang dan menurutnya, mahasiswa UB perlu mengetahui manajemen keuangan agar ke depan generasi muda dapat memahami, bagaimana caranya untuk berwirausaha.


"UB berkomitmen meningkatkan proses pembelajaran terutama tentang kewirausahaan. Lebih dari 70 ribu orang akan keluar mencari pekerjaan. Saya kira itu tidak mudah. Universitas mewajibkan seluruh prodi dan fakultas memiliki mata kuliah kewirausahaan. Harapannya sebagai besar mahasiswa kita lulus menjadi pengusaha yang tangguh," tambahnya.


Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Heru Pambudi menyampaikan materi mengenai konsep SDG’s “Indonesia Emas dengan Generasi Emas 2045”. Ia menyebut bahwa mewujudkan Indonesia maju, adil, makmur, yang manusianya sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia merupakan cita-cita dari para pendiri bangsa yang harus diwujudkan dengan karya nyata termasuk oleh para generasi muda.


“Ini menjadi PR kita semua, anak muda yang mau ikut terlibat di dalam perekonomian akan sangat menentukan kemajuan Indonesia ke depan,” tegasnya.

Heru juga meminta kepada generasi muda agar terus menyiapkan diri, baik dari sisi kemampuan intelektual, berorganisasi, maupun kepemimpinan. “Anak muda yang memahami bagaimana perekonomian bergerak, pasti mampu melahirkan segudang ide cemerlang guna membantu mengelola keuangan negara menjadi lebih baik,” ujarnya.


Pada akhir sambutannya, ia berpesan kepada seluruh peserta untuk terus menggunakan produk-produk lokal, menjaga fasilitas umum, membayar pajak, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengolah sumber daya di sekitar sehingga bernilai ekonomi.

Apa yang spesial di Road to Mofest 2022 Malang yakni kegiatan terbagi menjadi tiga kegiatan, yakni Mofest Conference, Mofest Talk dan Mofest Expo. Pada sesi Mofest Conference, Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Perumusan Kebijakan Fiskal Regional Candra Fajri Ananda yang hadir sebagai pembicara mewanti-wanti generasi masa kini untuk mewaspadai disrupsi lapangan kerja dalam menyongsong Indonesia 2045.


Pada 2045 Indonesia ditargetkan menjadi negara dengan ekonomi terbesar kelima di dunia. tantangan bagi mahasiwa dan perguruan tinggi menyongsong 2045 adalah disrupsi lapangan kerja baru. “Ini tantangan perguruan tinggi. Dengan disrupsi membuat terjadinya persilangan antara kurikulum dengan lapangan kerja di mana kurikulum bergerak ke kanan, sedangkan perkembangan industri ke kiri. Karena itu ada Merdeka Belajar,” ujarnya.

Selanjutnya sesi Mofest Talk terbagi menjadi dua tema yaitu Pursuing Career Through Passion and Education yang dibawakan oleh Co-Founder & CMO Lokapoin dan M Keke Genio,  Ali Machrus, Awardee LPDP serta Equipping The Next Youngpreneur yang dibawakan oleh Aghnia Punjabi, Beautypreneur dan Nilla Meiditha, Kepala Departemen Jasa Konsultasi, LPEI. Kehadiran para pembicara dari berbagai latar belakang yang berbeda-beda tentunya diharapkan dapat membagikan pengalaman dan wawasannya kepada peserta Mofest.


Pada sesi Mofest Expo, peserta berkunjung ke Booth yang diisi oleh beberapa perwakilan Eselon I Kementerian Keuangan seperti Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara dan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko. Selain itu Booth juga diisi oleh perwakilan dari Balai Diklat Keuangan Malang, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan, Lembaga National Single Window, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia dan Komunitas Uang Kita (Komunita) Kementerian Keuangan.

Direktorat Jenderal Kekayaan Negara melalui unit vertikalnya Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Malang antusias dalam menyambut para peserta yang hadir pada Road to Mofest kali ini. Para petugas Booth secara interaktif menjelaskan tugas dan fungsi DJKN baik itu tentang aset negara, lelang, piutang negara, dan tugas lainnya. Petugas booth juga menggaungkan kampanye #UangKita, #IniPunyaKita, dan #JagaAsetNegara sebagai perwujudan rasa memiliki dan komitmen bersama menjaga Aset Negara sebagai bagian dari partisipasi warga negara yang baik.


Untuk semakin memeriahkan suasana, para peserta mengikuti sesi bermain games dengan berbagai hadiah menarik. Tak berhenti di situ, pada booth DJKN juga diadakan simulasi lelang, yang tentunya akan memberikan pengalaman baru bagi para peserta dalam melakukan transaksi jual beli melalui skema lelang. Booth DJKN juga dimeriahkan oleh kedatangan Asguard atau Aset Guardian yang merupakan maskot DJKN dalam upaya untuk meningkatkan kesadaran untuk menjaga aset negara. Para peserta tentu saja tidak melewatkan kesempatan ini untuk berswafoto bersama Asguard.

 

Dalam kegiatan ini, para peserta juga diberikan kesempatan untuk bergabung dalam Komunitas #UangKita (Komunita). Komunita adalah program Komunitas dari Kemenkeu yang bertujuan untuk mengakselerasi terbentuknya ekosistem generasi muda melalui pengembangan karakter dan potensi diri dengan memahami kebijakan pengelolaan keuangan negara atau #UangKita dan berperan sebagai penggerak perubahan menuju masa depan Indonesia Maju 2045.

Para anggota yang bergabung dalam Komunita akan difasilitasi dengan berbagai program dan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan skill dan knowledge.


Selain itu, anggota juga akan mendapatkan kesempatan untuk berorganisasi, berjejaring, dan terlibat dalam program, serta kegiatan Kementerian Keuangan, dan masih banyak lagi manfaat lainnya. Anggota Komunita yang sudah terdaftar saat ini berjumlah sekitar 1.300 orang yang didominasi oleh mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia.


Untuk mendaftar sebagai anggota Komunita sangat mudah. Calon anggota Komunita diutamakan berusia 18-25 tahun, merupakan non-ASN Kemenkeu, berkomitmen, memiliki loyalitas dan passionate terhadap komunitas, dan melengkapi formulir pendaftaran yang telah disediakan pada situsweb komunita.kemenkeu.go.id. Di tangan para pemudalah masa depan Indonesia berada. Maka berjejaring, mengaktualisasi diri, menghasilkan generasi yang partisipatif dan produktif adalah salah satu kunci sukses mencapai Indonesia Emas 2045 sesuai dengan cita-cita bersama sesuai dengan tagline “Mari Taklukan Masa Depan Kita Bersama, Master Your Future!!”.

 

Foto Terkait Berita

Berita Terbaru

Floating Icon