Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
 1 50-991    ID | EN      Login Pegawai
 
Berita DJKN
Wujud Nyata Pojok SMV, Kanwil DJKN Aceh - LPEI Selenggarakan CPNE dan Jajaki Pembentukan Desa Devisa
Rachmadi
Kamis, 30 Juni 2022 pukul 07:55:53   |   227 kali

Bener Meriah -  Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank yang merupakan salah satu special mission vehicle (SMV) Kementerian Keuangan bersinergi dengan Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Aceh menyelenggarakan Coaching Program For New Exporter (CPNE) kategori Mahir atau Expert Export dan menjajaki potensi pembentukan Desa Devisa untuk komoditas Kopi Gayo pada Rabu, (29/6) di Kabupaten Bener Meriah.


Acara yang merupakan implementasi dari Pojok SMV Kanwil DJKN Aceh ini merupakan buah dari sinergi yang baik antara Kanwil DJKN Aceh, LPEI, serta dinas terkait baik di Provinsi Aceh maupun di Kabupaten Bener Meriah. Adapun kunjungan ke calon lokasi Desa Devisa dihadiri oleh Kepala Kanwil DJKN Aceh, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bener Meriah, Kepala Divisi Jasa Konsultasi LPEI, serta Kepala Bidang Lelang sekaligus Duta Transformasi Kanwil DJKN Aceh.


Paparan LPEI disampaikan oleh Hindra Soe, yang merupakan Praktisi dan Eksportir Kopi dan dihadiri oleh 39 orang UMKM dengan kategori Mahir atau Expert Eksport yang berasal dari seluruh Provinsi Aceh. Sebanyak 33 orang UMKM yang berasal dari Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah menghadiri langsung, sedangkan pelaku UMKM yang berasal dari Kabupaten/Kota lain menyimak melalui aplikasi zoom meeting. Acara berlangsung hangat dan dipenuhi oleh diskusi yang konstuktif dari para peserta maupun narasumber yang hadir.


Di waktu yang berbeda, LPEI bersama Kanwil DJKN Aceh yang didampingi oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Perwakilan Dinas Koperasi dan UKM serta DPRK Bener Meriah melakukan kunjungan ke calon lokasi Desa Devisa. 118 Petani Kopi yang berasal dari lima desa dengan antusias menunjukkan dan menjelaskan perkebunan kopi miliknya.

Dalam sambutannya, Kepala Kanwil DJKN Aceh Syukriah HG menjelaskan bahwa proses pembentukan Desa Devisa bukanlah proses yang bisa dicapai hanya dalam waktu 1-2 hari, namun membutuhkan proses yang komprehensif. "Kita semua harus semangat dan yakin bahwa proses yang kita lakukan pada akhirnya dapat menghasilkan sesuatu yang kita harapkan," tutur Syukriah. Gerald Grisanto selaku Kepala Divisi Jasa Konsultasi LPEI kemudian menjelaskan proses atau tahapan dalam menuju Desa Devisa. (Narasi/Foto: Tim Publikasi/Rachmadi)

Foto Terkait Berita
Peta Situs | Email Kemenkeu | FAQ | Prasyarat | Wise | LPSE | Hubungi Kami | Oppini