Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
 1 50-991    ID | EN      Login Pegawai
 
Berita DJKN
Penerima PMN Klaster Infrastruktur Tanda Tangani LoC di Sela Peresmian Tol Binjai-Stabat
Alief Ibnu Nuzul
Jum'at, 04 Februari 2022 pukul 16:47:49   |   248 kali

Langkat – Tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN)/Lembaga klaster infrastruktur melakukan penandatanganan Letter of Commitment (LoC) Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun 2021 pada Jumat, (4/2) di Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara. Ketiga BUMN/Lembaga tersebut adalah PT Hutama Karya (Persero), PT Waskita Karya (Persero), dan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), yang pada tahun 2021 lalu menerima PMN masing-masing senilai Rp25,208 triliun, Rp7,9 trilliun, dan Rp14,423 triliun.

Penandatanganan LoC itu merupakan bentuk komitmen para penerima PMN untuk bertanggung jawab memastikan dana PMN yang bersumber dari pajak, penerimaan negara bukan pajak (PNBP), dan pembiayaan itu digunakan dan dikelola berdasarkan prinsip good governance. Sejak tahun 2021, Pemerintah melalui Kementerian Keuangan mewajibkan para penerima PMN untuk menyusun Key Performance Indicator (KPI) atas rencana penggunaan dana PMN dari APBN.

Kegiatan penandatanganan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peresmian Jalan Tol Binjai-Langsa Seksi I, Binjai-Stabat oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang bertempat Gerbang Tol Stabat, Kabupaten Langkat.

Turut hadir pada acara tersebut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Wakil Menteri BUMN Kartika Wiroatmodjo, dan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi.

Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa jalan nasional yang terkoneksi, akan menghubungkan sentra-sentra produksi, daerah-daerah yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan, sehingga dapat membuka peluang usaha baru, terutama bagi area yang berada di sekitar jalan tol.

“Jalan ini juga akan mempermudah akses ke berbagai destinasi wisata yang ada di Sumatera Utara, misalnya kawasan wisata Bukit Lawang di Bahorok, kawasan wisata Tangkahan, kawasan wisata rohani Tuan Guru di Tanjung Pura, Langkat. Dan ini kesempatan yang sangat baik untuk mengembangkan potensi-potensi yang ada di daerah. Potensi-potensi yang dikelola oleh masyarakat lokal,” tambahnya.

Ruas tol Binjai-Stabat memiliki total Panjang 11,8 kilometer dan merupakan bagian dari jalan tol Binjai-Langsa sepanjang 131 kilometer. Proyek yang dikerjakan oleh PT Hutama Karya ini turut memanfaatkan Rp1,511 triliun dari total Rp25,308 triliun dana PMN 2021 yang disertakan pada perusahaan untuk menuntaskan pengerjaan Jalan Tol Trans Sumatera.

Alokasi PMN dalam APBN merupakan bentuk dukungan Pemerintah kepada BUMN yang mendapat penugasan pembangunan infrastuktur prioritas. Hal ini ditujukan untuk meningkatkan daya saing nasional serta diharapkan dapat mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional sebagai dampak pandemi Covid-19. (alf, foto: setpres)

Foto Terkait Berita
Peta Situs | Email Kemenkeu | FAQ | Prasyarat | Wise | LPSE | Hubungi Kami | Oppini