Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
 1 50-991    ID | EN      Login Pegawai
 
Berita DJKN
Penandatanganan KPI PMN, Menkeu Harapkan PMN Digunakan untuk Kesejahteraan Rakyat dan Pemulihan Ekonomi
Slamet Adi Priyatna
Senin, 27 Desember 2021 pukul 16:34:30   |   211 kali

Denpasar - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan pengembangan pelabuhan Benoa Bali dalam konsep Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) mendapat dukungan pemerintah melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp1,2 triliun. “Pemerintah memberikan PMN yang berasal dari APBN 2021 kepada BUMN sebagai penguatan keuangan BUMN, karena harus melakukan beberapa misi atau langkah-langkah program pembangunan yang sangat penting,” ujarnya saat menyaksikan penandatanganan Key Performance Indicator (KPI) atau Indikator Kinerja Utama terkait dengan PMN Tahun 2021 oleh Dirut Pelindo dan Dirut PPI pada Jumat, (24/12).


Menkeu berpesan bahwa PMN ini diambil dari uang rakyat dan bukan merupakan pemberian cuma-cuma. Diharapkan dengan PMN ini, dapat digunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat serta mendorong pemulihan ekonomi Bali dan membangkitkan kembali sektor pariwisata Bali yang sempat terpuruk karena pandemic covid-19 .


Selain itu, PMN merupakan tanggung jawab profesional dari para Direksi dan pekerja BUMN sebagai tata kelola korporasi yang baik atau good corporate governance. Kementerian Keuangan sebagai an ultimate shareholder dan Kementerian BUMN sebagai proxy shareholder adalah sebagai guardian BUMN agar mampu mendeliver.


BMTH menjadi tumpuan sektor pariwisata dan  Pelabuhan Benoa Bali juga menyediakan fasilitas untuk Terminal Curah Cair dan Terminal Petikemas. Akses untuk menuju terminal barang berbeda dengan akses menuju fasilitas pariwisata dan meningkatkan kunjungan kapal pesiar sebesar 4 kali lipat.


Hadir dalam kegiatan ini antara lain Dirjen Kekayaan Negara Rionald Silaban, Direktur Kekayaan Negara Dipisahkan Meirijal Nur, Dirut ITDC Abdulbar M.Mansoer, Wamen II BUMN Kartika Wiroadmodjo dan Kepala Kanwil DJKN Bali dan Nusa Tenggara Anugrah Komara.

Di tempat yang sama, Dirjen Kekayaan Negara Rionald Silaban menjelaskan tentang PMN dan kekayaan negara yang dipisahkan.


Sedangkan Dirut PT Pelindo Arif Suhartono melaporkan dan menjelaskan tentang pengembangan BMTH yang akan mengedepankan conten local wisdom  dengan mengedepankan nilai, budaya dan arsitektur Bali.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari PMN kepada PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo dengan nilai sebesar Rp1,2 triliun untuk pengembangan Pelabuhan Benoa, Bali terutama untuk kunjungan kapal pesiar. Selain itu, Kebijakan PMN 2021 ini diarahkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mendukung berbagai kebijakan pemerintah. Khususnya untuk memperkuat struktur permodalan terutama kepada BUMN dan dampak sosialnya cukup besar. (Kanwil DJKN BaliNusra)

Foto Terkait Berita
Peta Situs | Email Kemenkeu | FAQ | Prasyarat | Wise | LPSE | Hubungi Kami | Oppini