Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
 150-991    ID | EN      Login Pegawai
Berita DJKN

Rumah Ekspor, Sebuah Momentum untuk Akselerasi Ekspor Produk Indonesia

Senin, 18 Oktober 2021 pukul 18:50:57   |   196 kali

Surakarta - Sebagai salah satu bentuk pelaksanaan mandat untuk mendorong pengembangan Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi (UMKM) berorientasi ekspor serta menindaklanjuti arahan Menteri Keuangan untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi antar instansi dalam Kementerian Keuangan maupun bersama kementerian/lembaga yang lain, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) bersama Kementerian Keuangan telah mencanangkan konsep Rumah Ekspor yang merupakan wadah yang dapat dimanfaatkan bagi seluruh pemangku kepentingan baik K/L, pemerintah daerah maupun pelaku usaha yang ditujukan untuk menawarkan solusi dalam melakukan kegiatan berorientasi ekspor.

Direktur Kekayaan Negara Dipisahkan Direktorat Jenderal kekayaan Negara (DJKN) Kemenkeu Meirijal Nur menyampaikan bahwa rumah ekpor adalah tempat berinteraksi berbagai institusi yang mendukung pelaksanaan ekspor, baik dari internal Kementerian Keuangan dalam hal ini Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Lembaga Nasional Single Window (LNSW), dari pemerintah daerah, terutama LPEI, dan special mission vehicle (SMV) lainnya. Hal ini disampaikannya saat acara Temu Wicara Pemangku Kepentingan pada Jumat (15/10) di Rumah Ekspor, Surakarta, Jawa Tengah. 

“Dengan sinergi berbagai institusi ini kami mengharapkan kita bisa membangung sebuah rencana besar dalam mengakselerasi pertumbuhan ekspor di Indonesia khususnya di wilayah Surakarta. Kami mengharapkan kita dapat memanfaatkan momentum ini untuk bersama sama bangkit dan mudah mudahan rencana besar ini dapat kita wujudkan. Karena kami yakin dengan bekerjasama bahu membahu berpegangan tangan untuk melejit Kembali mengejar ketertinggalan kita dalam dua tahun ini akibat pandemic Covid-19,” ujar Meirijal.

Dalam acara yang juga dihadiri oleh Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka, Direktur Eksekutif LPEI, Daniel James Rompas menyampaikan rumah ekspor ini diharapkan menjadi solusi pelaku usaha yang berorientasi ekspor khususnya di wilayah Surakarta. “Sesuai mandat kami, gotong royong seluruh kementerian dan lembaga ini diharapkan meningkatkan nilai dan volume ekspor yang berkelanjutan di Surakarta, Jawa Tengah dan sekitarnya,” ungkapnya.

Sebagai informasi, tidak hanya sinergi antar K/L, rumah ekspor akan menyediakan National Export Dashboard (NED). NED merupakan dashboard panel data terintegrasi yang memvisualisasikan data, informasi dan analisis kinerja ekspor nasional seperti sebaran wilayah, jenis komoditas, dan negara tujuan ekspor. Akses data ini yang kemudian dapat dimanfaatkan baik oleh pelaku usaha ekspor di Surakarta dan sekitarnya maupun pemangku kepentingan lainnya untuk menyusun strategi ekspor ke depan serta kajian dan penelitian.

Foto Terkait Berita
Peta Situs | Email Kemenkeu | FAQ | Prasyarat | Wise | LPSE | Hubungi Kami |