Dukung UMKM, DJKN Pasarkan Bunga melalui Lelang.go.id
Faza Fakhriyan Wildan
Senin, 14 Juni 2021 pukul 18:10:58 |
640 kali
Jakarta – Pandemi covid-19 yang melanda seluruh dunia memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap penggiat Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Pemberlakuan pembatasan sosial di beberapa daerah menyebabkan penurunan omset akibat sepinya pembeli yang hadir. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) melalui Direktorat Lelang hadir dengan memberikan alternatif jual beli berupa lelang.go.id. “Salah satu produk UMKM seperti hasil budidaya tanaman bunga oleh petani bunga dapat dipasarkan melalui lelang.go.id. Lelang online untuk memasarkan hasil petani bunga menjadi salah satu alternatif pemasaran dengan sistem yang unik,” ungkap Direktur Lelang DJKN Joko Prihanto dalam webinar yang bertajuk Potensi Lelang Bunga pada Senin (14/6) secara daring melalui kanal zoom.us dan youtube.
Joko menjelaskan bahwa lelang tanpa kehadiran peserta dengan memanfaatkan aplikasi lelang.go.id memiliki peran yang sangat strategis untuk mendukung pelaku UMKM untuk memperoleh nilai tambah/keuntungan yang signifikan dengan penjualan sistem lelang. Adanya teknologi memungkinkan lelang.go.id untuk berevolusi menuju peran idealnya dalam menyediakan model transaksi yang efektif, efisien, kompetitif dan transparan. “Hal tersebut dikarenakan lelang.go.id memilik sarana prasarana yang cukup handal dalam melaksanakan lelang melalui internet, dan didukung sumber daya manusia yang professional di seluruh Indonesia,” terangnya menjelaskan.
Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa terdapat potensi besar dari UMKM yang bergerak pada industri florikultura untuk dipasarkan melalui lelang.go.id. Penjualan produk florikultura melalui lelang.go.id memungkinkan penjual memiliki pasar yang sangat luas dan dapat menjangkau seluruh daerah di Indonesia. Lelang.go.id juga akan memberikan kemudahan bagi calon pembeli untuk dapat memiliki bunga dari seluruh daerah di Indonesia yang tiap daerah memiliki keunikan florikultura masing-masing. “Produk petani yang patut dipertimbangkan dalam kegiatan Lelang online yaitu tanaman hias atau florikultura yang merupakan komoditi dengan keindahan sebagai daya tariknya,” terang Joko.
Pada kesempatan yang sama, Narasumber Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif, Deputi Bidang Pemasaran, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Yuana Rochma Astuti menjelaskan peran Kemenparekraf dalam mendukung pemasaran bunga melalui lelang.go.id. Menurutnya, penjualan bunga melalui lelang.go.id memunculkan peluang baru seperti memudahkan penjualan keseluruh Indonesia, dapat mendukung event bunga skala Nasional ataupun Internasional dan akan meningkatkan tingkat kesejahteraan petani bunga di Indonesia.
Sedangkan Direktur Buah dan Florikultura, Direktorat Jenderal Holtikultura, Kementerian Pertanian (Kementan) Liferdi Lukman yang menjadi narasumber lainnya menjelaskan peran Kementan dalam menjaga industri florikultura. Ia mengatakan bahwa pihak Kementan saat ini sudah bekerjasama dengan para petani dan juga perusahaan swasta dalam memasarkan produk florikultura secara lelang. "Namun proses lelang ini harus memang belum maksimal sehingga masih sangat dibutuhkan peran pemerintah dalam hal ini DJKN untuk dapat memfasilitasi petani bunga melalui lelang.go.id," ujarnya.
Menjadi pembicara terakhir Sekretaris Jenderal DPP Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) Trian Yuserma mengungkapkan dukungannya terhadap lelang.go.id. Ia mengatakan bahwa Askrindo siap bekerjasama dan sudah menyiapkan aplikasi yang akan terintegrasi dengan lelang.go.id. “Kami sudah menyiapkan aplikasi plug and play yang terintegrasi dengan jasa kurir dan pengiriman terpilih sehingga dapat menyelesaikan kebutuhan logistik lelang.go.id,” ungkap Trian. (fz/humas)
Foto Terkait Berita
Berita Terbaru