Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
 150-991    ID | EN      Login Pegawai
Berita DJKN

RUPS Tahunan PT SMI Sahkan RKAP Tahun 2021

Kamis, 17 Desember 2020 pukul 14:13:13   |   177 kali

Jakarta – PT Saranan Multi Infrastruktur (Persero) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan, rencana kerja dan anggaran perusahaan tahun 2021 pada Rabu (16/12) di Kantor Pusat DJKN, Jakarta. RUPS PT SMI yang dihadiri jajaran Dewan Direksi, Dewan Pengawas Syariah dan Direksi Perseroan ini dipimpin oleh Direktur Jenderal Kekayaan Negara Isa Rachmatarwata selaku kuasa untuk dan atas nama Menteri Keuangan mewakili Negara Republik Indonesia dalam kedudukannya sebagai Pemegang Saham PT SMI.

 

RUPS tersebut memutuskan beberapa hal diantaranya menyetujui dan mengesahkan Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) PT SMI Tahun 2021 serta menyetujui dan mengesahkan kontrak kinerja direksi dan dewan komisaris PT SMI Tahun 2021. Adapun RKAP tersebut telah dikaji dan mendapat persetujuan dari dewan komisaris, tentu saja dengan penyempurnaan dan perbaikan atas kekurangan yang disampaikan serta mempertimbangkan mitigasi risiko dengan proyeksi pertumbuhan keuangan tahun 2021.

 

Pada RUPS juga dijelaskan terkait highlight kinerja perseroan selama tahun 2020. Direktur Pengembangan Proyek dan Jasa Konsultasi Mohammad Ghozie Indra Dalel mengungkapkan bahwa dari sisi pelaksanaan mandat sebagai katalis percepatan pembangunan infrastruktur, hingga September 2020 PT SMI telah mendukung sebanyak 189 proyek komersial dan 67 proyek pemda senilai Rp686,5 triliun, sebanyak 56 proyek jasa konsultasi senilai Rp597 triliun dan 44 pengembangan proyek senilai Rp97 triliun. Adapun multiplier effect terhadap total komitmen tersebut sebesar 6,61 kali, sedangkan multiplier effect terhadap modal disetor sebesar 22,5 kali. Sektor pembiayaan tersebut masih di sektor jalan tol, diikuti dengan ketenagalistrikan, dan kemudian beberapa di sektor transportasi. Untuk sebaran wilayahnya sudah mulai terbagi, yakni mayoritas masih ada di Pulau Jawa sebesar 40,5%, diikuti oleh Pulau Sumatera sebesar 32%, dan daerah-daerah lain yakni Sulawesi, Kalimantan, Bali Nusa Tenggara dan Papua Maluku.

 

Sedangkan dari sisi pembiayaan publik, PT SMI memiliki sebaran lebih ke arah Indonesia di luar jawa, mayoritas ada di pulau Sumatera, diikuti Sulawesi, Maluku, Papua, Kalimantan, Bali dan Nusa Tenggara. Dari sisi pemakai masih sama seperti tahun lalu yaitu jalan, jembatan, RSUD, dan pasar. “Saat ini kami memiliki 23 Pemda dengan total outstanding sebesar Rp2,75 triliun,” kata Ghozie.


Selain itu, dipaparkan pula kinerja keuangan perusahaan tahun 2020. Direktur Pembiayaan dan Investasi Sylvi J. Gani menyebutkan bahwa total aset untuk tahun 2020 diproyeksikan akan mencapai Rp102,1 triliun atau meningkat sebesar 34,7% dibandingkan aset di tahun 2019. Sejalan dengan peningkatan aset, interest bearing liabilities (IBL) juga mengalami peningkatan menjadi Rp63,8 triliun. Sedangkan Net Interest Income (NII) mengalami penurunan karena adanya margin compression selama tahun 2020. “Namun demikian dengan beban yang terjaga, perseroan memproyeksikan untuk dapat membukukan laba bersih sebesar Rp1,75 triliun atau meningkat sebesar 3,03% dibandingkan tahun sebelumnya,” ujarnya. (humasDJKN)

Foto Terkait Berita
Peta Situs | Email Kemenkeu | FAQ | Prasyarat | Wise | LPSE | Hubungi Kami |