KUNJUNGAN KERJA DIRJEN DI KANWIL III DJKN PEKANBARU
N/A
Selasa, 19 Mei 2009 pukul 10:13:41 |
879 kali
DIRJEN KEKAYAAN NEGARA BERPANTUN
DI KOTA BERTUAH
“Sirih Kuning Sirih Dara, Sirih Tanya Beserta Cincin,
Hidup Beradat Aman Sejahtera, Budaya Lama tetap terjamin.
Sirih Berlipat Sirih Pinang, Sirih dari Pulau Mutiara,
Pemanis Kata Selamat Datang, Awal Bismillah Pembuka Kata”
Itulah pantun selamat datang kepada Bapak Hadiyanto, Direktur Jenderal Kekayaan Negara beserta rombongan yang terdiri atas Sekretaris DJKN, Direktur BMN II dan Direktur Hukum dan Informasi DJKN dalam kunjungan kerja sehari di Kanwil III DJKN Pekanbaru yang bertempat di Ruang Lelang KPKNL Pekanbaru pada hari Rabu tanggal 29 April 2009. Kunjungan kerja kali ini di dahului oleh kegiatan Team Trouble Shooting (TTS) yang terdiri atas Emmy Hermiati (Dit. HI), Rina Yulia (Dit BMN I), Indriasari Sundoro (Dit. BMN II), dan Nafiantoro (Dit. PKN) yang menginventarisasi seluruh permasalahan dan kendala yang ada serta memberikan problem solving.
Dalam acara tersebut, Bapak Agus Rijanto Sedjati, Kepala Kanwil III DJKN Pekanbaru memaparkan Kinerja Pengurusan Piutang Negara, Lelang dan dan Progress Penertiban BMN. Di tahun 2008, pencapaian realisasi hasil PNDS sebesar 100% dan Biad PPN sebesar 131% dari target yang ditetapkan, sedangkan Hasil Bersih Lelang mencapai 102% dan Bea Lelang mencapai 100%. Pada triwulan pertama tahun 2009, pencapaian PNDS baru mencapai 12,8% dan Biad PPN sebesar 15,47% dari target yang ditetapkan, sedangkan pencapaian hasil Bersih Lelang sebesar 37% dan Bea Lelang 13,5% dari target tahun 2009.
Dalam hal pelaksanakan Kegiatan Penertiban BMN, Kanwil III DJKN Pekanbaru yang terdiri atas KPKNL Padang, KPKNL Bukittinggi, KPKNL Pekanbaru, KPKNL Dumai, dan KPKNL Batam dengan cakupan 3 Propinsi yakni Riau, Kepulauan Riau dan Sumatera Barat telah menyelesaikan 99% dari 953 Satuan Kerja (Satker) dan hampir 94% telah sampai pada tahap SE-04, dan telah ditampilkan dalam portal MONIK sebanyak 731 Satker. Pada paparan ini juga ditampilkan Satker/lembaga diluar target K/L Instansi Vertikal yaitu Aset Barang Milik Asing/Cina sebanyak 98 objek, KKKS sebanyak 7 dari 9 Satker yang telah dikerjakan, Eks Pabean sebanyak 7 objek , eks PPA sebanyak 72 objek dan Otorita Batam sebanyak 10 Satker. Secara keseluruhan pencapian Kanwil III DJKN Pekanbaru telah menunjukkan hasil yang menggembirakan.
Kakanwil juga memaparkan jadwal dan Action Plan yang akan dilaksanakan dalam rangka penyelesaian sisa kegiatan Penertiban BMN. Dengan dukungan dari Kantor Pusat, dan semangat kerja dari seluruh jajaran di lingkungan Kanwil III DJKN Pekanbaru, maka Beliau optimis kegiatan ini dapat diselesaiakan sampai dengan bulan Juni mendatang.
“The Lucky number 13”, Kanwil III DJKN Pekanbaru merupakan kunjungan kerja yang ke-13 di Bumi Lancang Kuning Pekanbaru Kota Bertuah, Bapak Hadiyanto menyampaikan pantun sebagai salam pembuka :
Ke Pasar Baru dan Pasar Ambengan
Beli motor variasi dan sorban nelayan,
Ke Pekanbaru beserta rombongan,
Untuk monitor inventarisasi, penertiban dan penilaian.
Direktur Jenderal mengapresiasi positif atas pecapaian hasil kegiatan penertiban BMN pada Kanwil III DJKN Pekanbaru dan beliau berharap bahwa kita harus terus berkarya untuk dapat mencapai hasil yang lebih baik lagi, “Good is not enough when better is expected”. Mengenai sisa hasil Pelaksanaan Penertiban BMN, Direktur Jenderal berharap bahwa sisa 6% dari kegiatan Pelaksanaan Penertiban harus tetap dilakukan pengawasan agar pelaksanaan tersebut dapat sukses dilaksanakan. Selanjutnya beliau menanggapi beberapa hal terkait hasil observasi yang dilakukan oleh Tim TTS dan akan mendukung penuh agar kendala-kendala yang dihadapi untuk dapat diakomodir sehingga tidak menghambat penyelesaian tugas.
Direktur Jenderal juga memaparkan Road Map DJKN, dan pekerjaan-pekerjaan yang akan menanti setelah kegiatan Penertiban BMN ini selesai. Asset Negara sebagai indikator penting dalam pelaksanaan anggaran yang efektif merupakan Strategic Asset Management yang akan menjadi basis pelaksanaan tugas ke depan. Dalam kerangka itu maka 3T = Tertib Administrasi, Tertib Hukum dan Tertib Fisik harus menjadi acuan kita dalam mengelola aset negara dan pola pikir sebagai kandidat-kandidat Manager Asset perlu ditumbuh kembangkan.
Beliau menjelaskan bahwa Time line yang akan dikembangkan pada tahun 2010 adalah Asset Planning dan Hihghest and Best Use, Asset Planning merupakan kegiatan integrasi perencanaan penganggaran dan perencanaan Aset Negara sedangkan Hihghest and Best Use adalah optimalisasi pengelolaan Aset Negara. Melalui hal tersebut maka Belanja Aset akan lebih terencana dan lebih efesien. DJKN diharapkan dapat menjadi Pilot Project dalam menerapkan Asset Planning dan kedepan dapat disusun Guideline mengenai Asset Planning tersebut untuk diaplikasikan pada Satker lain.
Kunjungan kerja Direktur Jenderal yang kedua kalinya ini mampu memberikan spirit bagi seluruh jajaran di lingkungan Kanwil III DJKN Pekanbaru agar lebih optimal dalam menyelesaikan target penyelesaian Inventarisasi dan Penilaian serta tugas fungsi Pengurusan Piutang Negara dan Lelang di tahun 2009.
Seperti pepatah bilang, dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung, dan diakhir acara pantunpun dibaitkan.
“Pantun Bersambut Salam Terbuka, Susunan Kata Terangkai Indah
Cakap Sungguh Pak Dirjen Kita, Pantun diuntai Berbalas Sudah”
Tim Penulis,
Haposan Janyoss, Lidya, Dadang
Berita Terbaru