Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita DJKN
Pendirian PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia (The Establishment of Indonesia Infrastructure Guarantee Fund)

Pendirian PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia (The Establishment of Indonesia Infrastructure Guarantee Fund)

N/A
Senin, 04 Januari 2010 pukul 15:59:16 |   1636 kali

SIARAN PERS

Pendirian PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia

Pada hari ini, Rabu tanggal 30 Desember 2009 Pemerintah Indonesia mendirikan sebuah lembaga penjaminan yang diberi nama PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia atau PT. PII. Pendirian perusahaan ini dilaksanakan dengan penandatanganan akte pendirian oleh Direktur Jenderal Kekayaan Negara Bapak Hadiyanto pada tanggal 30 Desember 2009. Yang akan bertindak sebagai Direktur Utama adalah Ibu Sinthya Roesly, sedangkan Komisaris Utama adalah Bapak Freddy Rickson Saragih dan Komisaris Ibu Ayu Sukorini. Pendirian perusahaan ini merupakan bagian dari implementasi komitmen percepatan pembangunan infrastruktur yang juga menjadi salah satu pelaksanaan program 100 hari pemerintahan saat ini.
 
Keberadaan PT. PII diharapkan dapat melengkapi kerangka instrumen keuangan pendukung program Kerjasama Pemerintah Swasta (KPS/PPP) di bidang infrastruktur yang sebelumnya telah dibentuk oleh Departemen Keuangan seperti penyediaan dana land capping, penyediaan dana bergulir untuk pembebasan tanah (land revolving fund) dan pendirian PT. Sarana Multi Infrastruktur (PT. SMI).
 
Maksud dari didirikannya lembaga ini adalah, pertama, untuk menekan financing cost proyek-proyek KPS infrastruktur dengan cara meningkatkan kelayakan kredit (creditworthiness) proyek tersebut melalui pemberian jaminan terhadap risiko proyek yang diperjanjikan dengan Pemerintah. Kedua, perusahaan ini juga diharapkan dapat membantu Pemerintah dalam pengelolaan risiko fiskal dengan cara memberikan batas (ring fencing) bagi APBN agar terhindar dari akibat yang mendadak (sudden impact) dari klaim terhadap penjaminan yang diberikan kepada proyek-proyek infrastruktur. Ketiga, pendirian PT. PII diharapkan dapat meningkatkan kualitas proyek KPS dan membangun kerangka yang konsisten dan komprehensif dalam menilai dan memberikan penjaminan kepada proyek PPP.
 
Dengan penyertaan modal negara sejumlah Rp 1 triliun, perusahaan ini akan dimiliki 100% oleh Pemerintah. Seiring dengan penguatan kapasitas pengelolaan penjaminan dan bertambahnya proyek yang dijamin, Pemerintah berencana untuk meningkatkan modalnya secara bertahap di masa yang akan datang.
 
Perusahaan ini didirikan sebagai sebuah PT BUMN dan akan dijalankan secara komersial serta dikelola secara profesional untuk mendapatkan rating penjaminan yang diharapkan akan mencapai peringkat investasi (investment grade). Peningkatan rating akan dilakukan dengan pengelolaan penjaminan yang profesional, pelibatan lembaga multilateral yang memiliki peringkat AAA dan kerjasama penjaminan dengan pihak lain.
Perusahaan ini juga didukung oleh lembaga-lembaga multilateral, termasuk Bank Dunia yang telah menyiapkan pinjaman sebesar Rp 1,5 triliun untuk membantu pendanaan PT. PII dan mengembangkan standar pengelolaan dan pelayanannya. Di masa yang akan datang Perusahaan juga diharapkan dapat melakukan kerjasama dengan lembaga-lembaga keuangan multilateral yang lain dalam melakukan penjaminan.
                                                                                   
                                                                       
                                                                                                                                         Direktur Barang Milik Negara II,
 
                                                                                                                                                              ttd
 
 
                                                                                                                                         Arif Baharudin
                                                                                                                                         NIP 060082865
 
 
Klik di sini untuk men-download versi aslinya

Versi Bahasa Inggris
English Version
 
 
 
Press Release
The Establishment of Indonesia Infrastructure Guarantee Fund
(PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia)

 
 
Jakarta, Wednesday, December 30, 2009
 
The Government of Indonesia today established a guarantee fund under the name PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT. PII). The establishment of this fund held by signing of the deed establishment by Director General of State Asset Management Mr. Hadiyanto at December 30, 2009. Board of Director of PT. PII is Mrs. Sinthya Roesly, and Board of Commissioner are Mr. Freddy Rickson Saragih and Mrs. Ayu Sukorini. The establishment of this fund is part of the Government’s commitment in accelerating the infrastructure which is also mentioned in the first 100 days priority program of the new cabinet.
 
The existence of PT. PII is to complete the framework of PPP infrastructure financing facilities which has been developed by the Ministry of Finance including the allocation of land capping, the provision of land revolving fund and the establishment of PT. SMI (Indonesia Infrastructure Fund).
 
The objectives of establishing this fund is firstly to reduce the cost of financing of PPP infrastructure projects by improving quality of the PPP projects and their creditworthiness through the provision of guarantees for government obligation in the PPP contracts. Second, PT. PII is expected to help the Government manage its fiscal risk better by ring fencing government obligations vis-à-vis guarantees. Third, the establishment of PT. PII will improve the quality of PPP projects and establish a comprehensive and consistent framework for appraising projects and making decisions regarding provision of Government guarantees to PPP projects.
 
PT. PII is owned 100% by the Government and established with Rp 1 trillion initial capital. Additional capital is expected to be provided in coming years as the coming years as the company establishes itself and its operating procedures for managing guarantees and the demand for guarantees increases with the increasing numbers of PPP infrastructure projects.
 
PT. PII is being established as a State-Owned Company. It will be commercially run and managed to achieve a rating that is targeted towards an investment grade. The rating will be maintained and improved through the professional management of guarantees, involvement of AAA rated multilateral agencies, and partnership with other multilateral and bilateral agencies in providing guarantees.
 
The establishment and operationalisation of PT. PII is being supported by multilateral agencies including the World Bank. The World Bank is preparing a Rp 1.5 trillion project to help capitalize PT. PII, and develop its project appraisal standards and other operational standards. In the future, PT. PII is also expected to partner with other financial agencies in arranging guarantee products.
 
 
                                                                                                                                                  Director of State Asset II,
 
 
                                                                                                                                                  Signed


                                                                                                                                                   Arif Baharudin
                                                                                                                                                   NIP 060082865
 
 
 Click Here To Download Original Version

 

Berita Terbaru

Floating Icon