Berita DJKN

Itjen Kemenkeu Dukung Transformasi Digital DJKN Melalui Peran Pengawasan

Kamis, 25 Juli 2019 pukul 21:17:32   |   289 kali

Purwokerto –  Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan (Itjen Kemenkeu) turut mendukung digitalisasi proses bisnis dan budaya organisasi yang akan dilakukan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN). Demikian disampaikan Inspektur Jenderal IV Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan Elman Ritonga dalam diskusi bersama para peserta Rakernas DJKN 2019 pada Kamis (25/7) di Purwokerto.

“Inspektorat Jenderal melakukan tugas yang saling memperkuat (DJKN-red), khususnya Irjen IV bertugas melakukan pengawasan terhadap kegiatan yang dilakukan oleh DJKN,” jelas Elman. Menurutnya, peran pengawasan yang dilakukan Itjen Kemenkeu bertujuan untuk mendorong terciptanya ketaatan, manajemen risiko dan tata kelola yang baik dalam proses bisnis. Dalam paparannya, ia juga mengapresiasi program pencanangan zona integritas yang sudah dilakukan oleh DJKN. “Hal ini sangat baik dilakukan untuk peningkatan reputasi dan integritas DJKN”, ujarnya.

Lebih lanjut, Auditor Madya Inspektorat IV Agus Arbiyanto memberikan penjelasan tambahan terkait penguatan Unit Kepatuhan Internal (UKI). “Peningkatan penggunaan teknologi, informasi, dan komunikasi dapat dilakukan sebagai alat bantu pemantauan proses bisnis,” tambahnya. Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa peran pimpinan unit kerja diperlukan agar pemantauan proses bisnis oleh UKI dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan.

Mengakhiri diskusi bersama Itjen, Kepala Bagian Organisasi dan Kepatuhan Internal DJKN Jose Arif Lukito  menegaskan bahwa penguatan integritas dan penguatan UKI dalam organisasi merupakan suatu hal yang penting dan relevan dalam transformasi digital. “Transformasi digital sangat relevan dengan penguatan UKI dan penguatan integritas sehingga proses bisnis dapat terlaksana sesuai dengan SOP yang sudah ditetapkan”, pungkasnya.

Di tempat yang sama, dokter RS. JIH Yogyakarta dr. Mulia Ulfah memberikan pencerahan kepada peserta Rakernas terkait "Gaya hidup Sehat". Hal ini dilakukan agar pegawai DJKN yang mempunyai aktivitas padat sehari-hari dapat melaksanakan tugas dengan optimal dan dapat mewujudkan work life balance. (Anggit/Brilly/Faza/Popon-Humas DJKN)

 

Foto Terkait Berita