Berita DJKN

PT Geo Dipa Energi Akan Tingkatkan PNBP dan Lakukan Efisiensi Biaya Operasi

Rabu, 26 Desember 2018 pukul 10:02:05   |   375 kali

Jakarta – PT Geo Dipa Energi akan melakukan beberapa hal besar sepanjang tahun 2019-2023 antara lain, meningkatkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) seiring peningkatan produksi, melakukan pembayaran dividend pada tahun 2021 yang diproyeksikan perusahaan dapat membukukan akumulasi laba positif setelah 18 tahun operasi, melakukan efisiensi operasi, dan peningkatan proper tata kelola pembangkit. Hal ini merupakan kesimpulan Rapat Umum Pemegang Saham PT GDE (Persero) mengenai Pengesahan Rencana Jangka Panjang (RJP) Tahun 2019-2023 yang disampaikan oleh Direktur Utama PT GDE Riki Ibrahim pada Jumat, (21/12) di Kantor Pusat DJKN, Jakarta.


Rapat yang dipimpin oleh Direktur Jenderal Kekayaan Negara Isa Rachmatarwata selaku Kuasa Pemerintah RI sebagai pemegang saham mayoritas PT GDE (Persero) ini, diadakan  untuk mengesahkan RJP tahun 2019-2013 dan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) PT GDE (Persero) Tahun 2019.


Selain dihadiri oleh Dirjen Kekayaan Negara sebagai pemegang saham mayoritas, RUPS ini juga dihadiri Munif Budiman dari PT PLN (Persero) selaku pemegang saham minoritas, Direktur Kekayaan Negara Dipisahkan Dedi Syarif Usman, Tenaga Pengkaji Restrukturisasi, Privatisasi, dan Efektivitas Kekayaan Negara Dipisahkan Arik Hariyono. Sementara Direksi Geo Dipa lengkap dipimpin oleh Direktur Utama Riki Ibrahim dan Dewan Komisaris PT GDE.


Dalam RUPS ini, Dirut Utama Riki Ibrahim dan direksi lainnya menyampaikan hal-hal yang akan dilakukan oleh PT GDE yaitu terkait pemetaan usaha (profil perusahaan, Working Map, evaluasi RJP 2014-2018), strategi perusahaan dan program kerja (Analisa SWOT PT GDE, rencana pencapaian strategis, dan rencana program kerja) serta proyeksi keuangan 2019-2023.   

Terkait Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2019, Riki menyampaikan bahwa pada tahun 2019, Geo Dipa akan melakukan optimalisasi Dieng dengan target produksi rata-rata sebesar 53 MW. “Optimalisasi ini dilaksanakan antara lain dengan workover tie back empat sumur, acidizing dua sumur, retrofit system eksitasi dan proteksi, dan pengadaan komponen cooling tower,” ujarnya.


Selain optimalisasi Dieng, ia juga menyampaikan mengenai optimalisasi Patuha dengan target produksi rata-rata sebesar 52 MW. Dirinya juga menyampaikan program pengembangan Usaha 2019 yakni PLTP Small Scale Dieng, pengembangan binary, PLTP Dieng unit 2 & PLTP Patuha unit 2, area Candradimuka, dan WKP Arjuno Welirang & WKP Candi Umbul Telomoyo.


Menanggapi usulan dalam RUPS ini, Dirjen Kekayaan Negara berharap agar pada tahun 2019 lebih memperhatikan beban produksi agar lebih efisien dan memperhatikan proyeksi keuangan. Ia juga menyoroti mengenai profil biaya investasi dari tahun ke tahun agar perusahaan dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan target yang diharapkan. Selain itu terkait dengan Indikator Kinerja Utama Direksi 2019, diharapkan untuk lebih memperhatian outcome perspective, bukan hanya output orientation, agar lebih measurable bagi perusahaan serta menjalani proses yang benar. RUPS Tahun 2019 yang diajukan oleh Direksi PT Geo Dipa dengan mengusung tema ‘Optimalisasi dan Efisiensi pada Sisi Operasi dan Pengembangan”. (Humas)

 

 

Foto Terkait Berita