Berita DJKN

Pelantikan Pejabat Eselon III Kementerian Keuangan, Sri Mulyani: Pejabat Eselon III Bentuk Culture dan Value Organisasi

Kamis, 10 Mei 2018 pukul 09:07:38   |   808 kali

Jakarta – Kementerian Keuangan menyelenggarakan pelantikan dan pengambilan sumpah 366 pejabat eselon III di lingkungan Sekretariat Jenderal (Setjen) Kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB), dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Pelantikan dan pengambilan sumpah dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Hadiyanto di  Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Rabu, 9 Mei 2018. Kegiatan ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Dalam arahannya, Sri Mulyani mengingatkan para pejabat yang baru dilantik mengenai tanggung jawab besar yang harus diemban dan pentingnya posisi eselon III. Di berbagai organisasi, posisi middle management, yaitu semua eselon III, adalah posisi kunci bagi organisasi agar bisa berjalan secara reliable dan diandalkan. Posisi ini juga merupakan kunci bagi organisasi untuk bisa menciptakan suatu culture, values (nilai-nilai), dan budaya organisasi yang baik karena posisi pejabat eselon III sangat dekat dengan seluruh staf di lingkungan Kementerian Keuangan. Demikian Sri Mulyani dalam  arahannya. 

”Hal tersebut membuat role kepemimpinan atau peran kepemimpinan, model kepemimpinan, figur yang dipanut, figur yang dijadikan acuan,  adalah pejabat eselon III. Seluruh jajaran (sejumlah) 74.000 karyawan Kementerian Keuangan akan menyadari dan melakukan aktivitasnya sehari-hari sesuai dengan tingkah laku eselon III,” tambahnya.


Pengelolaan Kekayaan Negara Harus Lebih Kreatif

Lebih lanjut dalam arahannya Sri Mulyani menjelaskan bahwa Kementerian Keuangan merupakan sebuah institusi yang memiliki tugas sebagai pengelola  sekaligus penjaga keuangan negara. “Sebagai pengelola kekayaan negara, tugas seluruh jajaran Kementerian Keuangan adalah memastikan bahwa instrumen keuangan negara bisa digunakan secara efektif, benar, bertanggung jawab demi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat dan selurus-lurusnya penyelenggaraan negara.” ujar Sri Mulyani.

Mengenai tugas dan fungsi DJKN, Sri Mulyani menekankan kepada para pejabat DJKN agar terus memiliki mindset yang jauh lebih kreatif, inovatif, dan memberi nilai tambah dalam mengelola kekayaan negara. Aset negara yang diperoleh dari penerimaan pajak tidak seharusnya menjadi barang mati yang tidak produktif. Sri Mulyani berharap DJKN melalui pejabat eselon III mampu menjadi motor penggerak dalam reformasi pengelolaan dan penggunaan BMN sehingga mampu menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat dan ekonomi.


Dedikasi Pegawai Kemenkeu Adalah Untuk Negara

Sedikit menyinggung tentang tahun politik yang sedang berlangsung di Indonesia, Sri Mulyani berharap agar semua pegawai Kementerian Keuangan dapat menyampaikan aspirasi politik sesuai etika dan aturan. Dalam tahun politik ini, para pejabat diharapkan tetap memiliki fokus, loyalitas, dan dedikasi yang jelas sesuai dengan sumpah jabatan yang diucapkan di hadapan Tuhan. "Saya minta kepada seluruh jajaran di Kementerian Keuangan untuk membaca dan mematuhi tata cara kita sebagai Warga Negara Indonesia pasti memiliki aspirasi politik, namun tetap loyal dan dedikasinya adalah untuk negara", ujarnya.

Menutup arahannya, Sri Mulyani berpesan agar seluruh jajaran Kementerian Keuangan mendukung suksesnya penyelenggaraan Annual Meeting– World Bank 2018. Sri Mulyani menekankan bahwa kegiatan tersebut bukan ajang menghamburkan uang, melainkan event penting yang akan membahas mengenai masalah perekonomian global, keamanan, keuangan global dan bagaimana kebijakan untuk menjaga perekonomian secara bersama-sama. “Saya berharap kita semua semakin mampu menjadi tuan rumah yang baik," pungkasnya. (Humas DJKN)

Foto Terkait Berita