Gender: Not Equity but Equality
Dita Angelia Dwi Hastuti
Jum'at, 02 Maret 2018 pukul 16:58:01 |
1562 kali
Serang - Untuk pertama kali Kanwil DJKN Banten mengundang Direktur Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), Rahayu Puspasari dalam acara sharing session “Peran Pengarusutamaan Gender bagi peningkatan Kinerja Pegawai” pada Kamis (1/3). Dalam sambutannya, Kepala Kanwil DJKN Banten, Tedy Syandriadi mengemukakan konsep gender sering disalah artikan dengan lelaki dan perempuan, padahal gender adalah pembagian peran akibat konstruksi sosial. Tedy menekankan hakikat pengarusutamaan gender adalah bagaimana memanusiakan manusia. Acara tersebut tidak saja dihadiri oleh perwakilan dari seluruh jajaran Kanwil DJKN Banten, tetapi juga perwakilan dari komunitas Women’s March Serang.
Dalam Sharing session tersebut Puspa sapaan
Direktur LMAN menekankan dalam pengarusutamaan gender tentang kesetaraan
bukan kesamaan. Setiap gender mempunyai karakterisktik dan kebutuhan yang
berbeda, yang paling penting adalah bagaimana mengakomodasi kebutuhan semua
gender. Pada kenyataannya kebijakan yang dibuat belum tentu mengakomodasi hal
tersebut, sehingga menyebabkan ketidakadilan gender. Kebetulan gender yang
sering kali menerima ketidakadilan adalah perempuan, yang acapkali menerima stereotype dan beban ganda. Untuk
mengembangkan dirinya, perempuan harus mempunyai tujuan hidup untuk
mengembangkan diri.
Dalam acara ini pula Puspa
membagikan beberapa kunci kesuksesannya mulai awal karir sampai berhasil
menjadi Direktur LMAN, yang paling penting adalah jangan pilih-pilih dan
menunda pekerjaan. Terlebih sebagai perempuan yang mempunyai beban ganda kita
harus mempunyai manajemen waktu yang bagus, antara waktu kita sebagai perempuan
dan pengembangan diri.
Foto Terkait Berita
Berita Terbaru