Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita DJKN
KPKNL Mataram Menggapai SMART-C

KPKNL Mataram Menggapai SMART-C

N/A
Rabu, 22 Februari 2017 pukul 16:31:42 |   3987 kali

Mataram - Mengenakan seragam batik yang dominan berwarna hijau, seluruh pegawai Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Mataram melakukan penandatanganan Kontrak Kinerja Kemenkeu-Four dan Kemenkeu-Five pada Selasa, 21 Februari 2017. Harapannya realisasi  IKU Tahun 2017 senada dengan warna seragam tersebut ‘hijau’ (tercapai).

Meskipun berlangsung sederhana namun tak mengurangi “kesakralan” karena para pegawai menyadari penanda-tanganan ini merupakan sebuah komitmen/janji yang dituangkan secara tertulis dengan disaksikan oleh atasan.

Patut disimak, setiap pegawai KPKNL Mataram mempunyai 10 Indikator Kinerja Utama (IKU) sebagai batas maksimal dari IKU selain pemilik peta. Dengan begitu akan banyak kegiatan yang dilaksanakan oleh setiap pegawai sehingga akan memberikan warna pada kantor. Setiap pegawai pun mempunyai ruang untuk berinovasi dan berkreasi dalam rangka meningkatkan kinerja kantor dan layanan kepada stakeholders.

Selepas prosesi penandatanganan Kontrak Kinerja, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Bali dan Nusa Tenggara Etto Sunaryanto berkesempatan memberikan pengarahan kepada seluruh pegawai.

Pria yang piawai memotivasi anak buahnya ini menekankan kembali bahwa Kontrak Kinerja merupakan awal siklus tahunan dan telah menjadi budaya kerja dari Kementerian Keuangan. Kontrak kinerja merupakan komitmen awal bagi setiap pegawai,  yang harus berusaha diupayakan dengan segenap sumber daya dan inovasi serta segala kreatifitas yang dimiliki untuk direalisasikan melalui cara-cara yang tepat dan memperhatikan risiko yang ada.

Penunjang pencapaian realisasi setiap IKU dalam Kontrak Kinerja adalah peningkatan kompetensi baik berupa diklat-diklat yang telah disiapkan maupun pendidikan ke luar negeri.

Kementerian Keuangan sangat terbuka bagi setiap pegawai yang ingin meningkatkan kompetensinya dan diharapkan setiap pegawai benar-benar maksimal memanfaatkan fasilitas dan kesempatan tersebut. Hal yang tidak kalah pentingnya adalah pelaksanaan monitoring dan evaluasi, karena target yang tidak terpantau tentunya tidak akan tercapai.

Seminggu sebelum penandatanganan kontrak kinerja ini, Seksi Kepatuhan Internal KPKNL Mataram mengadakan coaching clinic dengan masing-masing seksi dan sub bagian umum. Tujuannya agar setiap pegawai benar-benar memahami kelahiran IKU-nya sejak awal.

Hari Sutarmin, Kepala Seksi Kepatuhan Internal menjelaskan bahwa kriteria yang harus dipenuhi dalam menyusun IKU adalah SMART-C yang mengandung arti Spesific = tidak bermakna ganda,  Measurable = dapat diukur dengan jelas, Agreeable = disepakati oleh pemilik IKU dan atasannya, Realistic = dapat dicapai dan target yang menantang, Time-bounded = memiliki batas waktu pencapaian dan Continously Improved = kualitas dan target berkembang dan selalu disempurnakan.

Lebih lanjut Hari menambahkan berdasarkan hasil kegiatan pemantauan Seksi Kepatuhan Internal atas kegiatan lelang Barang Milik Negara (BMN) berupa inventaris kantor yang nilai perolehannya di bawah Rp100 juta, didapatkan fakta bahwa rata-rata nilai limit hasil taksiran Satker atau pengguna barang relatif rendah. Agar hal tersebut tidak berulang kembali maka seksi Kepatuhan Internal mengusulkan kepada seksi Pelayanan Penilaian untuk melakukan bimbingan teknis (bimtek) penilaian barang inventaris (taksiran) kepada para pengguna barang.

Berdasarkan penelusuran, pengguna barang membutuhkan dan berharap mendapat bimtek menaksir barang inventaris, karena sejauh ini mereka belum memiliki bekal keilmuan yang cukup dalam menentukan nilai limit barang inventaris.

IKU kegiatan Bimtek ini dilekatkan pada Kepala Seksi Pelayanan Penilaian. IKU ini sangat menantang karena seksi penilaian akan mempunyai agenda besar dengan melaksanakan kegiatan revaluasi BMN. Oleh karena itu perencanaan dan pengaturan yang baik akan berperan penting dalam menghijaukan IKU tersebut. (penulis: B. Ika Apriandini ; Foto: Siska Jayanti)

Foto Terkait Berita

Berita Terbaru

Floating Icon