Garap Ceruk Pasar, Belasan Moge Ducati Dilelang
N/A
Minggu, 16 Oktober 2016 pukul 18:19:40 |
2306 kali
Ciputat – Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) melaui Direktorat Lelang dan Kantor Wilayah (Kanwil) DJKN dalam menjalankan fungsi pembinaan tak jemu-jemu mendorong Balai Lelang dan Pejabat Lelang Kelas II (PL II) untuk terus melakukan penggalian potensi lelang sukarela sehingga dapat memperkaya jenis aset yang dijual melalui lelang.
Gayung bersambut, 3D Auction menangkap pesan tersebut dengan menggelar lelang tematik berupa kendaraan bermotor roda dua berkapasitas besar atau dikenal dengan sebutan Moge khusus merk Ducati di Ciputat, Tangerang Selatan pada Minggu (16/10). Pelaksanaan lelang pada hari libur tersebut telah mendapat persetujuan dari Kepala Kanwil DJKN Banten selaku superintendent.
Sebanyak 12 unit Moge Ducati berbagai tipe dilelang secara sukarela oleh pemiliknya melalui Balai Lelang Tridaya alias 3D Auction. “Barang yang dilelang clear tidak terkait jaminan gadai atau fidusia”, jelas PL II Cahyono Dwi Prasetyo saat mengawali pelaksanaan lelang.
Seluruh Moge dilelang dalam kondisi prima. Unit termurah dibanderol dengan nilai limit sebesar Rp.117,5 juta yaitu Ducati tipe Monster S2R 800 sedangkan unit termahal dibanderol dengan nilai limit Rp.500 juta yaitu Ducati tipe Multistrada 1200 S. Meskipun hasil pelaksanaan lelang belum sesuai dengan yang diharapkan, namun lelang ini merupakan sebuah terobosan yang cukup bagus dalam memanfaatkan ceruk pasar di industri jasa lelang di Indonesia.
“Lelang Moge berdasarkan pengalaman saya boleh dikatakan ini yang pertama dilaksanakan di Indonesia. Kami bekerja sama dengan Ducati Desmo Owners Clubs Indonesia (DDOCI) yang terafiliasi langsung dengan Ducati di Italia. Lelang kali ini sangat unik karena yang dilelang varian motor ber-cc atau berkapasitas besar. Kami tidak merebut pangsa lelang motor bekas berkapasitas kecil tetapi mencoba menciptakan pasar baru untuk moge”, tutur Cahyono saat diwawancari di tempat lelang.
Pria yang sejak 2010 diangkat sebagai PL II wilayah Banten tersebut menambahkan bahwa lelang yang diselenggarakan juga bertujuan untuk memberikan edukasi ke masyarakat. Pihaknya ingin masyarakat luas mengetahui lelang adalah salah satu konsep atau sarana jual beli. Barang yang dilelang pun tidak semuanya murah, bermasalah atau berkaitan dengan hutang piutang.
Sebelum pelaksanaan lelang diselenggarakan open house pada Sabtu (15/10) yang memberi kesempatan kepada calon peserta lelang melihat dari dekat sekaligus mencoba (test drive) moge yang akan dilelang. Untuk menarik perhatian publik panitia melakukan konvoi Moge Ducati yang akan dilelang dari Senayan menuju lokasi open house/lelang di Ciputat. Konvoi juga diikuti beberapa anggota komunitas Ducati setempat.
Sejak dulu, Moge memang sangat diminati oleh beberapa kalangan di Indonesia, salah satunya merk Ducati. Dengan adanya event lelang dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin membeli Ducati. Selama ini untuk mencari Moge Ducati bekas hanya melalui showroom atau jual beli on line lain nya.
Terkait harga, beberapa unit yang dilelang harga limitnya di bawah harga pasaran, akan tetapi karena konsep lelang naik naik maka tidak menutup kemungkinan ketika terjadi bidding harga terbentuk lebih dari harga pasaran. Untuk menentukan harga unit, historical value mempunyai pengaruh yang signifikan pada harga Moge Ducati. (@wD/Fer)
Foto Terkait Berita
Berita Terbaru