KPKNL Denpasar Belajar Melukis Dengan Cahaya
N/A
Rabu, 28 September 2016 pukul 17:56:54 |
792 kali
Denpasar—Bertempat di Aula Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Denpasar, mini project “Setengah Jam Saja (SJS)” kembali dilaksanakan untuk kali kedua pada Rabu (21/09/2016). Kali ini topik yang diangkat adalah seputar Fotografi dengan menghadirkan Wiji Yudhiharso Kusumo Putro, Kepala Seksi Hukum dan Informasi (Kasi HI) yang juga penggemar Fotografi.
Dimulai Pukul 09.30, pertemuan kali ini juga dihadiri oleh Kepala KPKNL Denpasar, Syamsudin, yang sekaligus meresmikan program SJS ini. “Kita bersyukur diberi kesehatan dan kesempatan untuk menimba ilmu Fotografi dari Mpu-nya langsung, semoga kita semakin mengembangkan potensi yang kita punya untuk bekal hidup dan bekerja kedepan,” tegasnya.
Sebelum menyampaikan tips dan trik foto-nya, Wiji menyampaikan definisi dan beberapa jenis fotografi. “Fotografi adalah melukis menggunakan cahaya, karena pada dasarnya membuat suatu foto adalah memanfaatkan peran dan pengaruh cahaya terhadap obyek foto kita.” Jelas Wiji.
Wiji juga menjelaskan berbagai jenis Fotografi diantaranya Fotografi Jurnalis, Foto Aktivitas manusia, pemandangan, sport, model, foto makro, close up. Istilah penting yang perlu diketahui juga adalah frame. Dewasa ini ada banyak ukuran frame, diantaranya Perbandingan 16X9, 4X3, 5x7, dan seterusnya.
Selanjuta beberapa tips dasar dan ringan agar kita dapat menghasilkan foto yang lebih baik dijelaskan. Tiga tips ringan yakni: 1) Natural Lighting: Bermain dengan cahaya, 2) Point Of Interest: Hal utama yang paling menonjol atau memikat dari objek foto kita. Dan tips yang terakhir, 3) Komposisi foto yang paling dasar yaitu rule of third.
Kemudian Wiji menjelaskan, "kita hendaknya mengatur sedemikian rupa agar objek mendapatkan cahaya yang cukup, jangan melawan cahaya." Kita harus menonjolkan apa yang menjadi point of interest dalam objek foto kita. Kemudian untuk contoh aturan sepertiga dapat diterapkan pada foto pemandangan misalnya laut atau gunung, lalu kita tempatkan point yang kita jadikan Point of Interest pada sepertiga bagian frame. Demikian Wiji memaparkan.
Lebih lanjut Wiji menggarisbawahi “Melukis dengan Cahaya” artinya memanfaatkan cahaya yang ada. Misalnya ketika memoto objek model diluar ruangan dan tepatnya berada dibawah pohon misalnya. Pastikan obyek orang yang ingin difoto mendapatkan cahaya yang merata, jangan sampai ada bayangan daun dan cahaya tidak merata.
Audien yang berjumlah sekitar 25 orang, termasuk dua pegawai KPTIK, sangat antusias mengikuti sesi ini, ada banyak Tanya Jawab dan bahkan waktu total acara lebih dari satu jam dari setengah jam yang direncanakan, bahkan banyak pertanyaan sudah masuk dalam kategori next lesson (yang memang direncanakan untuk akan dibuat lanjutannya-ed) dan banyak juga yang meminta acara ini agar dilanjutkan untuk langsung praktek.
Dan akhirnya besok harinya, Kamis (22/09/2016), diadakan praktek foto langsung di taman depan kantor pada sore hari. (T/F: Humas KPKNL Denpasar, Maya)
Foto Terkait Berita
Berita Terbaru