Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita DJKN
DJKN Menjadi Juara di Negeri Orang

DJKN Menjadi Juara di Negeri Orang

N/A
Selasa, 06 September 2016 pukul 08:58:56 |   2052 kali

Jakarta - Pada 25 Juli sampai dengan 19 Agustus 2016, beberapa pegawai Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) mendapat kesempatan belajar tentang penilaian di negeri jiran, Malaysia dalam program “International Certificate Course In Property Valuation”. Program ini merupakan salah satu bagian dari Malaysian Technical Cooperation Programme (MTCP) yang dikoordinasikan oleh Ministry of Foregin Affairs (MoFA) Malaysia. Adapun pihak yang diberikan kewenangan untuk melaksanakan training tersebut adalah Institut Penilaian Negara (INSPEN) yang merupakan unit dibawah Valuation and Property Services Departement (JPHH), Kementerian Keuangan Malaysia.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap peserta diberikan tugas kelompok sesuai asal negara untuk menyusun country paper yang kemudian dipresentasikan di depan para panelis. Delegasi DJKN menyusun country paper yang memaparkan kondisi dan karakteristik organisasi DJKN, serta pelaksanaan penilaian dan tantangan ke depan. Di ajang ini DJKN memperoleh hasil membanggakan yaitu “The Best Country Paper” yang diumumkan pada acara closing ceremony.

Acara closing ceremony itu sendiri dihadiri oleh pejabat Ministry of Foregin Affairs (MoFA), JPPH dan seluruh pejabat dan pegawai INSPEN. Delegasi DJKN memimpin tarian yang juga diikuti oleh beberapa peserta dari negara negara lain, yakni tarian “gemu fa mi re” yang merupakan tarian dari daerah Nusa Tenggara Timur.

Perlu diketahui kegiatan ini diikuti 21 peserta yang berasal dari 12 negara, yaitu Indonesia, Bhutan, Nepal, Brunei, Fiji, Tuvalu, Lesotho, Swaziland, Mauritius, Maldives, dan Namibia, termasuk tuan rumah Malaysia. Setelah melalui proses seleksi proposal dan portfolio yang ketat, Indonesia dalam hal ini DJKN, mendapat kesempatan mengirim peserta lebih banyak dibanding negara lain yaitu sebanyak 7 orang.

Pegawai DJKN yang terpilih seluruhnya berasal dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) yaitu Ferry N. Suryahadi (KPKNL Jakarta V), Warlan dan Rakhmayani Ardhanti (KPKNL Serang), Nur Hidayah (KPKNL Pekalongan), Suharsono (KPKNL Surabaya), Awaludin Ikhwan (KPKNL Samarinda) dan Hari Sutarmin (KPKNL Mataram).

Sebelum berangkat, delegasi DJKN mendapat pembekalan di Kantor Pusat DJKN oleh Kepala Bagian Kepegawaian. Peserta juga diberikan gambaran pelaksanaan kegiatan oleh Direktur Penilaian serta alumni kegiatan MTCP dari DJKN. Tidak hanya pengetahuan bersifat teknis, informasi yang bersifat non-teknis seperti kultur, kebiasaan, hingga kuliner juga diberikan untuk memastikan para pegawai siap untuk menjalani training bersama seluruh peserta mancanegara, serta beradaptasi dengan budaya lokal di Malaysia.

Selama pelatihan di Malaysia, aktivitas inti berlangsung di gedung INSPEN, Putrajaya, Malaysia. Peserta mendapat pemaparan materi dari para expert di bidang penilaian, sehingga selain mendapatkan ilmu penilaian secara teoritis peserta juga diberikan pembahasan/problem solving terhadap kasus-kasus di bidang penilaian. Materi-materi yang disajikan selama training yaitu Malaysia-Historical, Social and Economic Development, Overview Land & Laws Administration in Malaysia, Overview of Real Estate Industry in Malaysia, Overview of Town and Country Planning in Malaysia, Property Taxation in Malaysia, Introduction Property Valuation, Valuation Table, Comparison Method, Investment Method, Residual Method, Profit Method, Cost Method, Referencing, Report Writing.

Selain pemberian materi di kelas, kegiatan training juga mencakup technical visits ke Kuala Lumpur dan Banghuris Homestay. Peserta yang terbagi dalam beberapa kelompok melakukan site inspection pada Caltex Petrol Station, Bangi Shopping Complex, Development Land, Wisma Rozali Office Block dan Jotun Plant. Untuk membuat suasana berbeda, penyelenggara training juga mengadakan acara theme night. Peserta berpartisipasi dengan menyajikan tarian melayu.

Melengkapi materi, peserta diperkenalkan dengan struktur organisasi JPPH, khususnya National Property Information Centre (NAPIC). NAPIC mempunyai tugas mengumpulkan dan menganalisis data transaksi jual beli di Malaysia dengan dibantu beberapa kantor cabang yang tersebar di seluruh Malaysia. Selain itu, Pemerintah Malaysia juga membangun sistem layaknya jembatan yang menghubungkan Land Agency dengan NAPIC, sehingga adanya akses baru tersebut akan memberikan nilai lebih bagi masyarakat Malaysia. Hasil analisis/kajian atas data transaksi jual beli tersebut digunakan oleh pemerintah untuk membuat kebijakan lebih lanjut terkait dengan properti di Malaysia.

Di tengah-tengah agenda training tersebut bertepatan juga dengan hari ulang tahun ke 71 Republik Indonesia. Rasa cinta tanah air yang meluber membuat delegasi DJKN bersemangat untuk merayakan hari kemerdekaan di negeri orang. Memanfaatkan waktu luang selepas kegiatan kelas di sore hari, delegasi DJKN mengadakan perlombaan khas “Agustusan” layaknya di Indonesia yang mendapat dukungan penuh dari pihak penyelenggara (Inspen). Akhirnya, seluruh peserta training larut dalam serunya lomba-lomba tersebut. Semuanya sangat antusias dan tak satu pun peserta dari negara lain melewatkannya. Pemenang lomba mendapatkan hadiah berupa cinderamata khas Indonesia yang sudah disiapkan sebelumnya.

Ada kata-kata bijak yang mengatakan bahwa suatu peristiwa terjadi karena adanya kesempatan, kemauan dan kemampuan. Kita asumsikan bahwa setiap manusia memiliki kemauan dan kemampuan yang sama, pada umumnya. Akan tetapi kesempatan itu tidak menghampiri setiap orang. Dan dalam setiap kesempatan tidak akan datang berulang kali, kesempatan datang hanya sekali dan kita harus memberikan yang terbaik dalam kesempatan atau momentum tersebut. (teks&foto : hari_saha)

Foto Terkait Berita

Berita Terbaru

Floating Icon