Pelayanan Cepat Berbasis IT, Modal Utama KPKNL Pematang Siantar Juara KPPc
N/A
Jum'at, 02 September 2016 pukul 16:46:42 |
1385 kali
Pematang Siantar – Waktu adalah sesuatu yang paling penting dalam pelayanan. Stakeholders akan merasa puas jika dilayani dengan cepat dan tuntas. Hal inilah yang mendasari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pematang Siantar memangkas jangka waktu pelayanan tanpa mengesampingkan standard operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
Tidak tanggung-tanggung, 6 buah SOP layanan unggulan dibuat lebih cepat dari norma waktu yang telah ditetapkan Kantor Pusat Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN). Contohnya SOP persetujuan/penolakan penjualan Barang Milik Negara (BMN) selain tanah dan/atau bangunan yang ditetapkan 7 hari kerja dijanjikan selesai dalam 1 hari kerja.
Tidak mengherankan jika KPKNL Pematang Siantar pada 2016 ini ditunjuk sebagai salah satu peserta lomba Kantor Pelayanan Percontohan (KPPc) DJKN. Kepuasaan pemangku kepentingan dijadikan sebagai goal yang harus diwujudkan. “Kepuasan stakeholders merupakan tujuan utama kami. Kamilah yang berterima kasih jika stakeholders merasa puas atas layanan KPKNL Pematang Siantar,” ujar Kepala KPKNL Pematang Siantar Ali Mahmud di hadapan tim penilai KPPc tingkat Kementerian Keuangan, (1/9).
KPKNL Pematang Siantar mengusung jargon Mauliate, berasal dari bahasa Batak yang berarti ucapan terima kasih. Jargon tersebut digunakan untuk merangsang semua pihak mengucapkan terima kasih atas pelayanan yang telah diberikan. "Mauliate adalah akronim dari Mandiri, UngguL, Integritas, Akuntabel, dan Tepat waktu,” tutur Ali Mahmud menjelaskan makna yang terkandung di dalam jargon tersebut.
Dengan semangat Mauliate Pegawai KPKNL Pematang Siantar dituntut untuk melakukan hal terbaik dalam bekerja. Hasilnya pun terlihat nyata, indeks pengguna layanan KPKNL Pematang Siantar meningkat dari 4,45 pada 2014 menjadi 4,83 pada 2015.
Untuk mendukung semangat melayani dengan cepat sebagaimana disampaikan sebelumnya, KPKNL menciptakan Sistem Informasi Manajemen Layanan Terintegarasi (SIMLATER). Aplikasi inilah yang menjadi roh inovasi KPKNL Pematang Siantar. Aplikasi berbasis web ini dikembangkan dan digunakan KPKNL Pematang Siantar untuk memproses data secara cepat dan akurat serta menyajikan informasi yang berguna bagi para pimpinan dalam pengambilan keputusan.
Seluruh proses bisnis dilakukan melalui aplikasi ini. Progress layanan dapat dimonitor secara langsung oleh pimpinan sehingga menjadi kontrol atas proses layanan yang diharapkan berlangsung cepat dan tepat. Disi lain, melalui aplikasi ini, stakeholders dapat memonitor perkembangan surat yang dikirimkan. Informasi mengenai jadwal lelang pun dapat diakses melalui SIMLATER. Kerennya aplikasi ini dapat diakses melalui smartphone dengan mengunduh terlebih dahulu di google play store.
Kepala KPKNL Pematang Siantar, Ali Mahmud menyatakan bahwa inovasi tidak hanya sebatas aplikasi SIMLATER. KPKNL Pematang Siantar juga membangun KPKNL Corner yaitu layanan khusus terkait dengan konsultasi lelang. Bekerja sama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), KPKNL Pematang Siantar memberikan layanan konsultasi terkait prosedur dan syarat-syarat pengajuan lelang.
Di bidang pengelolaan BMN, KPKNL Pematang Siantar turun ke bawah memberikan konsultasi pra rekonsiliasi melalui Pelayanan Terpadu yang dibentuk bersama dengan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Balige. Pelayanan terpadu yang dilakukan 2015 berbuah manis. Indeks ketepatan waktu pelaksanaan rekonsiliasi oleh Unit Akuntansi Kuasa Pengguna Barang menjadi 100% dari 94,52% di 2014.
"Pelayanan terbaik adalah tekad kami, kepuasan Anda adalah motivasi Kami, Mauliate," pungkas Ali Mahmud dengan wajah sumringah. (Jo)
Foto Terkait Berita
Berita Terbaru