Lukisan Anak Bangsa Banyak Diminati Kolektor Luar Negeri
N/A
Jum'at, 26 Agustus 2016 pukul 09:24:28 |
3096 kali
Denpasar – “Amazing” adalah sebuah ungkapan yang tepat untuk mengapresiasi lelang lukisan milik pelukis-pelukis/kolektor yang digelar di “Agung Rai Museum Of Art ( ARMA)” Ubud, Bali (21/8).
Lukisan karya Ida Bagus Made Togog berjudul “Story of Dukuh Siladri“, yang dilukis dengan media acrylic on canvas, dan lukisan Anak Agung Gede Anom Sukawati berjudul “Mengarak Jero Gede” keduanya milik seorang kolektor asal Jawa Barat mampu menjadi primadona pada lelang yang dipimpin oleh Pejabat Lelang Kelas II, Ni Luh Pujiantini tersebut.
Ramai dan alotnya penawaran atas kedua lukisan itu akhirnya dimenangkan oleh peminat lelang yang berasal dari mancanegara
Sebanyak 65 lukisan terjual dari 80 lukisan yang ditawarkan dan berhasil meraup pokok lelang sebesar Rp2,183 miliar. Cukup menggembirakan melihat animo pecinta lukisan dari berbagai penjuru dunia yang hadir di acara lelang ini.
Melalui Balai Lelang “Larasati Fine Art Auction” sejumlah lukisan karya anak bangsa maupun milik kolektor yang berasal dari berbagai kota di Indonesia berhasil terjual dengan harga memuaskan. Balai Lelang tersebut dikenal konsisten melaksanakan lelang lukisan berkualitas sejak mengawali bisnisnya di bidang lelang sukarela.
Lelang dimulai pukul 14.30 WITA. Penawaran lelang dipandu oleh Anita Archer yang memandu penawaran lelang dengan bahasa Inggris. Ibu cantik ini, mampu mempengaruhi para peminat lelang untuk menawar lebih tinggi dari harga limit.
Puluhan orang hadir pada acara lelang yang menawarkan 80 lukisan ini. Peserta lelang tidak hanya berasal dari Indonesia seperti Bali dan Jakarta namun sejumlah penawar dari mancanegara pun juga hadir, ada yang berasal dari Prancis, Belanda, Swis, Malaysia, Singapura, Jepang dan Jerman turut hadir untuk melakukan penawaran.
Tampak hadir saat lelang lukisan ini pejabat dari Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Bali dan Nusa Tenggara seperti Sumarsono, Risang Hanung Hascarya dan Bidang Lelang yang diwakili Haryanto, Iman dan Ketut Suparma.
Sebuah hal yang menarik terjadi pada saat penawaran ketika penawar yang mengajukan penawaran tidak hanya berasal di area lelang, namun menghadirkan penawar melalui telepon yang memang difasilitasi dengan apik oleh Larasati melalui kecanggihan teknologi.(penulis: Zul/Sumarsono/Foto: Zul)
Foto Terkait Berita
Berita Terbaru