Optimalisasi Pencapaian Target Kanwil DJKN Kalbar Tahun 2016
N/A
Kamis, 19 Mei 2016 pukul 15:05:50 |
577 kali
Pontianak - Kantor Wilayah (Kanwil) DJKN Kalimantan Barat menggelar Rapat Kerja Daerah (rakerda) pada 12 -13 Mei 2016 di Aula Kanwil DJKN Kalimantan Barat. Rakerda ini dihadiri oleh Kepala Kanwil, jajaran eselon III, dan eselon IV Kanwil DJKN Kalimantan Barat serta Kepala KPKNL Pontianak dan KPKNL Singkawang yang didampingi beberapa kepala seksi di unit masing-masing. Dengan mengusung tema “Penguatan Sinergi dan Koordinasi Dalam Rangka Mendukung Optimalisasi Pencapaian Target 2016”, rakerda ini diharapkan pencapaian target kinerja tahun 2016 dapat terpenuhi sesuai ekspektasi atau bahkan melampaui ekspektasi tersebut.
Kegiatan Rakerda dibuka dengan laporan Kepala Bagian Umum Kanwil DJKN Kalbar M. Umar yang bertindak sebagai ketua panitia rakerda dan dilanjutkan dengan sambutan pengarahan Tedy Syandriadi, Kepala Kanwil DJKN Kalimantan Barat. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapannya agar dari hasil evaluasi terhadap capaian kinerja Q1, jajaran Kanwil DJKN Kalimantan Barat mampu melakukan pemetaan terhadap kendala-kendala yang mungkin dapat mempengaruhi capaian kinerja dan menemukan solusi atas kendala-kendala tersebut. Tedy Syandriadi juga berharap agar seluruh pihak dapat membuat rencana kerja periode tahun berjalan agar memudahkan pelaksanaan monitoring dan evaluasi capaian kinerja. Dalam kesempatan ini, Kepala Kanwil DJKN Kalimantan Barat ini juga menyampaikan arahan Menteri Keuangan untuk menjawab tantangan Transformasi Kelembagaan. “Ayo sama-sama kita merubah mindset dari DJKN sebagai Asset Administrator menjadi Asset Manager,” ujarnya kepada para peserta Rakerda yang hadir.
Dalam pembahasan evaluasi kinerja diketahui bahwa sampai dengan triwulan I tahun 2016, Nilai Kinerja Organisasi Kanwil DJKN Kalimantan Barat masih belum berstatus hijau atau masih 99,66%. Dari 16 IKU Kemenkeu-Two Kanwil DJKN Kalimantan Barat, masih terdapat IKU yang berstatus kuning. Menanggapi hal tersebut, Tedy Syandriadi berharap agar diberikan perhatian dan upaya-upaya khusus hingga periode berikutnya dapat menjadi IKU hijau (mencapai target).
KPKNL Pontianak dan KPKNL Singkawang serta masing-masing Bidang di Kanwil DJKN Kalimantan Barat juga berkesempatan memberikan pemaparan terkait kinerja sampai dengan triwulan I dan pemaparan mengenai current issues di lingkungan DJKN. Beberapa current issues tersebut antara lain penguatan peran Aplikasi SIMAN DJKN dalam kegiatan pengelolaan BMN untuk bersanding dengan Aplikasi SAKTI (Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi) yang diwacanakan akan diresmikan dalam waktu dekat oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan yang disampaikan oleh KPKNL Pontianak, Penilaian Aset Tetap Pada BUMN/D Oleh Penilai Pemerintah di Lingkungan DJKN, penerapan ketentuan terbaru terkait manajemen risiko hingga penyempurnaan peraturan terkait lelang dengan penyusunan RPMK dan modernisasi lelang. Pemaparan current issues tersebut dilakukan pembahasan lebih mendalam dalam fokus diskusi grup
Pada hari kedua pelaksanaan Rakerda, kegiatan diisi dengan sosialisasi dari Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Barat terkait bahaya narkoba. Pada sesi ini peserta Rakerda dan seluruh pegawai di Kanwil DJKN Kalimantan Barat mendapatkan pengetahuan baru tentang bahaya penyalahgunaan narkoba di masyarakat selama ini. Disamping itu, juga ada sosialisasi terkait Transformasi Kelembagaan DJKN yang dibawakan oleh salah satu Duta Transformasi Kelembagaan di unit DJKN Kalimantan Barat, Heryantoro.
Gelaran Rakerda Kanwil DJKN Kalimantan Barat selama dua hari ini ditutup dengan pembacaan butir-butir Rakerda. (Bidang KIHI Kanwil DJKN Kalimantan Barat)-y
Foto Terkait Berita
Berita Terbaru